Jodha Akbar Episode 122, Foto Pemeran Jalal

Jodha Akbar Episode 122, Foto Pemeran Jalal, Foto Pemeran Jodha, Kumpulan Foto Jodha Akbar, Sinopsis Jodha Akbar ANTV

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Ruqaiya datang bersama Maham Anga. Maham Anga mengatakan kepada Jalal bahwa ia telah menghadirkan ketiga ratu spesial kehadapan Jalal. Maham Anga menekankan kata ketiga agar Ruqaiya menjadi gusar.

Kemudian Jalal mengatakan maksud dan tujuannya menghadirkan para ratunya kesini. Jalal mengatakan bahwa ia ingin membahas permasalahan Adham Khan. Menurut Jalal permasalahan ini bukan hanya permasalahan politik tetapi juga permasalahan keluarga. Oleh karena itu ia meminta pendapat dari tiga ratu yang menurutnya dapat memberikan saran demi kebaikan kerajaan.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

 

 

Foto Pemeran Jalal (1)

Foto Pemeran Jalal (2)

Foto Pemeran Jalal (3)

Foto Pemeran Jalal (4)

Foto Pemeran Jalal (5)

Sebagai pihak yang mengadukan masalah ini, Jalal meminta Jodha memberikan pendapat. Dengan senang hati Jodha pun mengajukan pendapatnya. Jodha mengatakan bahwa ia tidak menentang Adham Khan dan ia juga tidak menentang keputusan Maham Anga karena keputusan yang diambilnya berdasarkan hukum kerajaan. Tetapi Jodha menyayangkan sistem yang berlaku saat ini, dimana saat ini wanita hanya dijadikan sebagai objek. Orang tua dapat menjual anaknya demi harta dan kekuasaan. Wanita hanya dijadikan sebagai alat tukar. Oleh karena itu Jodha berniat untuk merubah sistem yang dianggapnya sangat merugikan wanita. Dan untuk merubah sistem ini mereka harus merubah hukum yang berlaku. Maham Anga melihat Jodha dengan tatapan sinis.

Foto Pemeran Jalal (6)

Foto Pemeran Jalal (7)

Lalu Jalal meminta pendapat dari Ratu Salima. Ratu Salima secara tegas mengatakan bahwa secara hukum ia setuju dengan kesimpulan yang diambil Maham Anga. Karena sudah sejak lama tradisi ini berlangsung di kerajaan mereka. Maham Anga pun bangga mendengar namanya disebut. Tapi, Ratu Salima melanjutkan, jika menyangkut harga diri seorang wanita ia lebih sependapat dengan Jodha.

Kemudian Pendapat yang terakhir dari Ratu Ruqaiya. Sebelum Ruqaiya menjawab, Maham Anga mengatakan jika pasti Ruqaiya sependapat dengan dirinya mengingat Ruqaiya sangat piawai dalam berpolitik. Tapi ternyata secara tegas Ruqaiya mengatakan jika dalam permasalahan ini ia lebih sependapat dengan Jodha. Menurut Ruqaiya menikahkan anak dibawah umur dengan pria yang jauh lebih tua dan tanpa persetujuannya adalah suatu pelanggaran. Ruqaiya menyarankan Jalal agar ia secara langsung bertanya pada Tasneem apakah ia mau menikah dengan Adham Khan atau tidak dan biarkan Tasneem sendiri yang memutuskan. Mendengar hal ini Maham Anga pun berdelik marah ke arah Ruqaiya. Jalal pun puas dengan pendapat ketiga istrinya. Ia pun meminta Maham Anga untuk menghadirkan Tasneem besok di persidangan.

Foto Pemeran Jalal (8)

Foto Pemeran Jalal (9)

Foto Pemeran Jalal (10)

Foto Pemeran Jalal (11)

Foto Pemeran Jalal (12)

Jodha masih memikirkan perihal Jalal yang menjadikannya sebagai salah satu dari tiga ratu spesial Jalal. Jodha merasa kebingungan akan sikap Jalal yang selalu berubah-ubah padanya. Jodha terkejut karena mendengar Moti yang memanggil-manggilnya, tak lama Moti datang menghampiri Jodha lalu bertanya apa yang terjadi dengannya. Sebelumnya Jodha tidak ingin menceritakan apapun pada moti tetapi Moti mengatakan pada Jodha bahwa ia bukan hanya menjadi pelayan nya saja tetapi ia sudah menjadi sahabat dan keluarga Jodha sendiri. Pada akhirnya Jodha mengutarakan kebingungannya pada Moti . Jodha mengatakan bahwa Jalal menganggapnya sebagai istri yang istimewa baginya. Setelah jodha menceritakan semuanya pda Moti, Moti pun lega mendengar hal yang baik itu akan tetapi Jodha masih merasa kebingungan dengan sikap Jalal.

Foto Pemeran Jalal (13)

Foto Pemeran Jalal (14)

Foto Pemeran Jalal (15)

Moti bai meninggalakan jodha di kamarnya, akan tetapi jodha memanggil moti kembali ia ingin membicarakan Adham dan Tasneem, akan tetapi Moti menutup pembicaraan seakan tidak ingin membicarakan hal itu moti pun bergegas meninggalkan Moti. Benar saja seperti yang di katakan Moti Jodha pun tidak bisa tidur memikirkan sikap Jalal, ia terus membayangkan momen pada saat ia sedang bersama Jalal. Jodha terkesan dengan perkataan Jalal yang menganggap ia sudah menjadi istri yang spesial baginya.

Foto Pemeran Jalal (16)

Pada keesokan harinya semua orang berkumpul di persidangan guna membahas permasalahan yang menimpa Tasneem. Tasneem hadir bersama ibunya dan berdiri di depan Jalal, Jalal yang sudah lama menunggu kehadiran Tasneem langsung mengajukan pertanyaan pada Tasneem, Ruqaiyah bisa merasakan ketakutan yang di alami oleh Tasneem lalu ia berkata jangan takut tidak akan terjadi apa-apa denganmu asalkan ia menjawab pertanyaan raja dengan jujur begitu pun dengan Maham Anga yang mengatakan pada Tasneem jangan takut jalal tidak akan berbuat apapun padanya. Jalal mengajukan banyak pertanyaan pada Tasneem dan Tasneem pun dapat menjawab semua pertanyaan dari Jalal. Jalal tidak mengatakan apapun lagi dan mempersilahkan Tasneem dan ibunya untuk pergi meninggalakan ruang persidangan.

Foto Pemeran Jalal (17)

Foto Pemeran Jalal (18)

Foto Pemeran Jalal (19)

Foto Pemeran Jalal (20)

Jalal terus memikirkan keputusan Tasneem yang ingin menikah dengan Adham, ia tidak rela karena Tasneem yang masih berusia muda harus menikah dengan Adham yang ia ketahui sifatnya. Jodha yang uring-uringan di kamarnya lalu memanggil Moti dan menceritakan kegelisahan nya pada sahabatnya itu. Ia mengatakan ketidak relaannya jika Tasneem harus menikah dengan Adham yang jahat itu. Jalal dan jodha sama-sama memikirkan akan pernyataan Tasneem yang ingin menikah dengan Adham . Jodha berkata hanya Jalal yang bisa menentukan masa depan Tasneem.

Foto Pemeran Jalal (21)

Dikampungnya Tasneem yang sedang berada di rumahnya diajak bermain oleh teman sebayanya akan tetapi Tasneem menolak untuk bermain. Ia berkata bahwa ia sedih karena akan menikah menurutnya orang yang sudah menikah pasti akan meninggalkan kedua orang tuanya.

Tiba-tiba seorang penjual gelang datang menghampiri keduanya dan menawarkan beberapa gelang yang ia bawa. Jalal yang sedang menyamar menjadi seorang penjual gelang lalu di ajak ibu Tasneem untuk masuk kedalam rumahnya dengan senang hati jalal masuk dan menggelar gelang-gelang yang ia bawa. Ibu Tasneem bertanya berapa harga satu gelang itu lalu Jalal berkata gelang ini harganya mahal tetapi dengan sombangnya ibu Tasneem berkata aku mampu membeli gelang itu walaupun harganya mahal jangan kira kami tidak bisa membeli gelang itu karena sebentar lagi kami akan menjadi kerabat dari Adham khan. Mata ibu Tasneem yang bersinar melihat gelang-gelang itu. Ibu Tasneem pun meminta Jalal yang sedang menyamar untuk mengeluarkan gelang yang paling indah.

Foto Pemeran Jalal (22)

Foto Pemeran Jalal (23)

Foto Pemeran Jalal (24)

Tiba-tiba Jalal terperangah saat melihat Ayah Tasneem yang tengah mabuk dan mengatakan bahwa sesuai janji Adham Khan setelah Tasneem menikah dengan Adham Khan maka ia akan menjadi penjaga benteng istana. Selain itu Adham Khan juga berjanji akan memberikannya minuman dalam jumlah yang sangat banyak. Ibu Tasneem menegur Jalal yang bengong dan menyuruhnya untuk mengeluarkan gelang untuk anaknya. Namun Tasneem menangis saat ibunya menyuruhnya untuk mencoba gelang yang dijual Jalal. Tasneem juga mengatakan bahwa ia tidak ingin menikah dengan Adham Khan karena Adham Khan adalah orang yang jahat.

Melihat Tasneem yang menangis membuat ayah Tasneem menamparnya dan mengatakan bahwa Tasneem harus menuruti semua perintah mereka atau kalau tidak impian mereka untuk hidup layak menjadi tidak terlaksana. Ibu Tasneem mengingatkan bahwa Tasneem telah mengatakan jika ia telah bersedia untuk menikah dengan Adham Khan di depan Raja Jalal dan mereka tidak peduli dengan keinginan Tasneem. Tasneem menyahut bahwa semua yang ia lakukan adalah atas perintah ibunya.

Melihat hal ini Jalal pun menegur ayah Tasneem yang telah menampar putrinya sendiri dan memaksanya untuk menikah bukan atas keinginannya. Ayah Tasneem tak terima dengan teguran Jalal. Ia pun mencengkram kerah baju Jalal sambil mengatakan bahwa mereka lah yang berhak menentukan hidup anak mereka. Jalal yang merasa geram sangat ingin memukul Ayah Tasneem. Namun karena ia tidak ingin penyamarannya terbongkar maka ia pun menahan emosinya. Lalu Ayah Tasneem mengusir Jalal keluar.

Foto Pemeran Jalal (25)

Foto Pemeran Jalal (26)

Foto Pemeran Jalal (27)

Foto Pemeran Jalal (28)

Foto Pemeran Jalal (29)

Dalam perjalanan pulang Jalal melihat iring-iringan pengantin. Ia melihat seorang pria paruh baya menikah dengan seorang gadis kecil. Sang gadis kecil yang duduk di dalam tandu menangis karena mainannya ketinggalan di rumah. Bukannya menangkannya, sang ayah malah membentak anaknya.

Melihat fenomena ini, mata Jalal pun terbuka. Ia tidak menyangka jika masih ada rakyatnya yang menderita. Akhirnya Jalal pun sependapat dengan Jodha bahwa hukum tidak boleh merusak masa depan seseorang. Satu sisi harga diri wanita harus dihormati, dan disisi lain hukum harus tetap ditegakkan. Jalal pun berharap agar ia bisa membuat keputusan yang tepat.

Foto Pemeran Jalal (30)

Sewaktu berjalan di taman istana, Jalal mendengar dua orang tukang kebun yang sedang berdebat. Salah seorang tukang kebun ingin memindahkan tanaman namun dilarang oleh tukang kebun yang lain karena menurutnya tanaman tersebut belum tumbuh. Jika mereka memindahkannya tanaman tersebut maka ia tidak akan bisa tumbuh di tempat yang baru karena akarnya yang masih terlalu muda. Menyadari kehadiran Jalal, kedua tukang kebun pun berhenti berdebat dan segera memberi salam pada Jalal. Kemudian mereka meninggalkan Jalal sendirian di taman.

Jalal pun mendekati dan jongkok di depan bunga mawar yang diperdebatkan tadi. Afghah Khan yang melihat hal ini langsung mendekati Jalal. Sebelum Afghah Khan bertanya apapun, Jalal mengatakan jika kerajaan harus segera diselamatkan.

Foto Pemeran Jalal (31)

Foto Pemeran Jalal (32)

Jalal pun menceritakan semuanya kepada Afghah Khan. Akhirnya Jalal menyadari jika pernikahan anak dibawah umur adalah sesuatu yang salah. Karena anak yang masih dibawah umur belum begitu memahami apa itu pernikahan. Menurut Jalal tradisi ini tidak adil. Oleh karena itu Jalal berpendapat bahwa ia harus merubah hukum yang lama dan membuat hukum yang baru.

Diam-diam Adham Khan dari tadi menguping pembicaraan antara Jalal dan Afghah Khan. Ia tidak menyangka jika permasalahnnya bisa sampai sejauh ini. Ia mengatakan jika ia tidak tenang sampai ia mendapatkan apa yang ia inginkan.

Foto Pemeran Jalal (33)

Foto Pemeran Jalal (34)

Foto Pemeran Jalal (35)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*