Jodha Akbar Episode 141, Kumpulan Foto Jodha Akbar

Jodha Akbar Episode 141, Kumpulan Foto Jodha Akbar, Kumpulan Pemeran Jodha Akbar, Foto Pemain Jodha Akbar, Sinopsis Jodha Akbar ANTV, Kisah Jodha Akbar ANTV

Maham Anga memanggil pengawal yang membawa seorang pria bertubuh besar. Maham pun menanyakan kenapa pria tersebut ditangkap. Ternyata pria tersebut bernama Imtiaz Khan yang berasal dari Chanuar. Ia mengatakan bahwa ia telah melawan semua orang yang ada di pasar namun tidak ada seorang pun yang berhasil mengalahkannya. Menurut Imtiaz Khan, dirinya tidak pernah kalah dalam bertanding gulat. Dan sekarang ia ingin menantang orang yang terkuat di India, Raja Jalaluddin Muhammad.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

 

 

kumpulan foto Jodha Akbar (1)

kumpulan foto Jodha Akbar (2)

Maham Anga pun marah karena secara tidak langsung Imtiaz telah menghina kerajaan Mughal. Ia pun menjawab tantangan Imtiaz dengan menyuruh pengawal untuk menahan Imtiaz sementara waktu dan menunggu instruksi selanjutnya. Maham Anga yang licik pun tiba-tiba mendapatkan ide yang cemerlang. Menurutnya ada satu orang yang suka bertarung melawan orang berbadan besi, dan orang tersebut adalah Adham Khan. Maham Anga berjanji akan mengambil kesempatan ini agar Adham Khan segera dibebaskan dari penjara bawah tanah.

kumpulan foto Jodha Akbar (3)

kumpulan foto Jodha Akbar (4)

Di ruang sidang, Afghah Khan menanyakan kepada Jalal apa yang harus mereka lakukan kepada Abu Mali, apakah ia harus dibunuh atau tidak. Menurut Afghah Khan, jika Abu Mali tidak dibunuh maka ia akan membuat lagi masalah kedepannya. Jalal pun menjadi dilema, karena bagaimanapun Abu Mali adalah adik iparnya dan Jalal tidak bisa membunuhnya. Jalal pun tersadar dan merasa kecewa karena kedua adik iparnya adalah pengkhianat.

Pada saat persidangan masih berlangsung, tiba-tiba Resham datang menyela. Ia mengatakan bahwa saat ini Maham ANga ingin segera bertemu dengan Jalal di Harem.

kumpulan foto Jodha Akbar (5)

kumpulan foto Jodha Akbar (6)

kumpulan foto Jodha Akbar (7)

Di Harem semua wanita telah berkumpul. Kedatangan Jalal disambut oleh semua yang hadir. Kemudian Maham Anga pun menceritakan bahwa saat ini ada seorang pria yang sedang menantang Jalal. Dan menurut Maham Anga Jalal harus menerima tantangan orang tersebut agar tidak ada seorangpun yang nantinya akan merendahkan raja. Kemudian Ratu Hamida mengemukakan pendapatnya, menurutnya jika Jalal mengabaikan tantangan pria tersebut maka tidak akan berdampak apa-apa pada Jalal, bahkan perang pun tidak akan terjadi. Jodha dan Ruqaiya pun mengangguk tanda setuju.

Maham Anga yang takut rencananya gagal mengatakan bahwa jika Jalal mengabaikan tantangan ini maka orang akan berpikir bahwa Jalal adalah orang yang takut. Ternyata pernyataan Maham Anga ini didukung oleh Ruqaiya. Menurutnya melalui pertandingan ini Jalal bisa membuktika kekuatannya dan kedepannya tidak akan ada orang berani menantang Jalal.

kumpulan foto Jodha Akbar (8)

kumpulan foto Jodha Akbar (9)

kumpulan foto Jodha Akbar (10)

kumpulan foto Jodha Akbar (11)

kumpulan foto Jodha Akbar (12)

Lalu Jodha pun memberikan pendapatnya. Jodha mengatakan bahwa ia sependapat dengan Ratu Hamida. Menurutnya seorang raja harus mempertahankan integritasnya, raja tidak boleh terpancing dengan tindakan provokatif seperti ini dan bisa saja ini adalah tipuan musuh. Ketika Benazir ingin mengutarakan pendapatnya, Jalal menunjukkan wajah tidak senang. Benazir pun langsung diam. Namun Jalal tetap mempersilahkan Benazir mengemukakan pendapatnya. Benazir melanjutkan pendapatnya dengan singkat bahwa ia setuju dengan pendapat Maham Anga.

Kemudian Jalal menegur Maham Anga. Sambil menatap tajam ke arah Jodha, Jalal mengatakan bahwa lain kali ia tidak mau jika ratunya memberi pendapat dalam masalah politik karena mereka hanya memberikan pendapat yang tidak jelas dan pasti. Menurut Jalal hanya perdana menteri dan para menteri lah yang boleh memberikan saran mengenai politik. Dan kepada Benazir dengan lemah lembut Jalal mengatakan bahwa ia tidak perlu ikut dalam urusan politik.

kumpulan foto Jodha Akbar (13)

kumpulan foto Jodha Akbar (14)

kumpulan foto Jodha Akbar (15)

kumpulan foto Jodha Akbar (16)

Lalu Jalal menghadirkan Imtiaz di persidangan. Jalal pun menanyakan Imtiaz apa tujuannya menantang Jalal. Imtiaz mengatakan bahwa dirinya hanya ingin bergulat dengan orang terkuat di kerajaan Mughal. Jika kalah dirinya kalah 3x berturut-turut, Imtiaz bersedia menjadi budaknya Jalal. Namun jika dirinya menang maka hal ini berarti bahwa ia telah mengalahkan rajanya sendiri. Mendengar hal ini semua menteri yang hadir berdiri dan mengeluarkan pedangnya sebagai wujud kemarahan mereka. Dengan tenang Imtiaz berkata bahwa dirinya hanya ingin bergulat dan jika memang Jalal tidak menerima tantangannya maka ia akan pergi.

Jalal yang merasa tertantang melarang Imtiaz meninggalkan ruang siding. Ia memperingatkan bahwa siapa saja yang berani menantangnya maka hal ini sama saja dengan menghina kerajaan Mughal dan itu sama halnya dengan meminta kematian. Oleh karena itu Jalal mengumumkan pada semua orang jika dirinya menerima tantangan Imtiaz Khan.

kumpulan foto Jodha Akbar (17)

kumpulan foto Jodha Akbar (18)

Imtiaz keluar ruangan dikawal oleh pengawal. Kemudian dirinya berpapasan dengan Benazir dan Zakira. Dengan isyarat Imtiaz menanyakan sesuatu kepada Benazir dan dijawab Benazir dengan sebuah gelengan. Imtiaz pun terus berjalan dan sesekali menoleh kea rah Benazir. Benazir pun menjadi gelisah.

kumpulan foto Jodha Akbar (19)

kumpulan foto Jodha Akbar (20)

Resham mengabarkan di seluruh Harem bahwa besok akan diadakan pertandingan gulat. Mothi yg mendengarkan hal ini segera melapor kepada Jodha. Jodha yang sedang berada di kamarnya pun merasa heran kenapa Jalal sampai melakukan hal ini. Menurut Jodha pertarungan bukanlah hiburan. Pertarungan hanya akan terjadi pada saat genting. Dirinya tidak suka jika bertarung hanya untuk tujuan hiburan dan bersenang-senang. Kemudian datanglah seorang pelayan yang mengatakan bahwa Jalal memanggil Jodha.

kumpulan foto Jodha Akbar (21)

kumpulan foto Jodha Akbar (22)

kumpulan foto Jodha Akbar (23)

Jalal sedang merencanakan strategi untuk menaklukan seluruh India bersama Afghah Khan. Di hadapan mereka terbentang peta India. Menyadari bahwa Jodha telah datang, Afghah Khan pun pamit.

Lalu Jalal menyuruh Jodha untuk duduk dan mengutarkan maksudnya untuk memanggil Jodha yaitu untuk mengundang Jodha agar hadir di acara pertadingan besok. Namun secara terang-terangan Jodha menolak undangan Jalal. Menurutnya ia tidak menyukai kekerasan. Selain itu menurut Jodha tidaklah penting dirinya hadir disana karena semua ratu, kerabat, dan rakyat Jalal pasti sudah berkumpul disana.

Kemudian Jalal mencoba membuat Jodha cemburu dengan mengatakan bahwa ia lebih memilih saran Benazir ketimbang saran dari Jodha. Mendengar nama Benazir disebut, Jodha pun tidak terima karena menganggap ini adalah sebuah ejekan. Sebelum pergi sekali lagi Jodha menegaskan bahwa ia tidak akan datang besok. Namun langkah Jodha dihentikan Jalal saat Jalal mengatakan bahwa Jodha harus datang besok untuk memberikan hadiah berupa kalung kepada sang pemenang. Jodha pun menatap Jalal dengan heran. Dengan penuh keyakinan Jalal yakin jika besok ia akan memenangkan pertarungan ini dan akan mengalahkan Imtiaz si pegulat yang bodoh. Namun Jodha memiliki pemikiran yang berbeda, menurutnya Imtiaz tidaklah bodoh dengan menantang kematiannya sendiri dengan menantang seorang raja di persidangan. Jodha pun mengingatkan Jalal bahwa jika Jalal meremehkan lawannya maka itu merupakan langkah pertama kekelahannya. Sebelum Jalal pamit, Jodha mengatakan bahwa dirinya besok bersedia hadir untuk mengalungkan hadiah kepada sang pemenang.

kumpulan foto Jodha Akbar (24)

kumpulan foto Jodha Akbar (25)

kumpulan foto Jodha Akbar (26)

kumpulan foto Jodha Akbar (27)

kumpulan foto Jodha Akbar (28)

kumpulan foto Jodha Akbar (29)

Di dalam kamarnya, Benazir dan Zakira membahas Imtiaz. Mereka senang karena sampai saat ini Jalal tidak mengetahui rencana mereka untuk membunuh Jalal. Benazir pun berniat untuk menemui Imtiaz. Namun Zakira melarangnya dan mengatakan bahwa seorang pria tidak diperkenankan memasuki Harem Namun Benazir tetap bersikeras. Ia pun meninggalkan Harem untuk menemui Imtiaz.

kumpulan foto Jodha Akbar (30)

Mirza Hakim dan Afghah Khan sedang membahas untuk memperketat penjagaan untuk Jalal di pertandingan besok. Mirza Hakim yakin jika Abu Mali pasti sedang merencanakan untuk menyerang Mughal dan itulah alasan kedatangannya di Mughal. Mirza juga mengingatkan Afghah Khan bahwa musuh di dalam lebih membahayakan daripada musuh dari luar. Mirza juga mengatakan bahwa bisa saja pengkhianat berasal dari dalam istana. Oleh karena itu ia yang akan mengambil alih penjagaan saat pertandingan.

Kemudian Mirza menanyakan tentang Maksood Khan. Afghah Khan menjelaskan bahwa Maksood Khan adalah pelayan setia kerajaan dan tidak ditemukan apa-apa di kamarnya. Kematiannya murni hanya sebuah kecelakaan. Namun Mirza masih memiliki keraguan akan penyebab kematian Maksood Khan Ia yakin jika kematian Maksood Khan disebabkan karena gigitan ular. Dan anehnya kenapa ular menggigit bibir Maksood Khan.

kumpulan foto Jodha Akbar (31)

Jodha sedang memangku Rahim di dalam kamarnya. Ia pun bertanya kenapa Rahim belum juga tidur padahal ia telah menceritakan 3 cerita. Rahim menjawab bahwa saat ini ia telah mengantuk namun dirinya tidak bisa tidur karena ia sudah berjanji pada Mirza Hakim akan bertukar teka-teki setiap malamnya. Kemudian Jodha mengajak Rahim untuk menemui Mirza Hakim untuk memecahkanteka-teki bersama-sama.

kumpulan foto Jodha Akbar (32)

kumpulan foto Jodha Akbar (33)

kumpulan foto Jodha Akbar (34)

Imtiaz mendengar suara langkah kaki. Ia pun mengeluarkan belatinya, namun ia langsug memasukkannya kembali saat ia tahu bahwa Benazir lah yang datang. Imtiaz pun mengingatkan Benazir akan tugasnya dan memberinya ultimatum untuk menyelesaikan tugasnya hingga besok malam.

kumpulan foto Jodha Akbar (35)

kumpulan foto Jodha Akbar (36)

Baca Terus Majalah Online

2

 

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*