Jodha Akbar Episode 162, Sinopsis Jodha Akbar

Jodha Akbar Episode 162, Sinopsis Jodha Akbar, Kumpulan Kisah Jodha Akbar, Foto Pemeran Jodha, Foto Pemeran Jalal

Jodha dan Ratu Salima segera menuju sumur yang dimaksud. Betapa terkejutnya mereka melihat beberapa mayat yang meninggal setelah meminum air di sumur tersebut. Lalu seorang prajurit datang dan memberitahukan bahwa kemungkinan sumur ini diracuni oleh musuh Jalal dan ia pun berniat untuk segera memberitahukan hal ini secepatnya kepada Jalal.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

 

 

Jodha yang melihat hal ini menjadi panik. Menurutnya hal ini akan sangat merugikan rakyat. Kalau memang sumur ini diracuni oleh musuh Jalal, maka kemungkinan besar musuhnya tersebut akan meracuni sumur-sumur lain. Ia pun berniat untuk mengabarkan hal ini kepada Jalal.

sinopsis jodha akbar (1)

sinopsis jodha akbar (2)

sinopsis jodha akbar (3)

Saat Jalal membicarakan masalah politik dengan Afghah Khan dan Adham Khan, tiba-tiba datanglah Ratu Hamida. Ratu Hamida meminta Jalal untuk memikirkan kembali kata-kata Jodha. Jalal pun mengatakan bahwa ia sudah mencoba untuk mempercayai Jodha, namun ia tidak pernah menemukan bukti semua perkataan Jodha. Bahkan ketika Jodha menyalahkan Benazir, Benazir selalu dapat membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Ratu Hamida pun memahami perasaan anaknya, ia pun hanya meminta Jalal untuk memikirkan kembali keputusannya untuk menikahi Benazir. Jangan sampai ia mengacuhkan perkataan Jodha dan menyesal di kemudian hari. Jalal pun berlutut di hadapan ibunya dan memahami kekhawatiran yang saat ini menghinggapi pikiran ibundanya.

sinopsis jodha akbar (4)

sinopsis jodha akbar (5)

sinopsis jodha akbar (6)

Jodha dan Ratu Salima telah sampai di istana. Ratu Salima mengatakan bahwa saat ini ia merasa takut namun juga merasa senang. Takut jikalau air sumur yang beracun itu sampai terminum oleh Jalal. Namun ia juga merasa senang karena akhirnya Jodha dapat membuktikan bahwa Benazir adalah wanita beracun. Tak jauh dari tempat mereka berdiri ternyata Adham Khan menguping semua pembicaraan mereka berdua.

sinopsis jodha akbar (7)

sinopsis jodha akbar (8)

Jodha segera menemui Jalal dan menceritakan semua penemuannya di pasar tadi. Mendengar perihal sumur beracun Jalal yakin jika hal ini pasti ulah musuhnya. Namun Jodha tetap berusaha meyakinkan Jalal bahwa satu-satunya musuh Jalal yang ingin membunuh Jalal saat ini adalah Benazir. Apalagi sumur yang dimaksud menjadi beracun setelah Benazir nyemplung ke dalamnya. Jalal masih tidak percaya dengan omongan Jodha. Ia pun memanggil Afghah Khan dan Adham Khan untuk mengetahui kebenaran hal ini. Afghah Khan pun mengiyakan perkataan Jodha bahwa sumur tersebut beracun dan telah menelan banyak korban. Adham Khan yang telah menyelidiki hal ini mengatakan bahwa berdasarkan keterangan tabib yang ia terima, memang benar jika sumur itu beracun, namun bukan disebabkan oleh Benazir, namun disebabkan karena ular yang mati disana.

Mendengar semua penjelasan Adham Khan dan Afghah Khan, Jalal pun merasa kesal kepada Jodha karena sekali lagi ia mencoba menuduh Benazir tanpa bukti. Jodha pun tidak mampu berkata apapun untuk membela dirinya. Lalu Jalal memerintahkan Jodha untuk membantu Ruqaiya mempersiapkan penyambutan untuk Benazir.

sinopsis jodha akbar (9)

sinopsis jodha akbar (10)

sinopsis jodha akbar (11)

sinopsis jodha akbar (12)

Di dalam kamarnya, Adham Khan tersenyum puas. Karena sesungguhnya tabib yang ia temui tadi mengatakan jika sumur tersebut beracun karena Benazir. Namun Adham Khan memilih untuk berbohong di hadapan Jalal karena ia memiliki rencana untuk mencelakakakan Jalal.

sinopsis jodha akbar (13)

Tiba-tiba Adham Khan datang menemui Benazir di kamarnya. Betapa terkejutnya Benazir saat Adham Khan meminta Benazir untuk tidak berpura-pura lagi karena ia telah mengetahui bahwa sebenarnya Benazir adalah wanita beracun. Merasa identitasnya telah terungkap, Benazir pun gemetar dan bertanya apakah Adham Khan akan menangkapnya. Adham Khan mengatakan bahwa ia tidak akan menangkap Benazir asalkan ia mau menjalankan tugas untuk membunuh Jalal. Adham Khan juga memperingatkan agar berhati-hati pada ibunya Maham Anga, karena walau ia menginginkan Jalal lengser menjadi raja namun ia tidak akan tinggal diam ketika mengetahui ada seseorang yang ingin menyakiti Jalal. Adham Khan juga mengingatkan agar berhati-hati pada Jodha karena Jodha tidak akan tinggal diam jika menyangkut keselamatan Jalal. Ia pun memerintahkan Benazir untuk segera menjalankan tugasnya dan pergi dari sini secepatnya.

sinopsis jodha akbar (14)

sinopsis jodha akbar (15)

sinopsis jodha akbar (16)

Jodha menceritakan kekecewaannya karena sampai sekarang ia belum bisa membuktikan siapa sebenarnya Benazir. Ditambah lagi saat ini Jalal tidak lagi mempercayai dirinya. Mothi meminta Jodha untuk bersabar. Ia yakin jika Tuhan selalu bersama orang-orang yang sabar dan berbuat baik. Mothi juga mengingatkan Jodha bahwa sebagai putri Rajput ia tidak boleh menyerah sampai titik akhir. Mothi melanjutkan bahwa hanya Tuhan yang bisa menyelamatkan situasi ini.

Jalal sedang berjalan bersama Afghah Khan. Ia memerintahkan Afghah Khan untuk menyelesaikan semua permasalahan sebelum acara pernikahan. Afghah Khan pun mematuhi perintah Jalal. Kemudian Jalal bertemu dnegan Jodha dari arah berlawanan. Melihat hal ini Afghah Khan meninggalkan Jalal dan Jodha berdua. Kemudian Jalal memberitahukan bahwa ia menaruh hadiah di kamar Jodha. Hadiah tersebut bukanlah untuk Jodha, namun untuk Benazir. Jalal menjelaskan bahwa sesuai dengan tradisinya ketika ia akan menikahi seorang wanita maka ratu-ratunya harus member istri barunya hadiah. Ia yakin jika Jodha tidak akan menyiapkan hadiah untuk Benazir. Oleh karena itu ia berinisiatif untuk menyiapkan hadiah yang akan Jodha berikan pada Benazir. Mendengar hal ini, Jodha pun menolak keinginan Jalal ini. Karena ia tidak mau memberikan hadiah pada iblis betina yang ingin mencelakakan suaminya walaupun ia harus menerima hukuman yang berat. Namun Jalal tetap menyuruh Jodha untuk melakukannya walaupun ia sangat sadar jika Jodha akan begitu kesal.

sinopsis jodha akbar (17)

sinopsis jodha akbar (18)

Di atas balkon ternyata Ruqaiya dan Maham Anga mendengar percakapan antara Jodha dan Jalal barusan. Ruqaiya heran kenapa Jalal mempersiapkan ini hadiah yang akan diberikan Jodha pada Benazir. Ia tidak mengerti mengapa Jalal selalu meluangkan waktu untuk berbincang dengan Jodha padahal Jalal begitu kesal dengan Jodha. Maham Anga mencoba mengompori Ruqaiya dengan mengatakan bahwa hal ini terjadi karena kamar Jalal dekat dengan kamar Jodha. Maham Anga pun meyarankan Ruqaiya untuk menggunakan kekuasaannya sebagai ratu utama yang berhak memutuskan kamar-kamar yang bisa ditempati ratu-ratu di Harem sehingga kamar Jodha akan berjauhan dengan kamar Jalal.

sinopsis jodha akbar (19)

Ratu Jodha menceritakan kekesalannya karena perilaku Jalal yang mempersiapkan hadiah untuk Benazir. Mothi pun hanya terdiam mendengarkan keluh kesah Jodha. Tiba-tiba mereka terkejut dengan kedatangan Ruqaiya yang memerintahkan Jodha untuk pindah kamar karena kamar ini akan ditempati oleh Benazir. Ia meminta Jodha untuk segera berkemas agar tidak ketinggalan perayaan henna. Lalu Ruqaiya pun segera keluar meninggalkan Jodha dan Mothi yang masih kaget dengan perintah ini.

Jodha merasa saat ini semua orang hendak membuktikan kesalahannya, namun ia tidka menyangka jika ia akan dipermalukan dengan diusir dari kamarnya. Menurut Jodha ada begitu banyak kamar di Harem, lalu mengapa ia harus merelakan kamarnya untuk Benazir. Hal ini sangat memalukan untuk Jodha. Mothi mencoba menenangkan Jodha dengan mengatakan jika Jalal pasti tidak mengetahui hal ini. Namun Jodha sangat yakin jika semua ini atas izin Jalal, karena pergantian kamar adalah hal yang besar.

sinopsis jodha akbar (20)

sinopsis jodha akbar (21)

sinopsis jodha akbar (22)

Adham Khan menceritakan semuanya tentang Benazir kepada prajurit kepercayaannya. Prajurit itu pun menyadari bahwa Jodha berkata benar. Tapi Adham Khan memintanya untuk tidak membahas Jodha saat ini. Karena ia lebih tertarik untuk membahas rencana Benazir yang ingin membunuh Jalal atas perintah Abu Mali. Adham Khan yakin jika Abu Mali pasti berniat untuk mengambil kedudukan Jalal setelah kematian Jalal. Lalu Adham Khan memerintahkan 100 orang prajurit untuk ke penjara bawah tanah untuk membunuh Abu Mali sebelum Jalal mati terbunuh.

sinopsis jodha akbar (23)

Di dalam kamarnya, Zakira menceritakan kekhawatirannya jika rencana Benazir akan berantakan karena Adham Khan sudah mengetahui siapa dirinya. Ia mengingatkan Benazir jika mereka sedang dalam masalah yang besar. Namun Benazir malah berpikir jika saat ini mereka dalam keberuntungan karena Adham Khan memiliki tujuan yang sama dengan dirinya. Demi tahta Adham Khan rela membunuh saudara angkatnya dan demi cinta ia rela membunuh Jalal.

sinopsis jodha akbar (24)

sinopsis jodha akbar (25)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*