LASKAR PELANGI, MAHAR PENEMBANG BUNGA SEROJA CILIK MENINGGAL DUNIA

Verrys Yamarno yang menjadi pemeran Mahar di film Laskar Pelangi telah meninggal dunia diusia sangat muda, yakni 18 tahun pada Senin (12/1/2015) pukul 15.30 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat. Verrys meninggal di kamar kosnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Kabar duka bahwa Verrys meninggal telah dibenarkan oleh rekan-rekan Verrys yang menunggu di RSCM.

“Iya benar yang meninggal pemeran Mahar,” kata salah seorang teman kuliah Verrys, Dwi, mahasiswi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) jurusan Perfilman.

Menurut keterangan salah satu saksi, Zulfani Fasa (Ikal), dua hari lalu, pemeran Mahar dalam LASKAR PELANGI ini mengeluh sakit kepala dan pusing. Berniat untuk membawanya ke dokter, Veris menolak tawaran Zulfani dan memilih untuk tinggal di kosnya.

Sekitar jam 08.00 tadi pagi, saksi mengaku kalau dia melihat Veris mengalami muntah. Saksi pun kemudian meninggalkan mahasiswa IKJ semester 3 tersebut pada pukul 14.30 untuk berangkat kuliah. Namun naas untuk Zulfani yang menemukan Veris sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernafas. Saksi pun segera melaporkan kejadian ini pada pihak yang berwajib.

Verrys lahir pada 17 Maret 1996 di Desa Rasau, Gantong, Pulau Belitung. Dalam film Laskar Pelangi, ia menyanyikan lagu soundtrack berjudul Bunga Seroja yang berkolaborasi dengan seniman musik Melayu legendaris, Marakarma. Lagu tersebut kembali diminati kalangan muda dan sempat masuk dalam tangga lagu inbox SCTV, Dahsyat RCTI, Klik Antv dan MTV Ampuh.

Sebelumnya beberapa tahun lalu Verrys pernah mendapat musibah. Dia mengalami kecelakaan sepeda motor di kampungnya. Selama 14 hari ia tak sadarkan diri akibat terluka parah. Mira Lesmana, produser Laskar Pelangi, sempat menjenguk Verrys. Musibah itu meninggalkan bekas. Kabarnya, satu ruas jari telunjuk kanannya putus.

“Saya baru saja mendarat di Jakarta. Sungguh saya sangat berduka mendengar kabar perginya Laskar Pelangiku, Verrys ‘Mahar’ Yamarno. Sedih rasanya mendengar aktor kebanggaan Belitong ini harus meninggalkan kita semua secara mendadak,” katanya kepada Republika, Selasa (13/1) pagi.

“Setahu saya almarhum saat ini sehat-sehat saja tidak menderita penyakit apapun. Tapi ternyata Allah berkehendak lain. Boi, tenanglah disana,” katanya lagi.

Sosok Verrys Yamarno sebagai Mahar, sangat inspiratif. Tokoh Mahar membawa warna istimewa bagi film Laskar Pelangi. Karakternya yang selalu bersemangat ibarat dapat ‘menyuntik’ keceriaan bagi Ikal dan kawan-kawan. Menariknya, sama seperti Verrys, Mahar juga digambarkan memiliki ketertarikan besar pada bidang kesenian.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*