KUMPULAN FOTO SYUTING SITKOM TUKANG OJEK PENGKOLAN RCTI

Salah satu hal yang tak kalah menarik dari sebuah suguhan adalah proses syuting. Karena dari sanalah sebuah tayangan akan diciptakan. Bahkan proses syuting mampu membuat banyak orang penasaran dan ingin menyaksikannya. Maka tak heran jika foto syuting menjadi hal yang banyak dicari oleh penggemar dari sebuah tayangan.

Kesuksesan sebuah tayangan juga merupakan wujud kerjasama antara para pemain dan juga kru yang terkait. Ini juga yang dilakukan oleh pemain dan kru sitkom Tukang Ojek Pengkolan. Bukan hanya menjalin hubungan sebagai rekan kerja, mereka semua nampak sudah seperti keluarga. Sebagian besar waktu mereka, mereka habiskan di lokasi syuting. Mereka pun kerap melakukan berbagai hal yang menarik guna mengusir kebosanan selama proses syuting berlangsung.

Kekompakan dan silahturahmi yang baik selalu mereka jaga agar dapat menghasilkan tayangan yang menarik dan layak ditonton bagi masyarakat Tanah Air. Mereka pun rela bekerja keras demi mencapai kesuksesan tersebut. Tak ada batas diantara para pemain dan kru. Mereka semua menjalin komunikasi yang baik. Bahkan mereka tak segan untuk berbagi ilmu demi mencapai hasil yang maksimal. Berikut ini kami akan berikan beberapa foto syuting Sitkom Tukang Ojek Pengkolan. Namun sebelumnya, kami akan memberikan sepenggal kisah dari sitkom ini.

Cerita utamanya adalah mengenai kehidupan 3 orang pria yang berprofesi sebagai tukang ojek pengkolan. Mereka bernama Ojak (diperankan oleh Eza Yayang), Purnomo (diperankan oleh Furry Setya), dan Sutisna / Tisna (diperankan oleh Andri Sulistiandi). Mereka bertiga merupakan warga kampung Rawa Bebek, namun Tisna sendiri berasal dari Jawa Barat, dan Purnomo merupakan orang asli Semarang.

Awal ceritanya yaitu tentang kehidupan pernikahan Ojak dan Tati yang tidak direstui Emak, ibunya Tati, karena sebenarnya dulu babenya Tati yang almarhum pernah menjodohkan Tati dengan calon suami yang sudah mapan, jauh sekali dibanding Ojak yang cuma tukang ojek. Namun karena cinta dan sayang sama Ojak, Tati memilih Ojak, meski dengan risiko hidup mereka pas-pasan, karena meski Ojak punya ijazah D3, tetapi sampai sekarang belum dapat pekerjaan yang layak.

Hal inilah yang menjadi perseteruan bagai anjing dan kucing antara Emak dan menantunya, Ojak. Emak, meski tidak frontal, berusaha secara terus-menerus menekan Ojak agar menafkahi istrinya dengan layak, bisa membeli rumah sendiri dan tak terus-terusan ngontrak rumah seperti sekarang. Ojak yang awalnya hanya menebalkan kuping bila Emak mengomelinya, lambat-laun menganggap Emak sebagai kerikil dalam kebahagiaan keluarganya, meski Ojak tak pernah berani mengutarakan kekesalannya secara langsung di depan Emak. Keadaan ini membuat posisi Tati serba salah antara menuruti kata Emak dan menghormati kata-kata suaminya.

Namun setelah beberapa lama, akhirnya tokoh Tati diceritakan meninggal dunia akibat kecelakaan. Ojak yang telah menduda dan dikabarkan dekat dengan orang lain, harus rela diusir oleh Emak. Emak merasa bahwa Ojak tidak setia kepada anaknya. Pada akhirnya Ojak bertemu dengan wanita bernama Denok (diperankan oleh Tika Bravani). Berbeda dengan Emak, orang tua Denok sangat baik, pengertian, dan perhatian kepada Ojak. Walaupun Ojak malah merasa perhatian mereka terlalu berlebihan padanya dan Denok.

Lain halnya dengan Tisna, kehidupannya rumah tangganya sebenarnya baik-baik saja. Namun pada akhirnya karena suatu masalah, akhirnya Tisna pun berpisah dengan istrinya. Tisna juga menikah kembali dengan Yuli. Yuli adalah keponakan dari Emak (mantan mertua Ojak). Meski sempat merasa kesal dengan sikap Yuli yang belakangan seolah kasar dan suka memerintah Tisna, namun rumah tangga mereka masih bertahan hingga kini. Setelah beberapa lama menantikan buah hati, kini Yuli diceritakan sedang mengandung buah cinta mereka.

Berbeda dari Tisna dan Ojak yang sudah berumah tangga, Purnomo adalah satu-satunya bujangan diantara mereka bertiga. Purnomo sendiri selalu mencari pendamping hidup, namun belum ada yang berhasil menjadi pasangannya. Pur sempat menjalin hubungan dengan Novita (diperankan oleh Putri Anne). Novita adalah salah satu penghuni kost di kost’an bang Simin. Namun mereka putus lantaran orang tua Novita tidak setuju dengan hubungan mereka. Kisah mereka yang saling berpamitan karena Novita memilih untuk tinggal kembali dengan orang tuanya karena memang telah dijodohkan dengan orang lain, sempat menggemparkan penonton. Karena kisah mereka saat itu dianggap begitu romantis.

Sempat berputus asa karena kandasnya hubungannya dengan Novita, Purnomo pun memutuskan untuk kembali ke Semarang untuk melupakan Novita. Ia pun berpikir untuk tidak lagi mengadu nasib di Jakarta. Namun keputusannya seketika berubah ketika ia bertemu dengan Widya (diperankan oleh Valeria Stahl). Purnomo pun kembali bersemangat dan membatalkan niatnya untuk pulang ke Semarang. Hingga saat ini ia masih terus mengejar cinta Widya yang ternyata belum menaruh hati padanya.

Tak hanya cerita seputar Ojak, Tisna, dan Purnomo saja yang menarik disini, namun ada pula kisah percintaan anak muda seperti kisah cinta segitiga antara Bobby, Anissa, dan Zahra. Ada pula cerita seputar warga kampung Rawa Bebek lainnya tentu saja mampu mengundang gelak tawa penonton. Nah ingin tahu bagaimana aksi mereka, saksikan terus sitkom T.O.P setiap hari pukul 16.45 WIB hanya di RCTI.

Kumpulan Foto :

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*