FOTO SYUTING FILM SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

Kisah cinta pada pandangan pertama Arini dan Pras begitu indah. Pernikahan yang kemudian terwujud mendatangkan kebahagiaan lain dengan hadirnya Nadia (buah cinta keduanya).

Sosok Pras yang baik dan setia selalu menenangkan Arini, berbagai kisah perselingkuhan yang dialami perempuan di sekelilingnya, termasuk sahabat dekatnya, tidak sekalipun mengusik kepercayaan Arini terhadap sang suami. Demi mewujudkan rumah agar senantiasa menjadi surga cintanya dan Pras, Arini pun berusaha mengabdikan diri sepenuh hati sebagai ibu dan istri.

Setiap orang, termasuk sahabat dan keluarga Arini, menganggap mereka contoh keluarga harmonis nan ideal. Suami-istri penyayang dengan buah hatinya yang menggemaskan.

Bagi Arini, Prasetya adalah satu-satunya pasangan yang membangun kebahagiaan surga di dunia dan akhirat kelak. Tetapi perjalanan takdir kemudian berujung ujian bagi cinta Arini dan Pras. Pernikahan mereka diuji setelah Pras menolong seorang gadis yang mengalami kritis karena kecelakaan. Suatu hari, dalam perjalanan menuju kantor, Pras harus menolong sebuah mobil yang mengalami kecelakaan dan hendak bunuh diri. Ia pun terpaksa menikahinya.

Sejak itu impian Arini hancur. Dia tidak lagi merindukan surga bersama Prasetya.

“Surga Yang Tak Dirindukan” merupakan film yang diangkat dari novel karya Asma Nadia yang telah terjual sekitar 100.000 eksemplar dan disutradarai Kuntz Agus dengan latar belakang Jogjakarta. Selain diajak menikmati pemandangan khas Jogjakarta, penonton dibuat menahan haru, paling tidak menitikkan air mata, lewat plot mengaduk emosi.

Saat membuat novelnya, Asma Nadia memang terinspirasi kisah nyata sehingga karakter yang dibuat pun tidak hitam putih. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga tidak membuat film ini terasa monoton. Penonton diajak bersimpati terhadap tiap karakter.

Terlebih lagi dalam film tidak ada peran antagonis sama sekali. Semua mempunyai sifat yang baik, namun keadaan yang membuat mereka kerap bersitegang.

Kini film Surga Yang Tak Dirindukan ini akan tayang serentak besok di bioskop seluruh Indonesia pada 15 Juli 2015. Dapat dipastikan bahwa jumlah penonton akan membludak dan tiket dapat terjual habis.

Production Notes :

  • Fedi Nuril sbg PRASETYA
  • Laudya Cynthia Bella sbg CITRA ARINI
  • Raline Shah sbg MEIROSE
  • Kemal Palevi sbg AMRAN
  • Tanta Ginting sbg HARTONO
  • Sandrina Michelle sbg NADIA
  • Zaskia Adya Mecca sbg SITA
  • Vitta Mariana sbg LIA
  • Hj. R.A.Y. Sitoresmi sbg SULASTRI (IBU ARINI)
  • Landung Simatupang sbg SUTEDJO (Ayah Arini)

Casting :

  • Sanjay Mulani
  • Widhi Susila Utama

Costume & Make-Up :

  • Retno Ratih Damayanti

Art Director :

  • Allan Sebastian

Sound Recordist :

  • Sutrisno

Sound Designer :

  • Satrio Budiono

Edited by :

  • Cesa David Luckmansyah

Music by :

  • Tya Subiakto Satrio

Director Of Photography :

  • Ipung Rachmat Syaiful

Screenplay :

  • Alim Sudio
  • Team MD

Based On The Novel by :

  • Asma Nadia

Associate Producers :

  • Dian W. Sasmita Faisal
  • Hendrayadi R.

Co-Executive Producer :

  • Zairin Zain

Co-Producer :

  • Hanung Bramantyo

Creative Producer :

  • Shania Punjabi

Executive Producer :

  • Dhamoo Punjabi

Producer :

  • Manoj Punjabi

Director :

  • Kuntz Agus

Release Date :

  • Lebaran 2015

Original Soundtrack :

  • Surga Yang Tak Dirindukan
  • Performed by Krisdayanti
  • Composed by Melly Goeslaw
  • Published by PT. Aquarius Pustaka Musik
  • Music Producer : Anto Hoed
  • Executive Producer : MD Music

Twitter : https://twitter.com/SurgaTheMovie

Kumpulan Foto :

Surga Yang Tak dirindukan (1)

Surga Yang Tak dirindukan (2)

Surga Yang Tak dirindukan (3)

Surga Yang Tak dirindukan (4)

Surga Yang Tak dirindukan (5)

Surga Yang Tak dirindukan (6)

Surga Yang Tak dirindukan (7)

Surga Yang Tak dirindukan (8)

Surga Yang Tak dirindukan (9)

Surga Yang Tak dirindukan (10)

 

 

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*