Jodha Akbar Episode 75, Kisah Jodha Akbar ANTV

Jodha Akbar Episode 75, Kisah Jodha Akbar ANTV, Kisah cinta Jodha Akbar, Foto Pemain Jodha Akbar, Pemeran Jodha Akbar

Mendengar wajah ibunya telah dilempar oleh Jodha dengan sari warna membuat Adham Khan sangat marah. Ia berencana akan memaksa Jalal untuk memberikan hukuman yang berat pada Jodha. Ia pun ingin mengingatkan kepada siapa saja bahwa tidak ada seorang pun yang bole mengejek agama yang mereka anut. Adham Khan berpendapat bahwa ini semua salah Jalal karena telah memberi hati pada Jodha sehingga akhirnya Jodha menjadi besar kepala. Disaat Javeeda yang lugu berniat membela Jodha, Adham Khan mengarahkan pisaunya ke leher Javeeda dan berniat memotong lidah Javeeda. Untunglah hal ini segera dihentikan oleh Maham Anga. Maham Anga meminta Adham Khan untuk mengendalikan diri dan menceritakan bahwa Jalal telah menghukum Jodha dengan mengembalikannya ke Amer. Sehingga mereka dapat kembali hidup tenang dan dapat kembali mengatur semua yang ada di Agra. Lalu Resham datang dan membawa kabar gembira untuk Maham Anga. Ketika Adham menanyakan apa yang membuat ibunya tertawa. Maham Anga tidak mau menceritakannya kepada Adham Khan, ia hanya meminta Adham Khan untuk bersikap hormat pada Jodha.

Ibunda Jalal merasakan ada sesuatu yang ganjil dengan kedatangan ibunda Jodha ke Agra. Terlebih lagi Jalal lah yang meminta Ratu Mainavati datang ke Agra sedangkan Jalal tahu bahwa Raja Bharmal tengah menghadapi pemberontakan di Amer. Ratu Hamida pun yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan ia akan segera mengetahuinya di rapat dewan.

Rapat dewan diadakan Jalal karena ada satu hal penting yang ingin ia sampaikan kepada semua orang. Setelah menimbang kejadian beberapa hari lalu serta setelah dirinya meminta pendapat dari Jodha, maka ia mengumumkan bahwa sudah saatnya Jodha kembali ke Amer. Mendengar hal ini semua orang terkejut, terutama Ratu Hamida dan Ratu Mainavati. Sebagai seorang ibu, Ratu Mainavati tidak terima jika putrinya dipulangkan begitu saja. Ia mencoba untuk berbicara kepada Jalal sebagai seorang menantu. Ia mengatakan bahwa banyak sudah tradisi yang ia langgar, diantaranya pergi ke rumah putrinya setelah putrinya menikah kemudian makan di rumah putrinya. Bahkan tradisi mereka juga melarang jika seorang putri yang telah menikah kembali ke rumah orang tua tanpa didampingi suami. Lalu Jalal memotong omongan Ratu Mainavati, ia mengatakan bahwa ini bukan keputusannya namun Jodha sendirilah yang memutuskan ingin pulang ke Amer. Sontak saja hal ini membuat Ratu Mainavati menjadi sangat terkejut. Ia pun langsung menoleh ke arah Jodha dan menanyakan apakah benar yang dikatakan Jalal. Lalu Ratu Mainavati pun mengingatkan Jodha bahwa sudah banyak yang mereka korbankan karena pernikahan ini mulai dari bangsa Rajput yang membenci mereka, ayah Jodha yang selalu dipermalukan, bahkan penderitaan Sukanya. Ratu Mainavati juga mengingatkan bahwa ia memang ibunya namun bagaimanapun ia masih memiliki putri lain selain Jodha yang mana nasib mereka juga dipertaruhkan sejak pernikahan Jodha. Ibunda Jodha tidak menginginkan kepulangan Jodha ke Amer, ia mengatakan bahwa semua rumah tangga pasti ada masalah dan Jodha harus bisa memahami suaminya dan mengatasi masalah rumah tangganya sendiri tanpa perlu pulang ke Amer. Ratu Mainavati mengingatkan Jodha bahwa semua orang di Amer sangat mencintai Jodha tapi jika Jodha pulang sebagai istri yang dibuang oleh suaminya maka tidak ada orang yang menantikan kepulangan Jodha. Ratu Mainavati memohon kepada Jalal agar tidak memulangkan Jodha ke Amer. Demi harga diri sang ibu, Jodha tidak mau ibunya memohon kepada orang lain. Jodha pun bersedia memenuhi permintaan sang ibu. Ia tidak akan kembali ke Amer dan tetap akan berada di Agra. Jodha berjanji bahwa setelah kejadian ini ia akan semakin menyayangi ibunya karena baginya ibunya adalah ibu terbaik di dunia. Ratu Mainavati lega mendengar ucapan Jodha ini. Jodha senang karena dapat menyenangkan ibunya walau ia sendiri harus menanggung derita.

Mothi Bai yang sangat tahu penderitaan Jodha berusaha untuk menenangkan Jodha, namun Jodha menolak. Baginya dirinya tidak memiliki tujuan hidup lagi, karena di Agra Jalal sangat membencinya dan ibu kandungnya sendiri tidak mau menerimanya kembali ke Agra. Ia merasa tidak ada tempat lagi bagi dirinya untuk berlindung. Jodha sadar bahwa ini adalah takdirnya dan ia harus menerimanya. Di saat ini Jodha sangat ingin sendiri, ia pun memerintahkan Mothi untuk pergi. Disaat kesendiriannya ini, tiba-tiba terdapat pertentangan batin di dalam dirinya. Di salah satu sisi ia menginginkan kembali ke Amer untuk merawat orang tua di sisa hidup mereka, namun disisi lain ia ingat bahwa dirinya adalah Ratu dari Mughal yang harus memahami dan menerima suami apa adanya serta menerima semua tradisi yang ada di Agra. Karena ia tidak diterima dimanapun, baik di Agra maupun di Amer, maka Jodha akhirnya mengambil satu kesimpulan.

Ratu Mainavati mencurahkan isi hatinya kepada Ratu Hamida. Ia mengatakan bahwa ia sangat yakin bahwa pasti ada alasan yang membuat Jodha ingin kembali ke Amer. Namun dirinya tidak dapat membiarkan Jodha melakukan hal itu karena menurutnya setelah anak menikah maka orang tua tidak boleh ikut campur dan biarkan anak tersebut menyelesaikan permasalahan yang ada dengan pasangannya. Dan jika sampai Ratu Mainavati mengijinjkan Jodha kembali ke Amer maka ia yakin bahwa jarak antara Jodha dan Jalal akan semakin jauh. Ratu Hamida pun sependapat dengan Ratu Mainavati. Sebelum pergi Ratu Mainavati menitipkan Jodha kepada Ratu Hamida, dan ia merasa tenang meninggalkan Jodha di Agra selama Ratu Hamida berada di sisi Jodha.

Ketika Ratu Hamida ingin menemui Jodha di kamarnya, Mothi Bai memberikan kabar bahwa Jodha tidak berada di kamarnya dan ia telah mencari Jodha di seluruh istana namun ia tidak berhasil menemukan Jodha. Ratu Hamida yang khawatir keadaan Jodha langsung menyuruh seluruh pelayan untuk mencari Jodha. Ratu Hamida pun memberitahu Jalal akan kepergian Jodha. Jalal memerintahkan prajuritnya untuk mencari Jodha di dalam dan diluar istana. Jalal juga sangat kesal akan kepergian Jodha yang tak tahu kemana. Namun Ruqaiya malah tertawa, ia merasa kasihan kepada Jodha karena hidupnya sangat tragis. Di Agra ia tidak diterima oleh suaminya sendiri dan di Amer orang tuanya telah menolaknya. Jalal yang menganggap bahwa Jodha telah melanggar peraturan harus ditemukan secepatnya karena kalau tidak tindakannya ini akan mencoreng citra bangsa Mughal. Namun Ruqaiya memiliki keyakinan sendiri bahwa saat ini Jodha pasti berniat untuk mengakhiri hidupnya, karena menurutnya walaupun Jodha seorang ratu di Mughal namun bagaimanapun Jodha memiliki tradisi untuk bunuh diri. Tapi Jalal memiliki pendapat lain, walau Jodha tak ingin hidup bersamanya namun Jodha tidak boleh merusak reputasi Mughal dengan tindakan bunuh dirinya. Jalal berjanji akan menemukan Jodha.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

Kisah Jodha akbar ANTV (1)

Kisah Jodha akbar ANTV (2)

Kisah Jodha akbar ANTV (3)

Kisah Jodha akbar ANTV (4)

Kisah Jodha akbar ANTV (5)

Kisah Jodha akbar ANTV (6)

Kisah Jodha akbar ANTV (7)

Kisah Jodha akbar ANTV (8)

Kisah Jodha akbar ANTV (9)

Kisah Jodha akbar ANTV (10)

Kisah Jodha akbar ANTV (11)

Kisah Jodha akbar ANTV (12)

Kisah Jodha akbar ANTV (13)

Kisah Jodha akbar ANTV (14)

Kisah Jodha akbar ANTV (15)

Kisah Jodha akbar ANTV (16)

Kisah Jodha akbar ANTV (17)

Kisah Jodha akbar ANTV (18)

Kisah Jodha akbar ANTV (19)

Kisah Jodha akbar ANTV (20)

Kisah Jodha akbar ANTV (21)

Kisah Jodha akbar ANTV (22)

Kisah Jodha akbar ANTV (23)

Kisah Jodha akbar ANTV (24)

Kisah Jodha akbar ANTV (25)

Kisah Jodha akbar ANTV (26)

Kisah Jodha akbar ANTV (27)

Kisah Jodha akbar ANTV (28)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*