Pengolahan Data dan Penyusunan Laporan Penelitian Evaluasi Kabupaten Tertinggal

Sebagai rangkaian proses penelitian evaluasi pembangunan kesejahteraan sosial di kabupaten tertinggal dilaksanakan pengolahan datga dan penyusunan laporan penelitian

evaluasi pembangunan kesejahteraan sosial Kabupaten Tertinggal. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 17 sampai dengan 20 Maret 2014 di Kantor Puslitbangkesos Jl. Dewi Sartika Nomor 200 Cawang Jakarta Timur dengan melibatkan anggota tim penelitian yang berasal dari Puslitbangkesos dan B2P3KS Yogyakarta.

Menurut ketua tim penelitian Drs. Suradi, M.Si pengolahan data dan penyusunan laporan penelitian harus segera diselesaikan, mengingat pembangunan kesejahteraan sosial di Kabupaten Tertinggal merupakan kontrak kinerja Menteri Sosial RI dengan Presiden. Peneliti Utama Kementerian Sosial RI menambahkan bahwa setelah dikonsultasikan ke Kepala Badiklitkesos maka laporan tersebut akan disampaikan kepada Menteri Sosial RI dan ke Bappenas.

Seperti diketahui bahwa sebanyak 50 kabupaten tergolong Kabupaten tertinggal dan penelitian evaluasi kabupaten tertinggal dilakukan pengumpulan data di 11 kabupaten yaitu: Aceh Selatan, Pasaman, Kuantan Sengigi, Garut, Lebak, Landak, Sampang, Lombok Barat, Hulu Sungai Utara, Jeneponto, Konawe.   Ada 15 program pembangunan kesejahteraan sosial yang dievaluasi yaitu: Fakir Miskin Perdesaan, Fakir Miskin Perkotaan, Komunitas Adat Terpencil, Lembaga Konsultasi Keluarga, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Taman Makam Pahlawan, Program Kesejahteraan Sosial Anak, Asistensi Penyandang Disabilitas Berat, Asistensi Sosial Lembaga Kesejahteraan Sosial ODK, Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar, Asistensi Sosial Lembaga Kesejahteraan Sosial LU, Program Keluarga Harapan, Bantuan Keserasian Sosial, Asuransi Kesejahteraan Sosial dan Rumah Sosial.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*