FOTO SYUTING SINETRON ANAK MASJID SCTV

Kerjasama yang baik antara dua pihak tentu saja akan membuahkan hasil yang baik pula. Begitu pula yang terjadi dalam sebuah proses syuting. Kerjasama antara kru dan para pemain diharapkan dapat menghasilkan tayangan yang layak untuk disuguhkan kepada para penonton. Hal ini pula yang pada akhirnya menimbulkan keakraban diantara mereka. Tak hanya sebagai rekan kerja, namun juga sudah seperti keluarga.

Karena sinetron ini tayang setiap hari, maka proses syuting pun dilakukan secara stripping. Tak heran apabila waktu para pemain dan kru banyak dihabiskan di lokasi syuting. Bahkan lokasi syuting pun sudah menjadi rumah kedua bagi mereka. Banyak hal yang mereka lalui disana. Mulai dari hal seru hingga kelelahan bersama. Namun demi memberikan tayangan yang berkualitas, mereka pun rela menjalaninya.

Selain didukung oleh kerjasama yang baik antara kru dan pemain handal Indonesia, sinetron ini meraih keberhasilan karena memang memiliki cerita yang begitu menarik. Ceritanya adalah seputar kehidupan para remaja yaitu Fari, Ilham, dan Mai. Kisah sinetron ini berawal dari Fari yang dari kecil terbiasa hidup senang dengan bergelimang kemewahan, membuat Fari (diperankan oleh Emiliano Cortizo) besar jadi remaja yang sombong, bersikap semaunya dan tidak peka pada keadaan dan kesulitan orang lain. Fari sendiri hanyalah contoh remaja masa kini yang gaul, keren, cuek, urakan, dan blak-blakan. Tak heran, banyak yang menganggap ia sebagai anak yang tak berakhlak.

Suatu hari, Fari yang suka otomotif dan merupakan vokalis band populer ini dikeluarkan dari sekolahnya karena terlalu sering membolos. Orangtua Fari hanya bisa memarahinya saja, tanpa introspeksi bahwa penyebab kenakalan Fari adalah mereka. Fari yang kesal pun lalu memilih pergi dari rumah dan mengunjungi kakeknya, Aki Naim. Sang kakek kaget, melihat cucu yang sudah lama tidak ia temui datang dan memutuskan untuk tinggal sementara di rumahnya.

Namun bukan hal mudah bagi Fari untuk bisa tinggal di rumah sang kakek. Di rumah Aki Naim, Fari tidak mendapatkan kemewahan seperti yang selama ini ia dapatkan di rumah. Fari bahkan harus mengikuti semua yang Ki Naim ajarkan. Di antaranya, ia harus bangun setiap pagi untuk salat subuh berjamaah di masjid dekat rumah.

Di masjid tersebut, Fari akhirnya bertemu Ilham (diperankan oleh Syakir Daulay), seorang anak yang memiliki sifat bertolak-belakang dengan Fari. Ilham dikenal sebagai panutan di kompleks. Tak hanya jadi ketua remaja masjid, baru-baru ini Ilham juga telah berhasil menjuarai lomba hafidz Alquran, sehingga membuat semua warga kompleks bangga padanya.

Namun, Ilham ternyata bukanlah sosok asing bagi Fari. Keduanya sudah saling mengenal. Fari pernah berselisih dengan sahabat Ilham yang bernama Mai (diperankan oleh Megan Domani). Keduanya lantas mengerjai Fari hingga membuatnya menyimpan kekesalan. Masalah pun semakin menjadi jadi saat diketahui kalau mereka harus satu sekolah. Walaupun demikian, sejak mengenal mereka, Fari kini mulai aktif ke masjid. Bahkan ia sampai mendapat panggilan si Anak Masjid. Teman-teman Fari yang dulu mulai merasa kehilangan. Akhirnya mereka melakukan protes atas perubahan Fari. Namun Fari tidak punya pilihan, karena ia tak mau lagi tinggal dengan orang tuanya yang tidak peduli.

Nah penasaran dengan kelanjutan kisahnya? Saksikan terus sinetron Anak Masjid mulai Senin, 09 Oktober 2017 setiap pukul 17.00 WIB hanya di SCTV.

Kumpulan Foto :

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*