Jodha Akbar Episode 96, Sinopsis Jodha Akbar Terbaru

Jodha Akbar Episode 96, Sinopsis Jodha Akbar Terbaru, Foto Pemain Jodha Akbar, Cerita Jodha Akbar, Kisah Jodha Akbar

Maham Anga menemui Jodha. Maham Anga mengatakan bahwa dirinya tidak habis pikir bagaimana bisa Jodha menuduh Sharifuddin dan menghadirkan istrinya Bakshi Bano sebagai saksinya. Maham Anga memperingatkan Jodha bahwa ia telah melakukan hal yang bodoh. Karena wanita Mughal selalu membela dan mencintai suaminya apapun yang terjadi. Maham Anga juga menyindir Jodha dengan mengatakan bahwa Jodha tidak akan bisa memahami tradisi mereka ini karena Jodha bukanlah bangsa Mughal.

Maham Anga lalu mengungkit salah satu kesalahan terbesar Jodha, yaitu mencoba mempengaruhi Jalal dengan mengatakan kesalahan Maham Anga sewaktu calon anak Jalal diracuni. Dan kemudian kesalahan Jodha yang berikutnya adalah menuduh adik ipar Jalal, Sharifuddin sebagai pihak yang menjanjikan benteng Ratanpur kepada Raja Acal. Menurut Maham Anga, Jodha tidak pernah belajar dari kesalahan dan ia tidak mengerti akan pribahasa ‘jangan pernah berenang melawan arus’. Maham Anga memastikan bahwa pernikahan adik Jalal pasti akan dibatalkan dan bahkan karena tindakan Jodha kemarin, rumah tangga Jodha dan Jalal sedang berada di ujung tanduk. Maham Anga mengungkapkan kebahagiaannya karena awalnya ia menolak datang ke Amer, namun dapat melihat Jodha kalah di kampung halamannya sendiri membuat Maham Anga merasa perjalanannya ini menjadi tidak sia-sia. Maham Anga meninggalkan Jodha sambil tertawa puas.

Jalal telah memantapkan hati bahwa ia akan pulang ke Agra. Namun Ratu Hamida meminta Jalal untuk memikirkan ini kembali, terutama mengenai Jodha karena bagaimanapun Jodha adalah istri Jalal. Agar Jalal tidak bimbang, Maham Anga berusaha agar Jalal tidak menarik keputusannya. Maham Anga mengatakan pada Ratu Hamida bahwa saat ini Jodha tidak sepaham dengan Jalal karena telah terang-terangan menentang Jalal dan mendukung Raja Acal. Selain itu Jodha telah menuduh adik iparnya sendiri dan menggunakan Bakshi Bano untuk menentang suaminya sendiri. Kemudian Jodha telah menekan Jalal untuk memberikan benteng Ratanpur kepada pihak musuh. Menurut Maham Anga Jodha tidak sepantasnya melakukan hal itu mengingat banyak kebaikan yang telah diberikan bangsa Mughal kepada keluarga Jodha.

Di saat pembicaraan sedang berlangsung, Jodha pun datang. Ia mengatakan bahwa kedatangannya kesini untuk meminta maaf karena semua kesalahan yang telah ia lakukan. Mendengar hal ini Maham Anga langsung memarahi Jodha dan mengatakan bahwa Jodha telah melakukan kesalahan yang fatal karena telah melawan keputusan suaminya sendiri. Jodha pun tiba-tiba memeluk Maham Anga.Namun Maham Anga berusaha melepaskan pelukan Jodha. Lalu Jodha mengatakan bahwa kedatangan Maham Anga ke kamarnya kemarin telah menyadarkan dirinya bahwa ia telah melakukan kesalahan. Menurut Jodha sekarang dirinya bukanlah lagi bagian dari Amer, namun telah menjadi bagian dari Mughal dan sudah selayaknya jika Jodha mentaati dan percaya pada semua keputusan yang telah diambil suaminya serta mendukung semua anggota keluarga barunya. Jodha pun mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung Jalal jika Jalal tidak menolak benteng Ratanpur kepada Raja Acal. Sambil menelungkupkan tangan, Jodha meminta maaf kepada Maham Anga. Selain kepada Maham Anga, Jodha pun meminta maaf kepada Sharifuddin karena telah menuduh dirinya. Kemudian Jodha juga meminta maaf kepada Jalal karena telah menyakiti hati Bakshi Bano yang menyuruhnya bersaksi atas kesalahan suaminya. Jodha pun meminta maaf kepada semua keluarganya. Secara terang-terangan Jodha mengatakan bahwa memang benar jika dirinya tidak ingin pernikahan adiknya batal, namun ia juga tidak bisa menerima jika orang lain menghina suami, ibu angkat suaminya, dan saudara iparnya. Dengan tegas Jodha mengatakan bahwa ia akan menerima dan mendukung semua keputusan yang diambil Jalal. Dengan berbesar hati Jodha mengatakan pada Jalal bahwa apapun yang terjadi, ia tak ingin jika Jalal memberikan benteng Ratanpur kepada Raja Acal walau hal ini menyebabkan kegagalan pernikahan adiknya. Dan dirinya yakin jika suatu hari nanti Jalal akan menemukan calon suami yang terbaik untuk Sukanya.

Sebelum pergi meninggalkan Amer, Jalal memerintahkan Afghah Khan untuk bertemu dengan Raja Bharmal dan Raja Acal. Setelah Raja Bharmal dan Raja Achal berkumpul, Jalal mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menjanjikan apa-apa kepada Raja Achal sebagai hadiah pernikahan. Namun dirinya telah berjanji kepada Raja Bharmal bahwa dirinya akan ikut ambil bagian dalam pernikahan Sukanya. Dan sebagai menantunya ia akan menepati janjinya dan memastikan bahwa pernikahan Sukanya dan Pangeran Dhwajendra pasti akan berlangsung. Lalu Jalal mengatakan hal mengejutkan semua orang bahwa ia akan memberikan benteng Ratanpur kepada Raja Acal sebagai hadiah pernikahan Sukanya. Ia pun memberikan gulungan surat yang menyatakan bahwa benteng Ratanpur sekarang adalah milik Raja Acal. Setelah menerima tanda resmi dari Jalal, Raja Acal menyetujui jika anaknya dinikahkan dengan Sukanya. Jalal pun memerintahkan agar pernikahan Sukanya dan Pangeran Dhwajendra dilakukan secepatnya. Betapa marahnya Maham Anga, Adham Khan dan terutama Sharifuddin.

Maham Anga menemui Jodha dan menanyakan apa yang telah Jodha lakukan hingga Jalal berubah pikiran. Maham Anga mengingatkan bahwa tindakan yang dilakukan Jodha ini telah sangat merugikan bangsa Mughal karena telah membuat Jalal menjadi raja yang lemah karena telah bertekuk lutut pada kerajaan kecil. Namun Jodha berbeda pendapat dengan Maham Anga. Ia mengtakan bahwa dengan memberikan benteng Ratanpur, maka suaminya dapat dengan bangga menongakkan kepalanya karena telah berhasil mencarikan suami untuk Sukanya. Lalu Jodha mengatakan bahwa ia tidak menentang suaminya bahkan suaminya lah yang telah mendukungnya. Dan yang terpenting adalah semua hal yang ia inginkan ini bisa terjadi karena Maham Anga. Ia mempelajari semua ini dari Maham Anga. Menurut Jodha, dirinya telah meminta maaf kepada Jalal, dan sebagai jawaban dari permintaan maafnya maka Jalal memberikan benteng Ratanpur kepada Raja Acal. Maham Anga pun semakin geram akan tingkah Jodha ini.

Sewaktu Jalal sedang berdiskusi bersama Afghah Khan dan pasukannya, Jodha datang menemuinya. Jalal yang mulai memahami isi pikiran Jodha lalu menebak maksud kedatangan Jodha menemuinya adalah untuk menanyakan alasan kenapa Jalal memberikan Ratanpur kepada Raja Acal. Jodha pun membenarkan tebakan Jalal. Lalu Jalal menjawab bahwa hal ini dilakukannya sebagai penghargaan kepada Jodha karena telah menghormati keluarganya. Menurut Jalal semua raja berperang hanya untuk alasan harga diri dan selain itu, banyak kesepakatan dan penghargaan yang terjadi diantara para raja karena penghargaan. Jalal melanjutkan bahwa jika Jodha menghormatinya dan keluarganya maka Jalal pun akan melakukan hal yang serupa. Untuk menjaga harga diri keluarga Jodha, maka Jalal bersedia memberikan benteng Ratanpur sebagai syarat pernikahan Sukanya.

Namun Jodha tidak mempercayai Jalal begitu saja, karena menurutnya setiap tindakan yang Jalal ambil pasti selalu ada maksud dibaliknya. Jalal pun mengakui kecerdasan istrinya. Ia meminta Jodha untuk tidak mempertanyakan apa-apa mengenai hal ini. Karena sesungguhnya Jodha belum bisa mengerti apa yang ada di dalam pikirannya. Ia meminta Jodha untuk pergi dan bersiap-siap untuk pernikahan Sukanya.

Sharifuddin sangat kesal karena semua rencananya tidak ada yang berjalan lancar. Dia tidak bisa mengerti bagaimana Jalal bisa memberikan benteng kesayangannya itu. Lalu bukannya batal, pernikahan Sukanya dan Pangeran Dhwajendra akan tetap terjadi dan bahkan kehidupan rumah tangga Jodha dan Jalal masih baik-baik saja. Ia sangat ingin tahu bagaimana Jodha bisa mempengaruhi Jala hingga benteng Ratanpur akhirnya diberikan kepada Raja Acal. Adham Khan berusaha menenangkan Sharifuddin. Dan akhirnya Adham Khan menyadari jika Jodha tidak bisa diremehkan begitu saja.

Nenek Jodha akhirnya menceritakan kepada Ratu Mainavati mengenai hal yang telah dilakukan oleh Jodha demi mencari kebenaran. Nenek Jodha mengagumi keberanian Jodha dan berpendapat bahwa Jodha tidak bisa diremehkan begitu saja karena cara berpikirnya yang seperti seorang ratu sehingga ia sangat pantas menjadi Ratu kerajaan Mughal. Ratu Mainavati pun sependapat dengan nenek Jodha. Ia mengatakan bahwa ia sangat bahagia karena pernikahan Sukanya tidak jadi dibatalkan dan ini semua berkat kecerdasan Jodha.

Raja Acal sangat lega karena Jalal telah bersedia memberikan benteng Ratanpur kepada mereka. Menurutnya Kerajaan mereka akan aman dari serangan siapapun, baik dari bangsa Mughal maupun dari bangsa Rajput. Berita mengenai hal ini telah sampai ke telinga Pratap. Menurut Pratap, Raja Acal yang pengecut sangat bodoh telah menerima benteng Ratanpur. Sebagai musuhnya, Pratap mengagumi kecerdasan Jalal. Pratap pun yakin jika Jalal pasti memiliki rencana dibalik ini semua. Dan tak ada seorang pun yang mengehui apa yang sedang dipikirkan Jalal sekarang.

Jalal memanggil Afghah Khan dan memerintahkan agar ia mengirimkan 5000 prajurit ke benteng Ratanpur. Jalal menceritakan niatnya untuk menyerang kembali benteng Ratanpur sewaktu pernikahan Sukanya. Dengan begitu ia telah menjalankan janjinya untuk memberikan benteng Ratanpur sebagai hadiah pernikahan, namun dirinya juga tidak bersalah karena telah merebut kembali benteng tersebut.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (1)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (2)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (3)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (4)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (5)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (6)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (7)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (8)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (9)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (10)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (11)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (12)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (13)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (14)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (15)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (16)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (17)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (18)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (19)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (20)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (21)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (22)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (23)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (24)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (25)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (26)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (27)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (28)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (29)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (30)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (31)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (32)

Sinopsis Jodha Akbar Terbaru (33)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*