Cerita Jodha Akbar, Jodha Akbar Episode 41

Cerita Jodha Akbar, Foto Jodha Akbar, Pemain Jodha Akbar, Pernikahan Jodha Akbar, Jodha Akbar Episode 41

Mansingh pun diadili di dewan sidang. Jalal bertanya kepada Mansingh kenapa ia masuk ke dalam Harem sedangkan di dalam peraturan Agra, tidak boleh ada lelaki yang masuk ke dalam Harem kecuali raja. Dan barangsiapa yang melanggar peraturan ini maka akan dikenakan hukuman mati. Mansingh pun dengan tegas dan jujur mengatakan bahwa ia ke Harem hanya untuk mengetahui keadaan bibinya, Jodha. Ia sangat mengkhawatirkan keadaan Jodha setelah Jodha masuk ke dalam Harem. Mansingh pun mengatakan bahwa ia tidak mengetahui peraturan yang menyebutkan bahwa Harem tidak boleh dimasuki oleh lelaki. Oleh karena itu ia bersedia untuk melaksanakan hukuman apapun yang diberikan Jalal atas kesalahannya tersebut termasuk hukuman mati. Jalal pun semakin kagum akan keberanian dan kejujuran Mansingh lalu Jalal pun memaafkan dan melepaskannya. Namun Jalal tetap memperingatkan bahwa jika nanti Mansingh mengulangi kesalahannya maka ia tak segan-segan untuk memberikan hukuman mati kepada Mansingh. Semua orang yang menghadiri sidang dewan terkejut dengan keputusan Jalal. Terutama Maham Anga dan Adham Khan, mereka bertanya-tanya kenapa Jalal melakukan hal ini, kenapa ia membebaskan Mansingh, apakah Jalal telah jatuh cinta kepada Jodha.

Raja Bharmal berniat untuk ke Agra untuk melanjutkan prosesi pernikahan lanjutan. Ratu Mainavati yang seharusnya tidak boleh datang ke rumah besan setelah anaknya menikah, malah berniat untuk melanggar peraturan tersebut. Ratu Mainavati memohon kepada suaminya untuk ikut ke Agra menemui Jodha. Ia sangat rindu kepada Jodha sekaligus ingin mengetahui keadaan anaknya tersebut. Semenjak Jodha menikah, Ratu Mainavati tidak pernah tenang memikirkan Jodha. Betapa senangnya Ratu Mainavati saat suaminya mengizinkannya untuk ikut ke Agra, ia pun cepat berkemas-kemas.

Mothi Bai mengetahui kabar rencana kedatangan Raja Bharmal dan keluarga ke Agra. Ia pun langsung menyampaikan kabar bahagia ini kepada Jodha. Jodha pun merasa bahagia dengan berita yang dibawa Mothi karena ia sudah begitu rindu dengan keluarganya di Amer. Namun kebahagiaan di wajah Jodha langsung berubah menjadi duka setelah ia mengingat hubungan antara dirinya dan Jalal yang tidak harmonis serta kasus yang menimpa Mansingh. Ia tidak ingin orang tuanya mengetahui keadaan dirinya yang sebenarnya karena ia tidak mau membuat hati dan harga diri orang tuanya terluka. Mothi Bai pun memberikan ide kepada Jodha bagaimana jika ia mendisukusikan hal ini kepada Jalal. Bagaimanapun Jalal adalah suami Jodha maka sudah sepantasnya jika Jalal menjaga harga diri sang istri.

Pasukan Sarifuddin yang memata-matai Sujamal mengabarkan keberadaan Sujamal kepada Sarifuddin. Sarifuddin yang berniat untuk membunuh Sujamal, langsung menemuinya. Saat Sujamal sedang minum di pinggir sungai, datanglah Sarifuddin dari arah belakang sambil mengarahkan pedang ke leher Sujamal. Lalu Sarifuddin pun memerintahkan pasukannya untuk membunuh Sujamal. Namun keahlian pedang Sujamal tidak diragukan lagi, ia pun berhasil melumpuhkan semua pasukan Sarifuddin sehingga keadaan pun berbalik dikuasai oleh Sujamal. Sujamal yang mengarahkan pedang tepat di dada kiri Sarifuddin mengatakan bahwa ia telah banyak menderita karena telah bersekutu bersama Sarifuddin. Selain dikeluarkan dari keluarga, ia pun banyak mendapat penghinaan dari bangsa Rajput. Lalu Sujamal pun menjatuhkan turban Sarifuddin ke tanah. Ia mengatakan bahwa dengan jatuhnya turban tersebut ke tanah berarti harga diri Sarifuddin di depan dirinya telah jatuh.

Di saat Jalal sedang mandi, Jodha pun meminta izin untuk berbicara dengannya. Jodha menceritakan bahwa kedua orang tuanya akan datang ke Agra untuk melakukan prosesi lanjutan dari pernikahan mereka tempo hari. Jodha meminta Jalal untuk membantunya menyembunyikan keadaan rumah tangga mereka yang sebenarnya dari kedua orang tua Jodha. Jodha mengatakan bahwa jika kedua orang tuanya mengetahui keadaan yang sebenarnya maka harga diri mereka akan terluka. Mendengar hal ini Jalal pun menolak keinginan Jodha yang mengajaknya untuk berpura-pura. Namun Jodha terus memohon kepada Jalal. Jalal akhirnya berjanji akan mengikuti permainan Jodha. Sebagai balasannya, Jodha harus membantu Jalal yang sedang mandi. Dengan berat hati Jodha pun melaksanakan keinginan Jalal.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

 

cerita Jodha Akbar (1)

cerita Jodha Akbar (2)

cerita Jodha Akbar (3)

cerita Jodha Akbar (4)

cerita Jodha Akbar (5)

cerita Jodha Akbar (6)

cerita Jodha Akbar (7)

cerita Jodha Akbar (8)

cerita Jodha Akbar (9)

cerita Jodha Akbar (10)

cerita Jodha Akbar (11)

cerita Jodha Akbar (12)

cerita Jodha Akbar (13)

cerita Jodha Akbar (14)

cerita Jodha Akbar (15)

cerita Jodha Akbar (17)

cerita Jodha Akbar (18)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

3 Comments

  1. Wow ratu jodha dan raja jalal luddin muhammad akbar sangat cocok dan ini bisa dikenang semua orang sepanjang hidup karena menceritakan tentang rasa benci menjadi rasa cinta . kita bisa meniru sifat jalal dan jodha . jalan baik hati dan adil . jodha pintar

  2. Banyak loe yang frenz jodha akbar. buruan nonton hanya di Antv pasti yang nonton menggerinding hahahaa
    Ni sahabat saya yang suka jodha akbar tu Nor habibah

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*