BPJS: DAFTAR LANGSUNG DITERIMA TANPA SELEKSI

indexBegitu mendaftar, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) langsung dijamin. Berbeda dengan asuransi swasta yang selektif, mereka yang menderita penyakit tertentu tidak akan diterima. Ketika sudah diterima pun, jaminan baru bisa berlaku beberapa bulan kemudian.
“Ini asuransi sosial yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia, wajib bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja minimal 6 bulan. Artinya, siapapun yang mendaftar dalam keadaan sakit apapun, harus diterima,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Supriyantoro, di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, awal pekan ini.
Supriyantoro mengakui, belakangan ini minat masyarakat untuk menjadi peserta JKN yang dijalankan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) sangat tinggi, meskipun yang mendaftar sebagian besar adalah masyarakat yang dalam kondisi menderita sakit.
“Tingkat kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan. Kita tidak tahu kapan kita sakit, lebih baik sedia payung sebelum hujan. Dengan JKN, memberi kesempatan  setiap individu untuk mempunyai jaminan kesehatan, agar tidak khawatir saat sakit menyerang,” kata Supriyantoro.
Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, Fajriadi Nur, jKN tidak menganut adverse selection, artinya tidak mempertimbangkan kondisi peserta yang mendaftar, dalam keadaan sehat atau sakit.
“Siapapun itu, kalau mendaftar atau didaftarkan oleh pemerintah atau perusahaannya, dia langsung mendapatkan jaminan. Di sinilah letak gotong royong kita. Jadi, gotong royong terhadap pelayanan kesehatan ini,” tandas Fajriadi.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*