Jodha Akbar Episode 115, Kumpulan Foto Jodha Akbar

Jodha Akbar Episode 115, Kumpulan Foto Jodha Akbar, Foto Jodha Akbar ANTV, Foto Pemain Jodha Akbar, Sinopsis Jodha Akbar ANTV

Ruqaiya tidak sabar menunggu kedatangan Jodha. Berulang kali dia menanyakan Jodha kepada Hosyiar. Akhirnya Jodha pun datang ke kamar Ruqaiya. Tanpa menunggu waktu lebih lama, Ruqaiya mempersilahkan Jodha duduk dan menyerangnya dengan beberapa pertanyaan. Ruqaiya menanyakan apakah Jodha mulai menyukai Jalal setelah sekian lama mereka menghabiskan banyak waktu berdua dan apakah Jodha menyesal karena tidak jadi mengandung anak Jalal. Karena menurut Ruqaiya, Jodha sangat memperhatikan Jalal yang terlihat sangat berduka pada saat bertemu dengan rakyatnya kemarin. Jodha yang bingung dengan pertanyaan Ruqaiya mencoba menjawab dengan sebijak mungkin. Jodha mengatakan bahwa dirinya sangat senang karena Jalal menetapi janjinya dan sangat menghormati dirinya. Dan Jodha semakin tersentuh ketika melihat Jalal berbicara di depan rakyatnya sambil berlinangan air mata. Namun Jodha meminta Ruqaiya jangan sampai rasa terima kasihnya ini disalah artikan sebagai perasaan cinta. Jodha pun mengaku jika dirinya lebih senang melihat Jalal lebih dekat dengan Ruqaiya dibanding dengan dirinya. Mendengar hal ini timbullah rasa lega di hati Ruqaiya. Lalu sebagai balasannya, Jodha menanyakan apakah Ruqaiya mencintai Jalal. Awalnya Ruqaiya bingung dengan pertanyaan Jodha ini. Namun akhirnya Jodha tahu bahwa Ruqaiya hanya menganggap Jalal sebagai teman masa kecilnya, ia pun mengancam bahwa tidak ada seorangpun yang dapat merebut Jalal dari sisinya.

Kumpulan Foto Jodha Akbar (1)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (2)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (3)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (4)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (5)

Di halaman, Tasneem sedang asyik bermain dengan pelayan seusianya. Lalu datanglah ibu Tasneem yang menyuruhnya untuk berhenti bermain dan membantu dirinya di dapur. Namun Tasneem menolak dan mengatakan bahwa dirinya masih ingin bermain. Tanpa disangka ternyata Adham Khan yang sedang lewat mendengar percakapan ini. Adham Khan pun membela Tasneem. Ia mengatakan bahwa belum pantas anak seusia Tasneem untuk bekerja. Oleh karena itu ibu Tasneem tidak boleh melarang Tasneem untuk bermain. Mendengar hal ini ibu Tasneem terpaksa menuruti perintah Adham Khan, ia pun meninggalkan putrinya bersama teman-temannya di taman sambil berpesan agar segera ke dapur setelah selesai bermain. Setelah ibu Tasneem pergi, Adham Khan juga menyuruh pelayan yang lain untuk meninggalkan mereka berdua. Tanpa disengaja dari kejauhan Mothi Bai melihat Adham Khan dan Tasneem berdua di taman. Adham Khan memperhatikan Tasneem dari ujung rambut sampai ujung kaki. Lalu ia menanyakan kenapa Tasneem tidak memakai kalung ataupun gelang. Tasneem mengatakan bahwa ia hanya seorang pelayan dan tidak mampu membeli perhiasan. Mendengar hal ini Adham Khan meminta Tasneem untuk mengikuti dirinya dengan alasan ada sesuatu yang harus dikerjakan Tasneem. Tasneem pun mengikuti Adham Khan dari belakang. Melihat Tasneem mengikuti Adham Khan membuat Mothi Bai yakin jika Adham Khan pasti memiliki niat jelek terhadap Tasneem.

Mothi menghampiri Jodha yang sedang melakukan arti tanaman tusli. Bukannya memberikan keranjang yang berisi bunga pada Jodha, Mothi hanya berdiri diam disamping Jodha sambil memperhatikan langkah perginya Adham Khan. Jodha pun penasaran, ia melihat ke arah yang dilihat Mothi dan menanyakan apa yang sedang terjadi. Mothi mengatakan bahwa Adham Khan sedang membawa Tasneem ke kamarnya. Jodha meminta Mothi untuk tidak berprasangka buruk. Tapi Mothi tetap yakin jika Adham Khan memiliki niat yang jahat pada Tasneem karena menurut Mothi, Adham Khan hanya menganggap wanita sebagai barang. Dan ia sendiri pernah mengalami pelecehan yang dilakukan Adham Khan. Namun Jodha tidak berniat mengurusi Adham Khan, ia pergi meninggalkan Mothi dan memberi makan merpati. Mothi pun mengikuti Jodha.

Kumpulan Foto Jodha Akbar (6)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (8)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (9)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (10)

Tak jauh dari tempat Jodha memberikan makan merpati, ada Rahim yang sedang mencoba menerbangkan layang-layang. Melihat hal ini Jalal menghampiri Rahim dan menanyakan kenapa ia tidak menerbangkan layang-layang. Rahim mengatakan bahwa ia tidak dapat menerbangkan layang-layangnya karena tidak cukup angin. Namun Jalal menjelaskan bahwa menerbangkan layang-layang tanpa angin adalah sebuah tantangan. Jalal pun mengambil layang-layang dari tangan Rahim dan menerbangkannya dengan mudah walau tanpa angin. Tanpa disengaja Jodha dan Mothi memperhatikan perilaku Jalal ini. Mothi mengatakan bahwa sekarang ia tahu rahasia kekuatan Jalal sebagai seorang kaisar. Seseorang yang bisa menerbangkan layang-layang saat tak ada angin mampu melakukan apa saja, termask melindungi kerajaannya. Jodha pun tersenyum mendengarnya.

Setelah layang-layang terbang tinggi di angkasa, Jalal pun menyerahkan benangnya ke Rahim dan ia pun melangkah pergi hendak membiarkan Rahim bermain sendiri. Namun karena Rahim belum mahir memainkannya, layang-layang yang diterbangkan Jalal tadi tiba-tiba oleng dan hendak jatuh. Melihat hal ini, Jodha pun segera berlari menuju Rahim dan meraih benangnya dari tangan Rahim. Sambil menarik ulur benang, Jodha pun berhasil menerbangkannya lagi. Ternyata Jalal masih berada tidak jauh dari mereka. Jalal pun melihat ke arah Jodha dan Rahim sambil tersenyum. Setelah layang-layang kembali terbang, Jodha mengembalikan benangnya ke Rahim sambil mengajarkan Rahim bahwa ketika layang-layang sedang terbang di angkasa maka ia harus memegang benangnya dengan perlahan dan mata harus tetap fokus pada layang-layang tersebut.

Jalal yang tadi hendak pergi meninggalkan Rahim malah menghentikan niatnya. Ia kembali mendekati Jodha dan Rahim. Jalal mencoba menggoda Jodha kenapa ia berhenti memberi makan burung dan malah membantu menerbangkan layang-layang. Apakah Jodha ingin mendekati dirinya dan lebih senang berbicara dengannya. Jodha pun terkejut mendengar pernyataan Jalal ini. Sekali lagi Jalal mencoba menggoda Jodha. Namun Jodha sekali lagi menghindar dari godaan Jalal dengan mengalihkan pembicaraan bahwa ia ingin berbicara tentang Bakshi Bano. Mendengar nama Bakshi Bano disebut membuat Jalal tiba-tiba marah. Ia mengingatkan Jodha bahwa saat ini Bakshi Bano adalah tersangka dan ia tidak ingin lagi mendengar nama Bakhsi Bano disebut. Jalal pun meninggalkan Jodha.

Kumpulan Foto Jodha Akbar (12)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (13)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (14)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (15)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (16)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (15)

Javeeda sedang memuji kecantikannya di depan cermin. Kemudian datanglah Tasneem ke kamar Javeeda. Tasneem menjelaskan bahwa kehadirannya kesini atas perintah Adham Khan. Lalu Tasneem pun memuji kecantikan Javeeda beserta kulit putih yang dimiliki Javeeda. Mendengar hal ini Javeeda pun semakin senang. Tiba-tiba datanglah Adham Khan sambil membawa seuntai kalung untuk Tasneem. Tasneem pun bahagia mendapat kalung tersebut. Adham Khan berpesan bahwa Tasneem dapat datang kesini kapan pun ia mau. Melihat suaminya yang memberikan kalung untuk Tasneem membuat Javeeda bahagia atas kebaikan suaminya ini. Ia pun terus memuji kebaikan Adham Khan.

Sebentar lagi adalah hari ulang tahun Jalal, Ratu Hamida berniat agar Jalal sejenak melupakan kesedihannya. Ia pun mengumpulkan semua ratu untuk membantunya mempersiapkan perayaan ulang tahun Jalal dengan meriah. Menurut Ratu Hamida perayaan ulang tahun Jalal akan sama meriahnya dengan tahun-tahun yang lalu, yang membedakannya hanyalah kehadiran Bakshi Bano karena tahun ini Bakshi Bano dipastikan tidak akan hadir dalam acara ini. Tapi Gulbadan memiliki pendapat yang berbeda, ia berharap agar Bakshi Bano tetap diperbolehkan datang ke acara ulang tahun Jalal. Tapi Maham Anga berpendapat bahwa Bakshi sebaiknya tidak datang karena hal ini akan membuat Jalal marah.

Javeeda menemui Maham Anga di kamarnya. Ia menceritakan kebahagiaannya karena hari ini ia melihat kebaikan suaminya yang memberikan seorang gadis pelayan seuntai kalung yang mahal. Javeeda yakin bahwa suaminya begitu ingin memiliki seorang anak perempuan, apalagi gadis pelayan tadi begitu cantik. Mendengar pengakuan menantunya ini membuat Maham Anga mencurigai niat Adham Khan.

Sharifuddin saat ini sedang berada di dalam persembunyiannya. Dendamnya kepada Jalal masih terus membara. Menurut Sharifuddin, Jalal pernah menjanjikan Amer dan Jodha kepadanya. Namun kenyataannya Jalal malah menikahi Jodha dan ia sendiri mendapatkan adik Jalal yang berstatus janda. Oleh karena itulah ia berniat memisahkan Jodha dan Jalal. Tapi sekarang rencananya sudah gagal. Bukan hanya gagal mendapatkan Jodha namun juga kehilangan posisinya sebagai komandan pasukan Mughal. Ia pun berjanji akan kembali ke Agra setelah keadaan sudah tenang.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

Kumpulan Foto Jodha Akbar (17)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (18)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (19)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (20)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (21)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (22)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (23)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (24)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (25)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (26)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (27)

Kumpulan Foto Jodha Akbar (28)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*