Sinopsis Jodha Akbar, Jodha Akbar Episode 28

Sinopsis Jodha Akbar, cerita Jodha Akbar, Foto Jodha Akbar, Pemain Jodha Akbar, Jodha Akbar Episode 28

Kematian Suryabhan pun mengejutkan semua warga Amer. Apalagi ketika bungkusan kuning yang dilempar oleh prajurit Mughal di depan gerbang ternyata berisi kepala Suryabhan yang dipenggal oleh Sarifuddin di medan perang. Raja Bharmal dan Baghwan Das tak sanggup melihatnya. Jodha yang mengetahui kalau kekasihnya telah mati pun jatuh pingsan. Ketika ia tersadar, ia tak sanggup menyembunyikan kesedihannya di depan nenek dan ibunya. Jodha menangis sejadi-jadinya walaupun sang nenek berusaha menenangkannya. Kenangannya bersama Suryabhan pun kembali berputar di ingatannya. Hal ini membuat Jodha semakin berduka.

Raja Bharmal sangat memahami perasaan putrinya. Ia begitu sedih melihat Jodha menanggung duka yang begitu dalam. Namun Raja Bharmal masih memiliki satu tugas yang penting yaitu membebaskan anak-anaknya dari tahanan Sarifuddin. Raja Bharmal pun berniat untuk menemui Sarifuddin, memintanya untuk melepaskan anak-anaknya.

Di malam hari Sujamal merasa sangat gelisah. Ia merasa begitu bersalah kepada Jodha karena telah membunuh calon suaminya. Sujamal pun mengingat kenangan-kenangannya bersama sepupunya tersebut. Ia semakin merasa bersalah ketika ia mengingat senyuman Jodha yang tulus. Karena rasa bersalahnya tersebut sampai-sampai Sujamal berhalusinasi Jodha berada disana dan memarahinya hingga mengatakan bahwa ia tidak akan memaafkan Sujamal. Sujamal yang telah berkhianat itu pun langsung melarikan diri dari tendanya untuk menenangkan diri. Di tempat yang sama Sarifuddin tengah merayakan kemenangannya, namun ia masih gelisah jika Sujamal masih hidup. Ia takut jikalau Sujamal akan berubah pikiran dan berbalik menyerangnya karena ia telah memenggal kepala Suryabhan. Ia pun memerintahkan prajurit untuk menyerang Sujamal di tendanya. Sayangnya Sujamal tidak ditemukan.

Raja Bharmal pun menemui Sarifuddin. Selain bertemu Sarifuddin, ia juga bertemu dengan ketiga anaknya yang sedang ditahan. Sarifuddin yang memegang kartu kendali mengajukan syarat-syarat yang sangat berat untuk dilaksanakan Raja Bharmal.

Di Agra, Jalal berusaha menenangkan adiknya, Bakshi Bano. Duka yang dirasakan Bakshi atas wafatnya suaminya masih belum hilang. Ratu Hamida dan Maham Anga yang melihat pemandangan itu turut merasa sedih, mereka menyarankan Jalal untuk mencarikan Bakshi seorang calon suami untuk mengurangi kesedihan Bakshi.

Keesokan paginya, Jalal begitu bahagia dengan kemenangan Agra atas Amer. Lalu ia pun pergi menemui Maham Anga untuk memberitahukan kabar ini. Maham Anga yang semula ingin berbicara kepada Jalal untuk mengajukan Adham Khan sebagai calon suami Bakshi Bano terkejut mendengar Jalal telah memutuskan siapa yang akan menjadi suami Bakshi Bano kelak.

Baca>> Episode Lengkap Jodha Akbar

sinopsis Jodha Akbar (1)

sinopsis Jodha Akbar (2)

sinopsis Jodha Akbar (3)

sinopsis Jodha Akbar (4)

sinopsis Jodha Akbar (5)

sinopsis Jodha Akbar (6)

sinopsis Jodha Akbar (7)

sinopsis Jodha Akbar (8)

sinopsis Jodha Akbar (9)

sinopsis Jodha Akbar (10)

sinopsis Jodha Akbar (11)

sinopsis Jodha Akbar (12)

sinopsis Jodha Akbar (13)

sinopsis Jodha Akbar (14)

sinopsis Jodha Akbar (15)

sinopsis Jodha Akbar (16)

sinopsis Jodha Akbar (17)

sinopsis Jodha Akbar (18)

sinopsis Jodha Akbar (19)

sinopsis Jodha Akbar (20)

sinopsis Jodha Akbar (21)

Baca Terus Majalah Online

2

Loading...

1 Comment

  1. Waaaah………..
    saNggaT beRbakt skali dLm dunia ekTiG…
    Cocok biGitsssss…….paridi n rajat cucoooo,seandix di duNia kenYtaan merk berdua benR2
    pUx cerIta Itu memnG cocok skLi..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*