Jodha Akbar Episode 106, Kisah Jodha Akbar Terbaru

Jodha Akbar Episode 106, Kisah Jodha Akbar Terbaru, Foto Pemeran Jodha Akbar, Foto Pemain Jodha Akbar, Sinopsis Jodha Akbar ANTV

Jodha terus saja mempertanyakan kepada Dewa Krisna kenapa ia diberikan cobaan yang begitu besar. Jodha masih tidak dapat menerima kenyataan bahwa di dalam rahimnya terdapat calon anak dari orang yang paling dibencinya. Anak yang bukan timbul dari rasa cinta kasih tetapi dari sebuah pengkhianatan. Jodha selalu berdoa agar Dewa selalu melindunginya.

Selain Jodha, orang yang paling sedih dengan kehamilan Jodha ini adalah Ruqaiya. Bukannya menenangkan Ruqaiya, Hosyiar malah memanas-manasi Ruqaiya dengan mengatakan bahwa sebentar lagi Jodha akan menjadi Mariam Uz-Zamani. Ruqaiya yang kesal langsung melempar Hosyiar dengan alat Shisha nya. Ruqaiya mengancam Hosyiar jika sekali lagi Hosyiar mengungkit-ungkit masalah ini maka ia tidak segan-segan membunuh Hosyiar. Ruqaiya dengan tegas mengatakan bahwa walaupun dirinya tidak bisa menjadi Mariam Uz-Zamani, tetapi ia tidak akan melakukan tindakan yang merugikan orang lain termasuk Jodha. Karena bagi Ruqaiya dirinya tidak serendah itu.

Maham Anga datang untuk mengucapkan selamat kepada Jodha dengan mengatakan bahwa akhirnya Tuhan mengabulkan doa mereka karena sebentar lagi akan diberikan pewaris tahta Mughal. Ketika Jalal datang, Maham Anga pun memberikan ucapan selamat kepada Jalal. Namun Maham Anga tiba-tiba dihinggapi rasa aneh ketika melihat ekspresi Jalal. Bukannya bahagia, Jalal malah terlihat sedang memendam amarah. Untuk menutupi rasa penasarannya ini, Maham Anga meminta izin untuk mendoakan Jodha dan Jalal dengan menghadirkan seorang pemuka agama yang sengaja didatangkan untuk mendoakan keselamatan Jodha dan Jalal. Setelah selesai didoakan, Jalal langsung meninggalkan ruangan. Melihat tingkah Jalal ini, menambah rasa curiga Maham Anga. Ia yakin jika saat ini Jalal tengah menyembunyikan sesuatu dan ia yakin jika ia bisa memanfaatkan situasi ini.

Ruqaiya yang masih marah kemudian mendatangi Jalal dengan mengatakan bahwa mulai saat ini mereka tidak berteman lagi. Jalal mencoba untuk berbaikan pada Ruqaiya, tetapi Ruqaiya tetap pada pendiriannya dan meninggalkan Jalal. Namun langkah Ruqaiya terhenti dengan kehadiran Jodha. Jodha meminta Ruqaiya untuk tetap berada disini karena Jodha sengaja agar pembicaraan antara dirinya dan Jalal didengar oleh Ruqaiya. Tanpa membuang waktu lagi, Jodha menanyakan kepada Jalal kenapa ia melanggar janjinya. Kenapa Jalal mengkhianati dirinya. Jalal pun menceritakan kejadian di malam itu dimana nyawa Jodha sedang terancam dan hanya Jalal lah yang dapat menyelamatkan. Dan menurut Jalal yang terpenting saat ini adalah kehamilan Jodha.

Keesokan harinya Jodha berlatih perang dengan para tentaranya dengan penuh emosi sehingga banyak korban yang berjatuhan. Melihat hal ini Afghah Khan mencoba menghentikan Jalal. Ketika Jalal tersadar betapa terkejutnya ia melihat banyak tentara yang terluka oleh dirinya. Menurut Afghah Khan saat ini Jalal terlihat sangat lelah sehingga ia berinisiatif untuk memundurkan jadwal persidangan rakyat. Namun Jalal tidak sependapat dengan Afghah Khan, karena menurutnya seorang raja tidak boleh mencampur adukkan masalah pribadi dengan masalah Negara.

Pengadilan rakyat pun diadakan di hari itu juga. Terdapat  dua kasus pada hari itu. Keputusan Jalal pada kasus pertama membuat orang yang hadir tak menyangka jika Jalal bisa sekejam ini. Karena Jalal mengambil keputusan secara tergesa-gesa.

Kasus yang kedua adalah seorang suami yang melaporkan istrinya selingkuh dengan pria lain dan saat ini si istri tengah mengandung. Si suami yakin jika bayi yang ada di dalam rahim istrinya tersebut bukanlah anaknya. Si istri mengakui jika dirinya sengaja selingkuh karena ingin bercerai dari si suami karena alasan keduanya menikah bukan karena saling mencintai. Si istri juga mengaku bahwa dirinya mencintai ayah dari anak yang saat ini dikandungnya.

 Mendengar hal ini emosi di dalam diri Jalal semakin membuncah. Ia kembali teringat akan kejadian yang saat ini menimpa dirinya dan Jodha. Ia pun menghukum rajam si istri dan selingkuhannya setelah ia melahirkan anaknya. Mendengar hal ini semua orang yang hadir merasa terkejut dengan keputusan yang diambil Jalal ini.

Setelah mendengar jawaban dari Jalal membuat Jodha semakin jijik dengan anak yang dikandungnya. Ia semakin tidak terima anak yang dikandungnya ini. Mothi Bai meminta Jodha untuk tidak memikirkan hal ini demi kesehatan anak Jodha di dalam kandungannya.

Kemudian datanglah Ratu Hamida yang menjemput Jodha untuk menemui penghulu senior yang telah datang ke Agra untuk mendoakan Jodha dan Jalal. Di lain tempat Jalal dijemput oleh Maham Anga untuk menemui penghulu. Jodha dan Jalal tidak bisa menolak dan mengikuti langkah kedua orang tua yang mereka sayangi ini. Saat kedua rombongan bertemu, Jodha dan Jalal masih menunjukkan wajah saling membenci.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

Kisah Jodha Akbar Terbaru (1)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (2)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (3)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (4)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (5)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (6)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (7)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (8)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (9)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (10)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (11)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (12)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (13)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (14)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (15)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (16)

Kisah Jodha Akbar Terbaru (17)

 

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*