Jodha Akbar Episode 108, Foto Pemeran Jodha Akbar

Jodha Akbar Episode 108, Foto Pemeran Jodha Akbar, Sinopsis Jodha Akbar ANTV, Foto Pemeran Jodha, Kisah Jodha Akbar ANTV

Resham melakukan semua yang diperintahkan Maham Anga padanya. Ia menyebarkan gosip bahwa anak yang dikandung Jodha saat ini bukanlah anak Jalal. Orang pertama yang mendengar gosip ini adalah Hosyiar. Hosyiar pun langsung menyebarkan gosip ini ke seluruh penghuni Harem termasuk semua istri Jalal dan semua pelayan yang ada disana. Semua orang pun kaget mendengar gosip ini. Mereka hampir tidak percaya dengan yang mereka dengar.

Datanglah Mothi Bai, tiba-tiba semua orang yang sedang bergosip diam seribu bahasa. Mereka hanya menatap Mothi. Menyadari dirinya sedang diperhatikan, Mothi Bai pun menanyakan ada apakah gerangan sehingga mereka menatap dirinya seperti itu. Semua orang hanya bungkam. Lalu datanglah Resham yang mencoba memperkeruh suasana, sehingga ada seorang istri Jalal yang menanyakan siapa sebenarnya ayah dari anak yang dikandung Jodha. Mothi Bai terkejut setengah mati mendengar pertanyaan ini. Lalu wanita tersebut melanjutkan kata-katanya dengan mengatakan bahwa jika Jalal belum pernah menyentuh Jalal maka bagaimana Jodha bisa hamil. Mothi Bai pun semakin terpojok dengan para wanita yang memintanya untuk mengungkapkan dengan siapa Jodha berselingkuh.

Tak tahan mendengar fitnahan ini, sambil menangis Jodha pun meninggalkan kerumunan orang tersebut dan langsung menuju kamar Jodha. Melihat Mothi Bai yang bersedih, Jodha pun menanyakan hal apa yang membuat Mothi menjadi sedih. Mothi Bai tidak mau mengaku, ia hanya mengatakan bahwa dirinya sedang terengah-engah mengambil obat untuk Jodha. Mendengar hal ini, tiba-tiba Maham Anga masuk dan menceritakan alasan Mothi Bai bersedih. Maham Anga langsung mengatakan bahwa Mothi Bai tidak mau menceritakan rumor yang saat ini sedang beredar luas di istana yaitu mengenai anak yang saat ini berada di dalam rahim Jodha bukanlah anak Jalal. Jodha terkejut mendengar hal ini. Lalu Maham Anga berpura-pura prihatin atas rumor yang saat ini sedang terjadi. Ia sangat sedih atas penghinaan yang telah diterima Jalal ini. Ia berjanji jika ia akan menemukan pelaku yang sebenarnya dan menghukumnya. Jodha mengelak tuduhan yang dilayangkan Maham Anga ini. Namun Maham Anga tetap bersikeras bahwa ia akan menemukan pelakunya. Ia pun meninggalkan Jodha yang hanya bisa diam terpaku.

Setelah Maham Anga keluar, Mothi Bai langsung menemui Jodha yang hanya terdiam sambil melamun. Mothi Bai mengatakan bahwa dirinya yakin jika Maham Anga lah yang menyebarkan gosip murahan ini. Jodha masih tak habis pikir bagaimana bisa berita ini bisa tersebar luar. Padahal pembicaraan ini hanya terjadi antara dirinya dan Jalal. Jodha bertanya-tanya apakah Jalal yang menyebarkan hal ini. Tapi Mothi tetap pada keyakinannya, bahwa kehadiran Maham Anga tadi pastilah ingin mencari tahu sesuatu yang dapat digunakan untuk melawan Jodha.

Jodha menemui Jalal yang saat ini sedang berdiri di depan sebuah timbangan besar. Jodha menyatakan kekecewaannya karena suaminya sendiri mempertanyakan kesetiaannya, harga dirinya, dan kehormatannya. Jika suaminya sendiri tidak mempercayainya lantas apa yang harus ia lakukan. Jodha pun meminta keadilan dari Jalal, bukan keadilan dari seorang raja, namun keadilan dari seorang suami. Jodha mengatakan bahwa dirinya bukanlah wanita biasa. Selain putri seorang Rajput, Jodha juga memahami posisinya sebagai seorang ratu dari kerajaan besar. Jalal meminta jawaban dari Jalal, namun Jalal hanya diam mendengarkan Jodha. Tiba-tiba Jodha melepaskan cincin kawin mereka. Jodha yang kecewa mengatakan bahwa jika pernikahan dinodai oleh suatu fitnah yang keji lantas apa arti dari simbol cincin ini. Jodha pun meletakkan cincin tersebut di hadapan Jalal dan meninggalkannya. Jodha juga mendesak Jalal agar segera mengambil keputusan.

Saat menghadiri sidang istimewa, pikiran Jalal tak karuan. Saat Afghah Khan memberi kabar bahwa pasukan Mughal telah berhasil mengalahkan Abdul Mali. Tapi sayangnya Jalal hanya diam dan tidak memberikan reaksi. Ia memerintahkan Afghah Khan untuk menunda jalannya sidang dan semua orang pun bubar hingga tinggallah Jalal sendiri. Kemudian Jalal memerintahkan prajuritnya untuk memanggil Ratu Salima.

Ratu Salima saat ini tengah mengalami mual dan muntah. Setelah diperiksa tabib, dirinya hanya beristirahat di kamar. Lalu datanglah seorang pelayan yang mengabarkan bahwa Jalal memanggilnya.

Gulbadan menemui Ratu Hamida dan menceritakan gosip yang sedang beredar luas di Harem. Ia menceritakan bahwa anak yang dikandung Jodha saat ini bukanlah anak Jalal. Betapa terkejutnya Ratu Hamida dan Jiji Anga mendengar kabar ini.

Ratu Salima menemui Jalal untuk memenuhi panggilannya. Melihat Jalal yang diliputi rasa kuatir, membuat Ratu Salima langsung bertanya kepada Jalal. Kemudian Jalal mengatakan maksudnya memanggil Ratu Salima kesini yaitu untuk meminta pendapat mengenai masalah yang saat ini sedang ia alami. Jalal pun menceritakan kejadian antara dirinya dan Jodha dari awal hingga akhirnya masalah ini terjadi. Jalal bingung tidak tahu apa yang harus ia lakukan sekarang. Ratu Salima mencoba memberi masukan kepada Jalal bahwa bisa saja pemeriksaan tabib salah, sama halnya dengan pemeriksaan ibunda Rahim saat mengandung Rahim. Sebelum Ratu Salima pergi, dengan tegas ia mengatakan bahwa ia percaya Jalal, namun ia juga percaya pada Jodha bahwa ia tidak akan mungkin selingkuh. Walau hubungan antara Jodha dan Jalal tidak baik, namun Ratu Salima tetap yakin akan kesetiaan Jodha terhadap Jalal. Jalal semakin bingung bagaimana dirinya dan Jodha sama-sama benar. Lalu Jalal pun mengajak Ratu Salima ke suatu tempat.

Ratu Hamida dan Jiji Anga masih tidak percaya dengan kabar yang mereka dengar dari Gulbadan. Tiba-tiba datanglah Maham Anga yang ingin memperkeruh suasana. Maham Anga berusaha meyakinkan mereka dengan mengatakan bahwa ia mendengar rumor ini dari seorang pelayan dan Maham Anga telah melakukan tindakan dengan memotong lidah si pelayan karena telah menyebarkan gosip ini. Tapi Gulbadan masih tidak habis pikir kenapa gosip ini masih bisa beredar. Kemudian Ratu Hamida meminta penjelasan lebih lanjut dari Maham Anga dengan meminta Jiji Anga dan Gulbadan meninggalkan mereka berdua. Lalu Maham Anga pun mengeluarkan jurus jitunya dengan meyakinkan Ratu Hamida dengan mengatakan bahwa ia sendiri yang tidak sengaja mendengar pembicaraan antara Jodha dan Jalal, dan dirinya yakin jika Jalal tidak mungkin berbohong.

Terpengaruh omongan Maham Anga, Ratu Hamida beserta Maham Anga, Jiji Anga dan Gulbadan menemui Jodha di kamarnya. Jodha yang tengah berdoa terkejut melihat mertuanya datang dengan wajah penuh amarah.Tanpa basa-basi, Ratu Hamida langsung menyatakan kekecewaannya kepada Jodha dan menanyakan siapa ayah dari bayi yang dikandungnya. Jodha pun terkejut mendengar hal ini.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

Foto Pemeran Jodha Akbar (1)

Foto Pemeran Jodha Akbar (2)

Foto Pemeran Jodha Akbar (3)

Foto Pemeran Jodha Akbar (4)

Foto Pemeran Jodha Akbar (5)

Foto Pemeran Jodha Akbar (6)

Foto Pemeran Jodha Akbar (7)

Foto Pemeran Jodha Akbar (8)

Foto Pemeran Jodha Akbar (9)

Foto Pemeran Jodha Akbar (10)

Foto Pemeran Jodha Akbar (11)

Foto Pemeran Jodha Akbar (12)

Foto Pemeran Jodha Akbar (13)

Foto Pemeran Jodha Akbar (14)

Foto Pemeran Jodha Akbar (15)

Foto Pemeran Jodha Akbar (16)

Foto Pemeran Jodha Akbar (17)

Foto Pemeran Jodha Akbar (18)

Foto Pemeran Jodha Akbar (19)

Foto Pemeran Jodha Akbar (20)

Foto Pemeran Jodha Akbar (21)

Foto Pemeran Jodha Akbar (22)

Foto Pemeran Jodha Akbar (23)

Foto Pemeran Jodha Akbar (24)

Foto Pemeran Jodha Akbar (25)

Foto Pemeran Jodha Akbar (26)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*