FOTO SYUTING SINETRON KECIL KECIL MIKIR JADI MANTEN

Lokasi syuting bagi para pemain sinetron stripping terasa sebagai rumah kedua. Hal ini dikarenakan sebagian besar waktu mereka dihabiskan di lokasi syuting bersama para kru dan pemain lainnya. Oleh karena itu kekeluargaan diantara mereka terjalin begitu erat. Selain itu, kebersamaan mereka di lokasi syuting semakin membuat kerjasama yang baik selama proses syuting tersebut berlangsung.

Tak hanya saat syuting dilakukan saja, namun keakraban tersebut juga terjalin diluar keperluan syuting. Mereka bersama-sama menciptakan suasana yang hangat dan nyaman untuk mereka semua tanpa terkecuali. Oleh karena itu pula mereka mampu memberikan tayangan yang senantiasa menghibur para penonton. Inilah yang terjadi di lokasi syuting sinetron sinetron Kecil Kecil Mikir Jadi Manten yang ditayangkan di ANTV.

Dari berbagai foto syuting yang berhasil kami himpun, nampak jelas bahwa hubungan antar pemain dan kru begitu akrab. Banyak sekali potret kebersamaan mereka selama proses syuting berlangsung. Bahkan saat istirahat mereka pun memanfaatkan waktu untuk berkumpul bersama. Entah itu hanya sekedar melepas penat, bercengkrama bersama, ataupun membahas mengenai proses pengambilan gambar yang berikutnya.

Sinetron yang diproduksi oleh Tripar Multivision Plus ini dengan cepat mencuri perhatian penonton. Karena dari judulnya saja sudah terdengar familiar. Ya, sinetron yang juga sering disingkat dengan KKMJM ini mengingatkan kita pada satu sinetron di tahun 2000-an yang berjudul Kecil Kecil Jadi Manten. Di sinetron tersebut yang paling fenomenal adalah mendiang Sukma Ayu yang saat itu memerankan tokoh bernama Rohaya. Saat itu dirinya menunjukkan totalitasnya untuk memerankan karakter cewek tomboy yaitu dirinya rela mencukur habis rambutnya hingga plontos. Sinetron Kecil-Kecil Mikir Jadi Manten ini juga menjadi sebuah cara untuk mengenang almh. Sukma Ayu bersama karyanya.

Sinetron Kecil-Kecil Mikir Jadi Manten yang mulai ditayangkan pada Sabtu, 17 Juni 2017 ini, menceritakan tentang Rohaya. Ceritanya berawal dari Rohaya yang masih dalam kandungan. Saat itu, Halimah sedang menanti kelahiran anaknya. Dan dia yakin akan melahirkan anak laki-laki dan berharap kelak jadi pemain bola. Sementara itu Ali , suaminya Halimah yakin kalau anak mereka perempuan. Dan ditempat lain Sri, juga terlihat sedang menantikan kelahiran anaknya, berbeda dengan Halimah, Sri yakin sekali bahwa dia akan melahirkan seorang bayi perempuan yang mungil dan cantik. Namun kenyataannya berbeda dengan yang mereka harapkan. Halimah melahirkan anak perempuan dan Sri melahirkan anak laki-laki.

Kemudian setelah 17 Tahun berlalu, Rohaya anak Halimah, tumbuh menjadi gadis tomboy yang gemar bermain sepak bola, dimana pada satu pertandingan Rohaya yang jago main bola berhasil mengalahkan Dona, lawan mainnya. Sementara itu Anwar, anak dari Sri, tumbuh menjadi sosok laki-laki yang lebih suka mengerjakan pekerjaan perempuan.

Ali, suami Halimah sangat marah ketika mengetahui Rohaya main bola karena pada dasarnya Ali ingin Rohaya menjadi anak perempuan seperti anak perempuan umumnya. Hingga karena marahnya Ali membakar sepatu bola Rohaya agar anaknya tidak bisa main bola lagi. Namun Rohaya tidak pernah kapok untuk bermain sepak bola lagi. Sementara itu Imin, berharap Anwar menjadi anak laki-laki yang gagah dan berani, membelikan Anwar sepatu bola. Namun kenyataannya Anwar yang tidak suka dengan permainan bola justru memberikan sepatu itu kepada Rohaya namun tidak berhasil. Tapi mereka pun tak menyerah begitu saja.

Disisi lainnya, Maruloh, Engkong Rohaya, kesal dengan ulah Opie, abangnya Halimah yang pemalas. Opie sedang ditagih hutang dan dia bingung untuk membayarnya. Hingga akhirnya Maruloh memberi Opie uang untuk membayar hutangnya namun Opie tetap harus mencari sisanya agar hutangnya dapat terbayar lunas karena ternyata Maruloh hanya memberi Opie uang tidak banyak. Bukanya bekerja, Opie justru mengakali Halimah dengan membelikan obat anti kutu untuk Rohaya yang memang kutuan. Obat yang harganya tiga puluh ribu, dibilang Opie harga tiga ratus ribu hingga membuat rambut Rohaya rontok, bukannya marah, Rohaya justru senang ketika Halimah bilang “rambut” Rohaya akan dibotakin.

Hari itu Dona, menantang Rohaya bermain bola, kali ini pertandingan basket futsal. Rohaya datang ke tempat pertandingan telat karena sempat menolong Anwar yang di jambret. Ketika sedang mengejar jambret Rohaya bertemu Arul, tukang kopi sepeda yang ganteng dan baik hati. Akibatnya ketika Rohaya sampai lapangan terlihat team Rohaya kalah 0-3 dari team Dona. Kedatangan Rohaya membuat para pemain khususnya Dona terkejut melihat penampilan Rohaya yang sudah botak.

Melihat keseruan dari cerita dan proses syutingnya, terlihat bahwa sinetron ini akan mampu memberikan tayangan favorit yang sangat disukai masyarakat. Oleh karena itu, jangan lupa saksikan terus sinetron Kecil Kecil Mikir Jadi Manten setiap hari pukul 20.00 WIB hanya di ANTV.

Kumpulan Foto :

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*