Jodha Akbar Episode 64, Maham Anga Jodha Akbar

Jodha Akbar Episode 64, Maham Anga Jodha Akbar, Foto Pemain Jodha Akbar, Pemeran Jodha Akbar, Kisah romantis Jodha Akbar

Perlahan-lahan Jalal pun menyentuh Salima sebagai seorang istri. Salima yang masih mencintai mendiang suaminya Bairam Khan tidak dapat menolak keinginan Jalal. Sampai Jalal memberikan Salima sebuah safron yang berisi racun. Salima bersedia untuk meminumnya, namun langsung dihentikan Jalal. Jalal pun mengatakan bahwa bukan Ratu Salima pelakunya. Ia pun meminta maaf kepada Ratu Salima atas perlakuannya. Jalal sangat menghormati Salima dan akan selalu menghormati Salima. Jalal pun menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Salima.

Adham Khan yang bertemu dengan Maham Anga mengatakan bahwa ia telah mengetahui siapa pelakunya. Ia mengatakan bahwa ibunya sendirilah pelaku pembunuhan calon bayi Jalal. Karena menurutnya hanya Maham Anga yang berani melakukan hal ini dan Maham Anga lebih menyayangi Jalal dibanding dirinya. Ia meminta ibunya untuk mengaku agar jalannya menjadi raja semakin mudah. Maham Anga pun menangis atas tuduhan yang dilontarkan Adham Khan terhadap dirinya. Maham Anga mengatakan bahwa Adham Khan tidak memiliki barang bukti untuk menuduhnya. Ia pun mengingatkan bahwa semua yang ia lakukan adalah untuk kebahagiaan Adham Khan kelak.

Disaat Maham Anga sendiri, ia bergumam bahwa ia sangat mencintai Adham Khan lebih dari Jalal. Untuk mewujudkan mimpi anaknya, ia diam-diam memesan cawan dan diisinya racun datura. Kemudian untuk memperlancar rencananya, ia masuk kedalam ruang penyimpanan hadiah untuk Ruqaiya. Dengan berpura-pura memeriksa hadiah, Maham Anga memasukkan racun datura ke safron milik Jodha. Kemudian ia dikejutkan oleh kedatangan Ratu Salima yang mencari Rahim. Cawan yang berisi racun datura pun terjatuh dari tangannya. Ketika Ratu Salima telah pergi, Maham Anga tidak menemukan cawannya dan sampai hari ini ia tidak menemukan cawan tersebut.

Jodha masih belum tenang sebelum mengetahui alasan kenapa Jalal membebaskannya. Ia ingin mengetahui siapa yang dicurigai Jalal sebagai pelaku pembunuhan terhadap calon anak Jalal. Jodha pun memutuskan untuk menemui Ruqaiya dan berbicara padanya. Jodha mengucapkan terima kasih karena Ruqaiya telah menyelamatkan dirinya. Oleh karena itu ia ingin mengetahui apa alasan Ruqaiya menyelamatkannya dan ia bertanya apakah Ruqaiya telah mengetahui pelaku sebenarnya. Dengan dingin Ruqaiya mengatakan bahwa Jodha tidak boleh ikut campur atas masalah ini. Namun Jodha bersikeras bahwa ia harus mengetahui siapa orang yang telah membuat ia dan kakaknya menderita. Tapi Ruqaiya tetap tidak mau menjawab pertanyaan Jodha dan menyuruh Jodha pergi sekarang juga. Rasa penasaran ini membuat Jodha ingin mencari tahu sendiri siapa dalang dibalik ini semua.

Maham Anga mendatangi Jalal untuk menanyakan alasannya membebaskan Jodha walaupun bukti yang ada sudah kuat untuk membuktikan kalau Jodha dan saudaranya bersalah. Namun Jalal mengatakan bahwa Jodha tidak bersalah karena ia telah menemukan barang bukti. Maham Anga pun gugup mendengarnya. Ia pun mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya telah diketahui Jalal. Lalu Jalal menunjukkannya sebuah cawan yang berisi racun. Maham Anga pun terkejut, namun untuk menutupi ketakutannya, Maham Anga mengambil cawan yang berisi racun itu dari tangan Jalal.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

Maham Anga Jodha Akbar (1)

Maham Anga Jodha Akbar (2)

Maham Anga Jodha Akbar (3)

Maham Anga Jodha Akbar (4)

Maham Anga Jodha Akbar (5)

Maham Anga Jodha Akbar (6)

Maham Anga Jodha Akbar (7)

Maham Anga Jodha Akbar (8)

Maham Anga Jodha Akbar (9)

Maham Anga Jodha Akbar (10)

Maham Anga Jodha Akbar (11)

Maham Anga Jodha Akbar (12)

Maham Anga Jodha Akbar (13)

Maham Anga Jodha Akbar (14)

Maham Anga Jodha Akbar (15)

Maham Anga Jodha Akbar (16)

Maham Anga Jodha Akbar (17)

Maham Anga Jodha Akbar (18)

Maham Anga Jodha Akbar (19)

Maham Anga Jodha Akbar (20)

Maham Anga Jodha Akbar (21)

Maham Anga Jodha Akbar (22)

Maham Anga Jodha Akbar (23)

Maham Anga Jodha Akbar (24)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*