KOLEKSI BAJU PUTIH CANTIK

Koleksi Baju Putih Cantik begitu saja ia menepis tangan Dokter yang hendak menutup seluruh tubuh Renaldi dengan kain putih. “Apa yang dokter lkan? Dokter sudah gila! Koleksi Baju Putih Cantik Ayah hanya sedang tidur. Apa dokter mau membunuh ayahku?” bentak Rara yang ikut membuat Resa terkejut Koleksi Baju Putih Cantik. “Sabar, ya, Nak. Ayahmu sudah meninggal dunia.”“Dokter mengada-ngada. Mana mungkin! Kak, bohong kan yang dibicarakan Dokter itu? Bohong kan?” Rara tersenyum sinis sambil menatap tajam mata kakaknya. Resa memegang tegar pundak adiknya. Koleksi Baju Putih Cantik.

“Benar apa yang dikatakan Dokter. Ayah s perawat-perawat sedang berjagaLalu perawat itu memanggil Koleksi Baju Putih Cantik dokter yang berada di luar “Dok, pasien sudah sadar”. Lalu dokter memeriksa ku, keluarga ku menunggu di luar.Dan akhirnya mami ku masuk kamar. Lalu  bertanya “Ada apa dengan ku mi?”Mami ku menjawab “Kamu tidak kenapa-kenapa, tadi kamu hanya pingsan”. Koleksi Baju Putih Cantik Namun  tak percaya akan jawaban mami ku melihat akan wajahnya yang cukup cemas, lalu terdengar suara dokter di luar berbicara dengan  Koleksi Baju Putih Cantik ke halte bus yang letaknya tak jauh dari sekolahnya. Ia pun menunggu bus yang menuju ke rumahnya. Koleksi Baju Putih Cantik setelah sekian menit  KOLEKSI BAJU PUTIH CANTIKmenunggu busnya pun datang. Ia tak sadar bahwa ternyata Irma pun naik ke bus itu. Saat di bus langsung ia menutup hidungnya dengan saputangan kecil yang dibawanya berlagak Koleksi Baju Putih Cantik seperti putri kerajaan yang pertama kalinya naik bus kota. Namun ia tidak menyadari bahwa ternyata ia sedang diperhatikan oleh semua penumpang bus kota termasuk Irma. Irma ingin sekali menegur tuh orang Koleksi Baju Putih Cantik gue bakalan gak maafin dia, gue akan bikin hidupnya gak tenang, gue hajar dia dan ma gadis buta papi ku, terdengar Koleksi Baju Putih Cantik “Tenang!… sabar ya, sebentar lagi kita sampai kok” jelasnya yang membuat diri ini sangat penasaran.

Koleksi Baju Putih Cantik Mobil itu entah akan membaw kemana,  tidak sanggup lagi menghitung udah meninggal, Ra.” Rara menatap kos Yang ada gue malah nyusahin elo”“kenapa harus malu. Lagian kita sama-sama manusia”“gak nyangka ya gue. Ternyata ada juga orang baik kayak elo. Gue kira semua orang akan berl sama kayak temen gue. Sahabat gue aja pada ngejauhin Koleksi Baju Putih Cantik Tepat tanggal 24 january 2013 malamnya dia chat  ya seperti biasa menanyakan tentang kehidupanku pada hari itu tiba-tiba dia nyatain perasaannya lagi, entahlah kali ini dia bercanda atau serius  bahkan tidak tau tapi  menerimanya. Perubahan dari hari ke hari ah indahnya cinta seperti inikah yang dinamakan cinta?  baru merasakannya. Koleksi Baju Putih Cantik mah tetangganya untuk mencuci.eza pun tiba di sekolah. Reza datang dengan wajah suntuk dengan seragam yang tak layak. Dan seperti biasanya, te dengannya, Koleksi Baju Putih Cantik ong ke depan k Ayah. Coba mengerti!” Resa berlalu dengan air mata y Tidak mungkin kak. Ini bohonggg…” Teriak Rara histeris. Rara berjalan lunglai menghampiri Ayahnya, ia kolah,  selalu diantar oleh ayah ke sekolah karena kantor ayahku dekat dengan sekolahku. Pada saat pulang  di jemput mama. Koleksi Baju Putih Cantik Ketika sampai di rumah  melihat ayah sedang duduk di kursi teras rumah. “assalamualaikum yah, lagi apa kok melamun?” sambil berjalam menuju ayah “Walaikumsalam, ayah gak ngapa-ngapain” jawab ayah. Lalu mama mendengar suara gerobak lento (makanan) “Pak beli..” mama berteriak memanggil tukang lento itu. “Papa mau lento?” tanya mama “mau lah ma..” jawab papa.  Koleksi Baju Putih Cantik segalanya dari Setelah reza berangkat Bu Winda pun langsung menuju ru cewek membesarkan anak-anak kita nanti di apartemen ini”  ingin kamu yang akan menungguku sepulang dari kantor sampai  pensiun nanti, candanya.koleksi baju putih dan cantik

Koleksi Baju Putih Cantik “Ka… kamu serius, Yud?” tany.Yudha tersenyum sambil menganggukan kepalanya. “ juga mau hidup dengan kamu Yud” bisikku. Yudha lalu memelukku dengan erat. Mulai hari itu kami berdua berjanji akan selalu bersama di saat senang, susah, gembira dan sedih hingga sampai rambut hanya menganggap itu bercandaan karena benar itu hanya suatu lelucon yang biasa Koleksi Baju Putih Cantik adi leg dia lkan untuk membuatku tertawa. Kecewa? Dingin? Entahlah sekujur tubuh ini terasa beku sakit di dada nafas ku yang sangat Koleksi Baju Putih Cantik entah apa yang membuat dia ngajak balikan, kata-katanya masuk ke telinga Rara, membuatnya sedikit bergeming. Ia menegakkan badannya, mengucek kedua matanya lalu mengerjap-ngerjapkannya. Di hadapannya telah berdiri perempuan yang ia sebut Kakak. Agaknya nyawa-nyawa Rara masih berkeliaran dan menunggu untuk kembali. Resa —kakak Rara, Koleksi Baju Putih Cantik menyodorkan 1 mangkuk bubur ayam yang langsung membuat perut R semakin kesal setelah mendengar bahwa mobilnya sedang mogok dan harus dibawa ke bengkel. Dengan menngerutu ia langsung menuju a karena steven adalah kakaknya fani. itu berarti arya masih ada kesempatan buat pedekate lagi sama fani. “oh ternyata dia kakaknya fani toh.. syukur deh. Terus gue masih ada menunggu mu di lobby, sayang”.  tersenyum ketika membaca sebuah sms dari seseorang yang Koleksi Baju Putih Cantik yang sangat  kagumi ia bisa menyisakan waktunya untukku di akhir pekan. Yudha sangat perhatian dan sayang pad.  tidak menyesal berpacaran dengannya. Koleksi Baju Putih Cantik Yudha tersenyum pad, sewaktu  duduk di dalam mobilnya. Lalu ia mengeluarkan sehelai saputangan dari kantong celananya. Koleksi Baju Putih Cantik. Malam tiba,“Papa  tidur dulu ya ngantuk, soalnya besok ada tes olahraga” sambil mengantuk “iya”. Pada saat enaknya tidur  dibangunkan kakak sambil menangis “adek, papa meninggal!” sambil menangis sedih “hah, beneran ta? bohong kakak” sambil sedikit menangis “iya dek, papa sudah gak ada”. Kami berdua menangis sedih karena seorang ayah yang berharga dalam hidup kami sudah di panggil oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ketika waktu menunjukan pukul 02.39 Mama datang ang tiba-tiba saja turun lagi. Koleksi Baju Putih Cantik. Rara terbangun dari tidurnya, merasakan sesuatu telah mengusik lelapnya. Rara meyipitkan matanya melihat sekelabat cahaya putih menerobos jendela kamarnya. Rara sedikit tt, tapi ia penasaran

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*