Jodha dan Jalal, Jodha Akbar Episode 42

Jodha dan Jalal, Sinopsis Jodha Akbar, Kisah Jodha Akbar, Foto Pemain Jodha Akbar, Jodha Akbar Episode 42

Orang tua beserta sanak keluarga Jodha tiba di Agra. Mereka disambut hangat oleh Jalal dan keluarga. Ratu Hamida sangat senang dengan kedatangan besannya untuk yang pertama kali. Ia pun menyuruh Maham Anga untuk membawa ibunda Jodha menemui Jodha di kamar. Namun Jalal langsung mencegahnya. Jalal berkata bahwa ia sendirilah yang akan membawa Ratu Mainavati menemui anaknya tersebut. Maham Anga mulai menaruh curiga.

Akhirnya Ratu Mainavati bertemu dengan anaknya, Jodha. Jodha begitu bahagia melihat kedatangan sang ibunda. Jalal pun beberapa kali menggoda Jodha hingga Jodha takut jika ibunya mengetahui keadaan yang sebenarnya. Lalu Jodha coba membalas Jalal dengan mengatakan bahwa Jalal seorang yang pelupa karena telah berulang kali ia mengingatkan agar membuka alas kakinya saat masuk ke tempat sembahnyang. Jalal pun sempat mati kutu, namun ia segera membalas perkataan Jodha dengan mengingatkan luka yang ada di tangan Jodha. Ratu Mainavati pun langsung khawatir melihat luka di tangan anaknya tersebut. Sebelum Jodha sempat menjawab, Jalal pamit keluar kamar dan membiarkan mereka berdua untuk melepas rindu.

Di sidang dewan, Raja Bharmal memberikan banyak sekali hadiah pernikahan pada Jalal. Semuanya diterima dengan baik oleh Jalal. Karena Raja Bharmal telah menjadi bagian dari keluarga mereka, maka Jalal pun memberikannya hewan ternak serta uang dalam jumlah yang sangat banyak. Raja Bharmal dan keluarga sangat kaget dengan pemberian Jalal ini. Jodha yang paling kaget diantara mereka, karena Jodha yakin bahwa Jalal memiliki maksud tersembunyi dengan semua pemberian ini. Benar saja, ternyata Jalal meminta Raja Bharmal untuk mengirim pasukan ketika Jalal akan pergi berperang. Raja Bharmal pun tak dapat menolak permintaan sekaligus perintah ini. Ia pun bersedia membantu Jalal mempersiapkan pasukan yang akan digunakan Jalal untuk berperang.

Jalal meminta Raja Bharmal dan keluarga untuk menikmati makanan di Agra. Namun hal itu ditolak halus oleh Raja Bharmal dengan mengatakan bahwa tradisi mereka melarang untuk makan di rumah menantu. Suasana yang tegang dicairkan oleh perkataan Baghwan Das yang mengatkan bahwa adiknya Jodha sangat pintar memasak. Untuk mengerjai Jodha, maka Jalal pun meminta Jodha untuk memasak masakan untuknya.

Ketika sedang masak, sempat terbesit di benak Jodha untuk membalas perbuatan Jalal. Namun Mothi Bai segera mencegahnya, ia mengatakan bahwa Jodha harus memasak masakan untuk raja sepenuh hati. Jodha pun memasak masakan yang terbaik untuk Jalal. Maham Anga yang tidak suka pada Jodha, mencoba memperkeruh suasana. Ia bersama Resham masuk ke dapur istana saat Jodha sedang memasak. Maham Anga mengatakan bahwa kehadirannya adalah untuk mencicip setiap masakan sebelum dihidangkan pada Jalal. Pertama Jodha yang mencicipinya, lalu Maham Anga. Maham Anga pun memuji masakan Jodha dan mengatakan bahwa Jalal akan senang sekali dengan masakan Jodha. Jodha pun tersanjung mendengar perkataan Maham Anga, lalu ia pun keluar dari dapur dan meminta pelayan untuk menyiapkan masakannya untuk disajikan ke Jalal. Maham Anga yang jahat sangat tahu bahwa makanan pedas adalah makanan yang paling dibenci Jalal. Ia pun menyuruh Resham untuk menaburkan bubuk cabai kedalam makanan Jalal. Resham pun menaburi masakan Jodha dengan bubuk cabai dalam jumlah yang sangat banyak.

Masakan yang telah siap pun disajikan dihadapan Jalal. Jodha yang berdiri disamping Jalal menyiapkan makanan untuk Jalal. Jalal pun mencicipi makanan Jodha. Maham Anga pun langsung gembira karena ia tahu bahwa Jalal akan sangat marah dengan makanan tersebut. Namun hal ini tidak sesuai keinginan Maham Anga. Jalal tidak menunjukkan wajah amarah dan tetap memakan masakan Jodha hingga habis. Setelah selesai makan, Jalal langsung menuju kamarnya diikuti oleh Maham Anga. Maham Anga yang pura-pura gelisah langsung menanyakan keadaan Jalal. Jalal tak menjawab ia hanya menyuruh Maham Anga memanggilkan Jodha. Semua keluarga sulit menebak apakah Jalal suka atau tidak dengan masakan Jodha. Namun Jodha meyakinkan bahwa makanannya baik-baik saja bahkan Maham Anga memuji masakannya.

Dengan tergesa-gesa Maham Anga pun memanggil Jodha. Keluarga Jodha pun kaget dan segera menyuruh Jodha untuk menemui suaminya tersebut. Sesampainya Jodha di kamar, ia sedang menemukan Jalal yang tengah kepedasan dan meminum air dalam jumlah yang sangat banyak. Jodha yang tidak mengetahui apa yang sedang terjadi menanyakan ada maksud apa Jalal memanggil dirinya. Jalal pun langsung murka, ia menuduh Jodha telah berusaha balas dendam padanya karena Jalal tidak bisa makan masakan pedas. Namun Jodha menolak semua tuduhan tersebut. Jalal pun semakin geram atas sikap Jodha ini, ia pun mengancam akan memberitahukan yang sebenarnya kepada orang tua Jodha.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

 

Jodha dan jalal (1)

Jodha dan jalal (2)

Jodha dan jalal (3)

Jodha dan jalal (4)

Jodha dan jalal (5)

Jodha dan jalal (6)

Jodha dan jalal (7)

Jodha dan jalal (8)

Jodha dan jalal (9)

Jodha dan jalal (10)

Jodha dan jalal (11)

Jodha dan jalal (12)

Jodha dan jalal (13)

Jodha dan jalal (14)

Jodha dan jalal (15)

Jodha dan jalal (16)

Jodha dan jalal (17)

Jodha dan jalal (18)

Jodha dan jalal (19)

Jodha dan jalal (20)

Jodha dan jalal (21)

Jodha dan jalal (22)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*