HADI POERNOMO DITANGKAP KPK

Jakarta – Istilah I hate Monday mungkin akan bergema di kepala Hadi Poernomo hari ini. Bagaimana tidak, dia baru siang tadi melakukan seremoni pelepasan jabatan sebagai Ketua BPK, namun pada sore harinya ditetapkan sebagai tersangka kasus pajak Bank BCA oleh KPK.

hadi poernomo
Undangan pelepasan Hari Poernomo dari BPK didapat awak media sejak Minggu. Berikut isi undangan yang diterima melalui pesan singkat:
BPK mengundang media massa dalam acara Pelepasan Ketua BPK Masa Akhir Jabatan 2009-2014 pada Hari/Tanggal: Senin, 21 April 2014, Pukul: 11.30 s.d. selesai. Tempat: Auditorium BPK, Gdg Tower BPK Lantai 2, Jl. Gatot Subroto No. 31 Jakarta. Dalam SMS yang dikirim hari Senin, acara itu dimajukan menjadi pukul 11.00 WIB.
Setelah acara dimulai, mantan Dirjen Pajak ini berpidato. Isinya, BPK menilai ada kejanggalan berdasarkan hasil audit tujuan tertentu yang dilakukan terhadap penambahan Penyertaan Modal Sementara (PMS) Bank Mutiara senilai Rp 1,25 triliun pada 23 Desember 2013.
“Hal ini mengakibatkan penurunan kolektabilitas kredit, kekurangan PPAP (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif) sebesar Rp 607,05 miliar yang mempengaruhi kondisi keuangan bank,” terangnya.
Usai memberikan sambutan, Hadi melakukan acara potong tumpeng nasi kuning sebagai tanda perpisahannya dengan awak BPK yang dikomandoinya selama lima tahun.
Tak dinyana, pada sore harinya Ketua KPK Abraham Samad menggelar jumpa pers. Isinya adalah menetapkan Hadi Poernomo, terkait posisinya saat menjadi Dirjen Pajak 2002-2004. Hadi diduga bermain dalam urusan pajak BCA. Hadi dalam kasus ini terancam 20 tahun penjara.
Sungguh hari yang dramatis di hidup Hadi.

KPK: Penyelidikan Kasus Hadi Poernomo di Kasus Pajak BCA Sejak Tahun Lalu

KPK sudah menetapkan Hadi Poernomo yang juga Ketua BPK sebagai tersangka kasus pajak BCA. Saat menjabat Dirjen Pajak pada 2004 lalu, diduga Hadi melakukan pidana yang membuat negara berpotensi rugi Rp 375 miliar. Penetapan tersangka ini cukup mengagetkan. Sebenarnya sejak kapan KPK menyelidiki Hadi?
“Penyelidikan setahun yang lalu,” jelas Juru Bicara KPK Johan Budi di KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (21/4/2014).
Johan menjelaskan, KPK mendapat laporan dari masyarakat. Kemudian dilakukan penyelidikan. “3-4 Bulan melakukan penyelidikan,” imbuh Johan.
Kemudian, selama penyelidikan itu dilakukan gelar perkara berkali-kali. Saksi dan ahli juga diperiksa. “Pekan lalu kita melakukan gelar perkara untuk kesekian kalinya, dan ditemukan dua alat bukti yang cukup,” jelas Johan.
Setelah ditemukan dugaan pidana melakukan penyalahgunaan wewenang, KPK meningkatkan kasus itu ke ranah penyidikan. Hadi di saat pensiun hari ini ditetapkan sebagai tersangka. Karena perintahnya keberatan pajak yang diajukan BCA diterima

.ketua bpk ditangkap

Ketua BPK Tersangka, KPK Endus Kerugian Negara Rp 375 Miliar

Jakarta – Ketua BPK, Hadi Poernomo sudah ditetapkan jadi tersangka kasus pajak PT BCA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada kerugian negara sebesar Rp 375 miliar dalam penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Hadi Poernomo.
“Nah di situ ditemukanlah penyalahgunaan wewenangnya Rp 375 miliar,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (22/4/2014).
“Negara yang seharusnya terima Rp 375 m itu tidak diterima,” lanjutnya.
Hadi Poernomo dijadikan tersangka bukan saat menjabat sebagai Ketua BPK. Melainkan saat dia duduk manis di kursi Dirjen Pajak di Kemenkeu. Surat sprindik itu diteken pimpinan KPK terhitung hari ini.
“Selaku Dirjen Pajak periode 2002-2004,” tandasnya.

ketua bpk dipenjara kpk

KPK Buka Kemungkinan Tersangka Lain

Jakarta – KPK membuka kemungkinan menjerat tersangka lain di kasus pajak BCA. Bukan hanya Hadi Poernomo saja yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyelewenangan dana negara Rp 375 miliar ini. Ada tersangka lain?
“Kemungkinan akan ada tersangka lain dijerat, tapi masih terlalu dini,” kata juru bicara KPK Johan Budi di KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (21/4/2014).
Menurut Johan tentu tersangka baru bergantung pada sejauh mana pengembangan penyidikan yang dilakukan. “Penetapan tersangka berdasarkan dua alat bukti,” tegas Johan.
Dia menyampaikan, KPK saat ini fokus dalam penyidikan kasus Hadi Poernomo. Mungkin saja kemudian akan terbuka nama tersangka lain. Johan mewanti-wanti, KPK menetapkan seseorang tentu berdasarkan alat bukti.

hadi poernomo dan kpk

Jakarta – Ketua BPK nonaktif, Hadi Purnomo, telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK dalam kasus permohonan pajak BCA. Hadi mengaku tak menduga dia ditetapkan menjadi tersangka.
“Saya tak menduga apa-apa,” kata Hadi saat keluar Gedung BPK, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (21/4/2014).
“Jangan menduga apa-apa,” tepis Hadi terhadap pertanyaan wartawan yang mencoba mengaitkan kasus yang membelitnya dengan kasus Bank Mutiara.
Hadi mengaku tak tahu penetapan statusnya itu sebelum melihat berita di televisi bahwa dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. “Saya tahu lewat pemberitaan di TV,” katanya.
Ketika diberondong bermacam pertanyaan oleh wartawan, Hadi hanya mengulang-ulang jawaban bahwa dirinya tidak menduga apapun. Dirinya akan mengikuti proses hukum KPK.
“Saya akan mengikuti proses hukum yang akan dilakukan KPK,” ujar Hadi.
Hadi yang mengenakan kemeja batik ungu tak menghentikan langkah pelannya menuju luar gedung, meski sekitar 10 wartawan mengharap keterangan lebih panjang keluar dari mulutnya.
Akhirnya, Hadi yang tadi siang baru saja lepas jabatan ini beringsut masuk mobil. Hadi keluar meninggalkan Gedung BPK menggunakan mobil Toyota Crown hitam bernomor polisi B 1059 RFS.
Ruangannya yang berada di lantai 18 gedung ini, menurut salah seorang petugas, belum sepenuhnya selesai dibereskan. “Belum diberesin semuanya, cuma sebagian, lagi proses,” tutur seorang petugas yang mengiringi Hadi keluar dari gedung.

hadi poernomo ditangkap

Harta Hadi Poernomo Rp 38 M, Punya Tanah di Los Angeles

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo sebagai tersangka dalam kasus pajak PT Bank BCA. Ini total kekayaan Hadi Poernomo yang pernah dilaporkan ke KPK.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diakses pada Senin (21/4/2014), jumlah kekayaan Hadi Poernomo senilai Rp 38,8 miliar. Laporan itu terkhir disetorkan Hadi pada 9 Februari 2010.
Dalam laporan harta kekayaannya, Hadi tercatat memiliki harta tak bergerak dengan nilai total Rp 36.982.554.031. Mantan Dirjen Pajak ini memiliki 25 bidang tanah yang tersebar di berbagai tempat.
Hadi bahkan tercatat memiliki tanah seluas 60 x 160 meter yang terletak di Los Angeles, Amerika Serikat. Tanah terluas berada di Depok dengan luas 11.150 m persegi seharga Rp 7,05 M.
Hadi juga memiliki harta bergerak senilai Rp 1,5 miliar. Dia juga memiliki barang antik yang ditaksir senilai Rp 1 miliar.

“Proses penyelidikan butuh waktu sehingga cukup lama. Dan ini tak ada kaitan dengan proses pensiun,” tutup dia.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*