Jodha Akbar Episode 128, Sinopsis Jodha Akbar ANTV

Jodha Akbar Episode 128, Sinopsis Jodha Akbar ANTV, Kisah Jodha Akbar ANTV, Kumpulan Foto Jodha Akbar, Kumpulan Foto Rajat Tokas

Jodha yang sedang khusuk berdoa tak menyadari kedatangan Ratu Hamida. Setelah selesai berdoa barulah dirinya tersadar akan kehadiran ibu mertuanya itu. Adapun maksud kedatangan Ratu Hamida adalah untuk mengucapkan terima kasih kepada Jodha. Menurut Ratu Hamida, Jodha telah berhasil menyelamatkan Mughal dari amukan massa. Selain itu, berkat Jodha hukum yang baru telah berlaku di kerajaan ini. Dengan rendah hati Jodha mengatakan bahwa semua ini bukan karena dirinya. Dirinya hanya memberikan ide kepada Jalal dan syukurlah Jalal menerima ide darinya. Jodha beranggapan bahwa Jalal telah berhasil menyelamatkan Mughal dan menetapkan hukum baru demi kebaikan seluruh rakyatnya. Ratu Hamida pun bahagia mendengarnya. Ia merasa bahwa perbedaan antara Jodha dan Jalal dapat memberikan jalan keluar yang baik. Ratu Hamida juga mendoakan agar suatu hari nanti Jodha dan Jalal dapat bersatu.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

 

 

sinopsis jodha akbar (1)

sinopsis jodha akbar (2)

sinopsis jodha akbar (3)

sinopsis jodha akbar (4)

Jalal yang sedang duduk di sofa sambil memejamkan mata ketika Jodha berjalan di belakangnya. Mendengar bunyi gelang kaki Jodha, Jalal pun langsung menyuruhnya untuk memijat kepalanya. Awalnya Jodha bingung dengan siapa Jalal sedang berbicara karena tidak ada seorang pun disana selain dirinya. Melihat minyak diatas meja, Jodha pun langsung mengerti. Ia pun segera mengambil minyak dan memijat kepala Jalal. Jalal pun menikmati pijatan Jodha, namun Jalal segera menyadari keganjilan. Ia heran mengapa tangan Ruqaiya sangat lembut sekali hari ini. Mendengar Jalal menyebut nama Ruqaiya, Jodha pun langsung menghentikan pijatan di kepala Jalal. Jalal pun menoleh ke atas dan sejenak ia terkejut bahwa Jodha lah yang sedari tadi memijatnya. Jalal meminta maaf kepada Jodha karena dirinya pikir yang memijatnya tadi adalah Ruqaiya. Kemudian Jodha pun melanjutkan pijatannya.

Lalu Jodha mengucapkan terima kasih kepada Jalal. Jalal tak mengubrisnya. Ia malah membahas pijatan Jodha. Jalal menuding Jodha tidak tahu bagaimana cara memijat kepala yang benar. Merasa tertantang, Jodha pun menyuruh Jalal untuk duduk di kursi kecil dan ia pun berganti posisi. Lalu Jodha kembali memijat kepala Jalal. Setelah berganti posisis inilah Jalal merasakan kenikmatan dari pijatan Jodha. Lalu Jalal pun memuji Jodha. Sambil tersenyum, Jodha membalas pujian Jalal dengan mengatakan bahwa yang terpenting adalah hasilnya. Tiba-tiba Ruqaiya datang dan melihat Jalal yang sedang berdua dengan Jodha. Melihat hal ini Ruqaiya pun langsung menatap Jodha dengan tatapan sinis. Jodha yang yakin jika Ruqaiya tidak senang dengan kehadirannya langsung pamit dan keluar dari kamar Jalal.

sinopsis jodha akbar (5)

sinopsis jodha akbar (6)

sinopsis jodha akbar (7)

sinopsis jodha akbar (8)

Setelah Jodha keluar, Ruqaiya pun duduk di kursi dan Jalal tetap pada posisinya semula. Ruqaiya menyindir Jalal yang semakin dekat dengan Jodha. Jalal menjelaskan bahwa saat tadi ia memejamkan mata, ia mengira yang datang tadi adalah Ruqaiya hingga Jalal menyuruhnya untuk memijat kepalanya. Tapi Jalal mengaku terkejut ternyata orang tersebut bukanlah Ruqaiya melainkan Jodha. Lalu Ruqaiya pun mengingatkan Jalal bahwa Jodha lah yang telah berusaha membuat mereka terpisah. Mendengar hal ini Jalal pun menatap Ruqaiya dan menceritakan hal yang sebenarnya bahwa yang memiliki ide agar Jalal merubah hukum serta menghadirkan Ruqaiya berbicara di depan umum adalah Jodha. Mendengar hal ini Ruqaiya pun kaget dan diliputi rasa bersalah karena telah menuduh Jodha yang tidak-tidak. Ia pun bingung harus berbuat apa. Lalu Jalal menyarankan Ruqaiya untuk segera menemui Jodha untuk berterima kasih dan meminta maaf.

sinopsis jodha akbar (9)

sinopsis jodha akbar (10)

Maham Anga bersama Resham datang ke penjara. Dengan nada membentak Maham Anga menanyakan keberadaan Adham Khan pada prajurit. Prajurit pun mengatakan bahwa saat ini Adham Khan tengah dipenjara di penjara bawah tanah. Lalu Maham Anga memerintahkan prajurit untuk mencambuk Adham Khan sebanyak 50 kali. Selain itu Maham Anga juga memerintahkan untuk tidak menyebut-nyebut namanya tentang perintah ini. Maham Anga pun bergegas pergi. Kemudian Resham menanyakan alasan yang dilakukan Maham ini, kenapa ia tega menghukum anaknya sendiri. Maham Anga mengatakan bahwa ia melakukan ini bukan sebagai ibu dari Adham Khan tetapi sebagai perdana menteri Mughal. Maham Anga ingin memastikan bahwa Adham Khan tidak akan mendapatkan hukuman dari orang lain karena ia sudah menghukumnya. Selain itu ia juga ingin mempermalukan Jodha, Ruqaiya, dan Jalal atas hukuman ini. Ia yakin jika hal ini akan menjadi pukulan bagi mereka. Lalu Maham yang diikuti Resham segera bergegas pergi.

sinopsis jodha akbar (11)

sinopsis jodha akbar (12)

sinopsis jodha akbar (13)

Jodha menyambut kedatangan Ruqaiya. Ia yakin jika Ruqaiya pasti masih marah padanya. Namun Jodha salah. Ternyata kedatangan Ruqaiya kesana adalah untuk menyelesaikan perselisihannya dengan Jodha. Ruqaiya meminta maaf kepada Jodha atas kesalahpahaman dan hinaan yang telah ia lontarkan pada Jodha. Selain itu ia juga berterima kasih kepada Jodha karena telah menyelamatkan pernikahannya. Ruqaiya pun memberi cedera mata berupa berlian kepada Jodha. Jodha sangat menghargai pemberian Ruqaiya ini. Ia berjanji akan selalu menyimpannya. Sewaktu Ruqaiya untuk pergi keluar, tiba-tiba Jodha memanggilnya. Jodha mengambil sebuah benang suci. Ia meminta izin kepada Ruqaiya untuk mengikatkan benang suci ini di tangan Ruqaiya agar keberkahan selalu tercurah untuk Ruqaiya. Ruqaiya pun segera mengulurkan tangan kirinya dan Jodha segera mengikatkan benang suci tersebut. Tiba-tiba Jodha menangis. Ia tidak mampu menahan keharuannya karena mendapatkan kebaikan dari Ruqaiya untuk pertama kalinya. Sambil tersenyum Ruqaiya pun berjanji bahwa ia akan selalu menunjukkan kasih sayang pada orang yang selalu mempedulikannya. Jodha tersenyum bahagia mendengarnya.

sinopsis jodha akbar (14)

sinopsis jodha akbar (15)

sinopsis jodha akbar (16)

sinopsis jodha akbar (17)

sinopsis jodha akbar (18)

Sharifuddin meminta seorang pelukis untuk melukis wajah Jodha diatas kanvas. Setelah selasai, Sharifuddin sangat takjub dengan hasil lukisan sang pelukis. Ia pun memuji keindahan dari lukisan tersebut. Pelukis pun merasa terhormat dengan pujian Sharifuddin ini. Kemudian Sharifuddin meminta si pelukis untuk mengangkat tangannya. Tanpa disangka Sharifuddin mengeluarkan pisau dan memotong jari-jari sang pelukis. Pelukis pun berteriak kesakitan dan Sharifuddin memanggil pengawal untuk membawa keluar sang pelukis. Sambil menatap lukisan Jodha, Sharifuddin mengatakan bahwa saat ini ia telah hancur gara-gara Jalal. Namun ia berjanji tidak akan menyerah dan akan segera mendapatkan kembali apa-apa yang telah diambil oleh Jalal darinya. Sharifuddin juga berkata bahwa ia akan berkerjasama dan berjanji untuk segera menghancurkan Jalal.

sinopsis jodha akbar (19)

sinopsis jodha akbar (20)

sinopsis jodha akbar (21)

Di Agra, Afghah Khan memberitahu Jalal bahwa Sharifuddin dan Abu Mali tengah bekerjasama untuk melawan Jalal. Jalal pun geram mendengarnya. Ia pun memerintahkan Munim Khan untuk segera menyiapkan perang. Jalal juga memerintahkan mereka untuk memenangkan peperangan ini dan segera membawa mereka berdua dihadapannya.

Munim Khan menerima pesan dari Jalal. Munim Khan pun bersemangata untuk segera berperang melawan Sharifuddin dan Au Mali. Peperangan pun terjadi dengan sengit. Akhirnya Munim Khan berhasil memenangkan peperangan ini. Selain itu Munim Khan juga berhasil membekuk Sharifuddin saat ia mencoba melarikan diri.

sinopsis jodha akbar (22)

sinopsis jodha akbar (23)

sinopsis jodha akbar (24)

Saat di persidangan dewan, Afghah Khan menghadirkan Sharifuddin. Sharifuddin pun masuk dengan tatapan geram ke arah Jalal dan Jodha. Lalu Jalal menanyakan kepada Sharifuddin kenapa ia selalu membuat masalah dengan dirinya dan Jodha. Bahkan ia juga tega melibatkan Bakshi Bano dalam masalah ini. Dengan nada penuh emosi, Sharifuddin mengatakan bahwa tidak ingin Rajput menjadi bagiand dari Mughal. Secara terang-terangan Sharifuddin berkata bahwa ia sangat membenci Rajvanshi dan sangat menentang pernikahan Jodha dan Jalal. Semua orang terkejut mendengarnya. Terutama Jalal, ia sangat marah dengan pengakuan Sharifuddin. Ia menganggap Sharifuddin sebagai seorang pengkhianat dan segera memerintahkan Afghah Khan untuk memenjarakannya.

sinopsis jodha akbar (25)

sinopsis jodha akbar (26)

sinopsis jodha akbar (27)

Di kamarnya Bakshi telah mendengar berita tertangkapnya Sharifuddin dan dimasukkannya Sharifuddin kedalam penjara. Jodha menemui Bakshi yang tengah sedih. Melihat kedatangan Jodha, bakshi pun segera berlari dan memeluk Jodha. Bakshi menceritakan semua isi hatinya kepanda Jodha. Jodha berusaha menenangkan Bakshi. Bakshi pun menjadi tenang setelah Jodha menceritakan bahwa Sharifuddin dalam keadaan baik-baik saja.

sinopsis jodha akbar (28)

sinopsis jodha akbar (29)

Resham datang ke kamar Maham Anga sambil menangis. Maham Anga menanyakan apakah Adham Khan sudah dihukum. Resham mengatakan bahwa darah Adham Khan banyak sekali. Resham pun menanyakan kenapa ia tega menghukum Adham Khan. Maham Anga terlihat shock. Ia malah memerintahkan untuk membunuh prajurit yang telah menyakiti anaknya. Kemarahan Maham Anga pada Jodha pun semakin memuncak. Ia yakin jika Jodha lah penyebab kesengsaraan Adham Khan. Ia berjanji akan membalas dendam pada Jodha dan membuatnya lebih menderita lagi.

sinopsis jodha akbar (30)

sinopsis jodha akbar (31)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*