Jodha Akbar Episode 151, Kumpulan Foto Pemain Jodha Akbar, Jodha Akbar Terbaru ANTV

Jodha Akbar Episode 151, Kumpulan Foto Pemain Jodha Akbar, Jodha Akbar Terbaru ANTV, Kisah Jodha Akbar

Semua wanita Rajvhansi sedang berdoa di dalam kamar Jodha di Agra. Setelah berdoa, nenek Jodha menasehati Shivani agar Shivani dapat menyesuaikan diri dengan kebudayaan Agra. Karena sebentar lagi ia akan menikah dengan Mirza Hakim dan otomatis akan menjadi Ratu Mughal sama seperti Jodha. Nenek Jodha juga berharap agar Mirza menyayangi Shivani sebagaimana Jalal begitu menyayangi Jodha.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

 

kisah Jodha Akbar (1)

kisah Jodha Akbar (2)

Tiba-tiba Shivani teringat akan perbincangannya bersama Maham Anga tadi.

Shivani yang sedang menangis di dalam tandunya terkejut dengan kedatanan Maham Anga. Maham Anga mencoba mempengaruhi Shivani agar sebaiknya Shivani dan Tejwan melarikan diri besok karena ia melihat cinta yang begitu besar diantara keduanya. Maham juga mengatakan bahwa ia tidak ingin melihat kehidupan Mirza Hakim hancur setelah mengetahui bahwa wanita yang ia nikahi ternyata mencintai pria lain.

kisah Jodha Akbar (3)

Shivani meminta izin kepada neneknya untuk pergi ke Madir sebelum dirinya menikah. Awalnya nenek Jodha menolak, namun akhirnya mengijinkan Shivani pergi kesana setelah Jodha mengatakan bahwa nenek tidak perlu khawatir karena dirinya akan menemani Shivani pergi kesana. Mendengar hal ini Shivani pun menjadi resah. Menurutnya jika Jodha pergi bersamanya maka ia tidak akan bisa memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Shivani.

kisah Jodha Akbar (4)

kisah Jodha Akbar (5)

Raja Bharmal memenuhi panggilan Jalal untuk datang ke kamarnya. Pada kesempatan yang sama Raja Bharmal juga ingin membicarakan masalah hadiah pernikahan Mirza Hakim dan Shivani. Namun Jalal meminta Raja Bharmal untuk tidak sungkan dan dapat memberikan hadiah apapun nantinya. Lalu Jalall mengalihkan pembicaraan dengan meminta pendapat kepada Raja Bharmal di bidang politik. Raja Bharmal pun memberikan pandangannya menurut pengalamannya. Selain itu Raja Bharmal juga memberikan Jalal beberapa nasihat. Jalal pun senang sudah bisa bertukar pikiran dengan ayah mertuanya ini.

kisah Jodha Akbar (6)

kisah Jodha Akbar (7)

kisah Jodha Akbar (8)

Ruqaiya membantu persiapan acara persiapan pernikahan Mirza Hakim dan Shivani. Ia pun memerintahkan Darsi untuk menyiapkannya sebaik mungkin.

kisah Jodha Akbar (9)

Dengan raut wajah yang tidak senang, Adham Khan terpaksa menghadiri acara persiapan pernikahan Mirza Hakim. Melihat hal ini, Maham Anga meminta anaknya itu untuk tidak memperlihatkan ketidaksenangannya dan melihat saja apa yang akan terjadi.

kisah Jodha Akbar (10)

kisah Jodha Akbar (11)

Jalal mendatangi Mirza Hakim yang sedang bersiap-siap. Jalal pun membantu adiknya tersebut untuk mempersiapkan diri. Jalal juga memberikan saran kepada Mirza Hakim. Menurut Jalal jika Mirza Hakim tidak dapat membuat keluarganya bahagia maka sudah dapat dipastikan rakyatnya juga tidak akan bahagi. Jalal yakin jika Mirza akan mengetahui kemampuannya jika ia bisa mengatur keluarganya. Mendengar hal ini rasa haru pun menyelimuti hati Mirza. Ia pun teringat kembali kenangan saat Jalal mengajarinya pedang saat dirinya masih kecil. Mirza pun berdiri dan memeluk Jalal. Jalal berjanji akan memberikan jabatan kepada Mirza di temapt yang dekat dengan Agra sebagai hadiah pernikahannya.

kisah Jodha Akbar (12)

kisah Jodha Akbar (13)

kisah Jodha Akbar (14)

kisah Jodha Akbar (15)

kisah Jodha Akbar (16)

kisah Jodha Akbar (17)

Jodha sangat senang karena sebentar lagi adik bungsunya akan menikah dan ia akan pergi ke Madir bersama adiknya ini untuk yang terakhir kali. Jodha pun senang karena Shivani menikah bukan karena paksaan namun karena cinta. Mendengar hal ini Shivani pun sedikit cemas dan bertanya apakah yang diperbuatnya ini adalah benar.

kisah Jodha Akbar (18)

Jodha dan Shivani pergi ke tempat yang disana ternyata telah ada Jalal dan Mirza Hakim. Menyadari kehadiran Mirza, Shivani pun menyembunyikan wajahnya. Jalal pun beberapa kali menggoda Jodha. Namun Mirza Hakim selalu memuji calon kakak iparnya tersebut sambil terus memandangi Shivani.

kisah Jodha Akbar (19)

kisah Jodha Akbar (22)

Lalu Jodha meminta izin kepada Jalal untuk menemani Shivani ke Madir. Awalnya Jalal merasa curiga namun akhirnya memperbolehkan Jodha menemani Shivani ke Madir. Jalal pun menggoda Mirza bahwa tampaknya ia harus sedikit bersabar menunggu beberapa waktu sebelum nantinya mereka menikah maka Mirza wajib menemani istrinya kemanapun. Saat Jodha dan Shivani melangkahkan kakinya keluar istana. Tiba-tiba Shivani menangis dan dalam hati berkata bahwa Jodha pasti tidak menyukai Tejwan dan menurutnya dirinya tidak bisa hidup tanpa Tejwan. Menyadari Shivani yang menangis membuat Jodha bingung. Ia pun menghapus air mata adiknya dan meminta adiknya untuk tidak bersedih karena ini bukanlah perpisahan. Namun dalam hati kecil Shivani mengatakan bahwa ia akan meninggalkan mereka semua disini. Lalu Jodha mengajak Shivani pergi melanjutkan perjalanan.

kisah Jodha Akbar (23)

Jodha dan Shivani tiba di Madir. Jodha pun senang karena aarti belum dimulai dan menurutnya mereka datang disaat yang tepat. Jodha pun menyuruh Shivani untuk mengambil berkat karena setelah ini Shivani akan memulai hidupnya yang baru. Tanpa sepengetahuan Jodha, ternyata Tejwan telah berada disana untuk membawa Shivani pergi. Saat melihat Shivani, Tejwaan segera memberikan isyarat kepada Shivani dan Shivani pun mengangguk.

kisah Jodha Akbar (24)

kisah Jodha Akbar (25)

Di istana semua orang telah mempersiapkan pernikahan Shivani dan Mirza Hakim dengan sangat baik. Lalu Ratu Hamida bertanya kepada pelayan mengenai keberadaan Jodha dan Shivani. Pelayan menjawab bahwa saat ini Shivani sedang berdoa di Madir ditemani oleh Jodha. Maham Anga yang mengetahui hal ini merasa senang karena ia akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mempermalukan Jodha.

 kisah Jodha Akbar (28)

kisah Jodha Akbar (29)

kisah Jodha Akbar (35)

Shivani menemui Tejwan di tempat yang telah ditentukannya. Tejwan yang sudah berada di atas kuda membantu Shivani untuk naik kuda untuk melarikan diri. Mereka pun meninggalkan Madir untuk melarikan diri. Seorang pelayan yang menyaksikan kejadian ini berusaha menghentikan mereka namun kuda yang ditunggangi Tejwan berlari begitu cepatnya sehingga ia gagal menghentikannya.

kisah Jodha Akbar (30)

kisah Jodha Akbar (31)

kisah Jodha Akbar (32)

kisah Jodha Akbar (33)

Para pemuka agama telah berkumpul dan meminta Jalal untuk memanggil pengantin wanita keluar. Namun Jalal mengatakan jika saat ini Shivani sedang berada di Madir untuk berdoa dan Jalal berharap mereka untuk menunggu.

kisah Jodha Akbar (34)

Selesai berdoa, Jodha segera mencari Shivani saat menyadari Shivani tidak berada di dekatnya. Lalu seorang pelayan menceritakan kepada Jodha bahwa tadi Shivani pergi meninggalkan Madir menggunakan kuda bersama seorang lelaki. Mendengar hal ini Jodha pun semakin cemas karena ini adalah hari pernikahan Shivani. Jodha pun bertanya-tanya siapakah pria yang telah berani membawa Shivani pergi.

kisah Jodha Akbar (21)

kisah Jodha Akbar (37)

kisah Jodha Akbar (36)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*