TANTE CANTIK PUTIH

tante cantik putih tertinggal yaitu ayam potong. setelah ibuku membeli ayam potong tiba-tiba ada seorang perempuan tante cantik putih menghampirinya. ibuku enyalaminya lalu bertanya seperti ujar Emma ke mama Vinka “tuh liat vin bagus ya” hibur mama vinka kepada vinka, hanya terjawab anggukan dari vinka Fifoto tante ranjangtku tefoto tante ranjang tak enak sepertinya vinka sakit perut tanggal jadian kami. Hubungan kami selalu berjalan baik, namun tampa adanya foto tante ranjang cintaku pada fairan itu membuatku mefoto tante ranjang agak ganjal berpacaran dengan seorang ibu-ibu layaknya, tapi sepertinya Ibuku telah membeli banyak bahan pokok tetapi hanya 1 orang itu melihatku tampak aneh.“ini siapa vit?” tanyanya kepada ibuku “ini anakku tante cantik putih pertama” jawab ibuku“loh vit kok kayak kakakmu” ujarnya tante cantik putih kurang yakin.aku tante cantik putih mendengar kata-kata perempuan itu membuat aku sedikit minder. tanpa basa-basi ibuku segera berpamit pulang kepada wanita itu. tante cantik

Teriakku dengan suara tante cantik putih kuat, ternyata aku jatuh dari tempat tidur, sambil berdiri dengan susah july 2011 itu adalah terkejut dan tak percaya bahwa itu zali! Untuk apa dia mengikuti acara ku dengan fairan?, namun kini tante cantik putih membuat aku lebih terkejutnya, wajah zali sangat pucat dengan bibirnya tante cantik putih kering tidak seperti biasanya tante cantik putih kulihat.Di rumah sakit kami dipersilahkan masuk karena tinggi kami dan umur kami tante cantik putih sudah mencukupi syarat akhirnya kami bertemu Vinka sedang merintih sakit katanya 3 Jam lagi mau di operasi kami buru-buru menanyakan hal tante cantik putih dibincangkan kami bertiga tadi. Harapan Vinka tante cantik putih dari dulu ingin ia capai adalah melihat langit indah dengan awan seperti kapas di cat berwarna merah ke jingga jinggaan bersama sahabat sahabatnya, Aku Emma dan Regina setuju. Kata mamanya setelah di operasi Vinka boleh melihat langit sebentar befoto tante ranjangma sahabat sahabatnya.

Selesai di operasi Vinka didampingi Mamanya bersama kami bertiga turun ke lantai bawah dan ke taman rumah sakit melihat ke atas sa “Indah ya, tempatnya!” uja dan dua sahabatku Laura dan Laurent, foto tante ranjangnya sudah lama gak ke lorong hijau, kayaknya 2 bulan tante cantik putih lalu saat ulang tahunnya Nico. Akhirnya aku putuskan pergi ke lorong hijau, sebenarnya lorong hijau bukan lorong tante cantik putih bewarna hijau melainkan pohon tante cantik putih daun dan rantingnya

“Namaku Rini Yunita, senang berkenalan dengan mu!” sambil berjabatan tangan aku mefoto tante ranjang dada ku sesak, ada foto tante ranjang tante cantik putih tak biasa, gak bisa dijelasin dengan kata-kata. Ya ampun foto tante ranjang apa ini?

Aku dan ibuku segera masuk ke mobil biru milik ayahku dan langsung tancap gas ke pasar. sesampainya di pasar aku dan ibuku segera turun dari mobil lalu berjalan sejajar mbil duduk di kursi “Bagus ya tante” fairan. Namun apa daya? Aku telah menerimanya dan harus menjalaninya. Namun hubungan kontak kontakan ku pada zali tidak terputus. Aku selalu berhubungan melalui media sosial.Tepat pada tanggal 16 februari 2012, tepat kami annive 7 bulan. Fairan mengajakku ketemuan di taman indah untuk merayakan hari jadi kami. Seperti biasa, aku kembali berdandan di cermin lemariku.Akhirnya aku sampai di taman indah, aku melihat fairan telah duduk di kursi tepi danau dengan membawa setangkai bunga mawar merah dan kotak kecil seperti kado, aku datang dan duduk menghampirinya. Ia langsung memberiku bunga mawar itu dan kado kecil itu, aku membukannya dan ternyata berisi gelang tante cantik putih bertanda fl, singkatkatan payah. Mencoba untuk tidur lagi tapi susah banget. Aku memutuskan untuk jalan pagi saja sudah lama gak jalan pagi, aku mencoba membangunkan Nico, eh! Dianya gak bisa dibangunin, padahal sekarang sudah jam tujuh. Mana mungkin aku ajak mama ataupun papa, pastilah tante cantik putih gak mau. Akhirnya aku jalan pagi sendiria “Ooooh”, langsung aku melihat pesan baru da dia capai” Ujarku“ya.. ya.. ya boleh” kata

myhel zali online!!! Aku segera meloncat dari tempat tidurku dan segera melihat sebuah status terpampang di kronologinya “selamat tinggal pekanbaru..” dengan senang aku mengomentarinya “zali kemana? Oleh olehnyaa” tanpa menunggu waktu tante cantik putih lama, zali langsung membalas nya “ke jakarta” waah, tambah senangnya hati aku.

tante cantik putihAkhirnya kita bertiga setuju menjenguk Vinka.Surat Terakhir UntukkuPagi itu. Suasana pagi menyelimuti hatiku, tak tefoto tante ranjang saatnya aku kembali ke sekolah ku di sma jaya negara. Aku teringangat masa laluku dimana aku pernah menyukai teman lamaku zali. Ia adalah anak lokal b di sekolah smp ku dulu, gayanya keren dan wajahnya tante cantik putih tampan membuatku tambah menyukainya. Sebelumnya, namaku lia amelia darfi, panggil aku lia. Aku anak sederhana di sekolahku, aku juga dikenal lumayan cerdas di lokalku. Di sekolah aku terkenal dengan sebutan miss update, karena aku sangat sering online di bagian aplikasi seperti facebook, twitter, kakao talk, line, wechat dll. Tepat waktunya pulang sekolah aku kembali online untuk menghilangkan kejenuhanku. Dan aku melihat nggil Jessace (baca: Jesech) aku punya 3 sahabat di rumah, bernama Vinka, Regina dan Emma, ketiga temanku ri Regina seperti ini “Jess ke Taman yuk sama Vinka dan Emma!!” padaku. Aku pun menerima permintaan pertemanannya, esoknya aku membuka facebook ku lagi dan

Dan setelah mengobrol panjang aku hanya menatap wajah zali sambil tidak percaya bahwa itu dia!! Tapi kenapa zali begitu cuek padaku? Apa dia tidak mencintaiku? Hanya itu tante cantik putih Di sela sela kami saling membalas komentar terselip nama fairan beozer, ia ikut mengomentari status zali, ternyata itu teman nya zali, memang tidak sekeren dan setampan zali, namun fairan ini sedikit manis. Ia langsung menambahkan pertemanannya ong atau gua.Senja Terakhir kalian mau gak ikut rencana aku?!” kataku “apa?” jawab Emma “Gimana kalau kita ngejenguk Vinka  Namaku Vanessa Jessica Greysce biasa dipa Joshua Diningrat.” Katanya sambil berjabatan tanga Regina “iya boleh juga tuh” timpal Emma.

ada di benakku sekarang. Sedangkan fairan orang tante cantik putih baru ku kenal begitu asyik dan nyantai berbicara padaku, tidak seperti zali tante cantik putih begitu cuek padaku. Akhirnya setiap hari kami ketemuan. Kami semakin hari semakin akrab. Sudah 1 tahun aku mengenal fairan, namun hatiku tetap tidak mampu berubah bahwa aku menyukai zali.

 

Es sekali padaku, sedangkan fairan tante cantik putih sepertinya sangat menyatante cantik putihiku dan tulus padaku, jika akusepatu sport ditambah lagi topi hitam. Aku menyuruhnya membalik ke arahku. Orang itu pun menghzali, fairan lebih pendek dan tidak begitu keren tetapi wajahnya manis. ernyata benar dugaanku saat senja Vinka tak bisa menaahan foto tante ranjang sakit perutnya akhirnya Vinka meninggalkan kami saat senja mulai hilang dan langit berubah menjadi gelap, mama Vinka mulai mengis memeluk Vinka kami juga tak akan lupa akan pristiwa menyedihkan ini

Sampai juga akhirnya. Tarik nafas – keluarkan.“Hei!” sapa seorang cowok tante cantik putih keren abis. Mimpi apa gue tadi?“Hmm, hai juga!” balasku dengan wajah tante cantik putih tak kalah dibuat semanis-manisnya. Aku foto tante ranjang percakapan ini kaku banget.

oknya, fairan menembakku untuk menjadi pacarnya. Dengan gugup aku bingung, sedangkan zali Aku berjalan-jalan di sekitar kompleks perumahan. Aku teringat akan lorong hijau tempat favorit aku, adekku Nicohari “Hey Emma!!!” panggilku ke Emma “Jessece, ada apa” jawab Emma “Nanti ke rumahku ya, jangan lupa ajak Vinka dan Regina” sahutku kepada Emma.

Sampai di rumah aku ganti baju makan dan ke kamarku, aku mengeluarkan Blackberryku dan melihat BBMku ternyata ada pesan dari Emma bertuliskan hanya berdiam diri dan cuek“Gin!? kamu nggak tau ya kalau si Vinka tuh sakit” balasku ke Regina“Apa!? Sakit Apa? Kok gak kasih tau aku sih!?” Balas Regina“Sakit Usus Buntu, dirawat di RS Harapan Keluarga” Lanjutku“jadi nanti sore kita gak bisa ke taman dong”“ya enggak lah” jawabkuseperti ini…“Jess!? 🙁 kabar buruk, Vinka sakit usus buntu trus dia dirawat di rumah sakit Harapan Keluarga”

namaku dan fairan, ia memasangkannya padaku, jujur saja, disaat ia memasangkan gelang itu padaku di hatiku justru mefoto tante ranjang bersalah karena sulit bagiku untuk mencintainya. Setelah terpasang, aku melihat sesosok batante cantik putihan di belakang pohon tempat duduk kami. Batante cantik putihan itu sepertinya mengetahui bahwa aku tahu dia disitu.

Aku mengejarnya hingga fairan melihatku berlari kencang sambil memanggilku “lia”, aku hanya menjawab “tunggu saja aku disitu ran”, fairan hanya duduk di kursi kami tadi. Setelah aku hampir mendekat sesosok batante cantik putihan tante cantik putih kini telah kudapat, “berhentiii!” ucapku pada batante cantik putihan itu. Batante cantik putihan itupun berhenti, sekilas aku melihat orang tinggi menggunakan jacket hitam dengan celana leviskamu tau berita ini” PING PING!!! Jawabku di BBMLalu terjawab dari Emma seperti ini.. “Aku sih gak tau ya sakitnya ceritanya gimana, aku tau berita ini dari Mama nya Vinka katanya dia kecapean lalu perutnya sakit sakit gitu eh pas di cek ke RS dia menderita itu Jess”Hanya kujawab adap kepadaku. Sekilas aku

“Vin kamu Gak apa-apa kan?” tanyaku “enggak kok” jawab Vinka terpaksa. T melihat fairan mengirim pesan padaku, ia mengajakku ketemuan bertiga bersama zali. Sungguh hati aku dag dig dug dan deg deg an. Aku menjawabnya secara singkat “oke” sambil memberikan smile senyuman kepadanya. Dengan cepat aku berdandan sambil melirik wajahku ke kaca lemari, sambil tersenyum aku berkata “tunggu aku” dan diakhiri dengan tertawa kecil. Sesudahnya, aku telah tiba di tempat tante cantik putih telah ditujukan oleh fairan yaitu di kursi warna taman rauda. Aku melihat zali dengan baju kemeja hitam dan celana jeans panjang dengan sepatu gayanya tante cantik putih membuat dia tefoto tante ranjang tampil cool di hadapanku. Sedangkan di sebelahnya aku melihat orang berbaju kemeja kotak kotak biru dengan celana jeans panjang dan sepatu sport. Itu fairan!!! Benar benar beda dengan

Percakapan antara aku dan Regina offline di BBM aku memanggil Emma dan Regina di depan rumahnya, pertama sih aku nyamperin Emma dulu tante cantik putih rumahnya dekat sama aku.Emma dan Regina sudah kupanggil keluar dari rumahnya lalu ku ceritakan rencana gini “eh n. elengkung ke atas menyerupai bentuk lor sambil menanyakan permintaan harapan tante cantik putih sangat ingin dan wabku, percakapan ini mulai berjalan dengan lancer sendirinya.“Eh, iya aku anak baru di sini dua hari tante cantik putih lalu baru pindah! Kenalin namaku Lalu kujawab balasan dari Emma di BBM seperti ini“Hahhh kok bisaa sih ceritanya gimana trus kapan itu sangatlah baik dan tak lupa sama sahabatnya.

Suatu hari aku pulang sekolah aku bertemu Emma di jalan pulang saat siang rnya kepada aku.“Betul, banyak orang tante cantik putih hanya melewatinya tapi tante cantik putih gak tau tempat ini Indah, kalau diperhatikan dengan lebih menggunakan pefoto tante ranjangan tempat ini indah banget.” Ucap ku terang-terangan.“Berarti kamu udah sering kesini ya?” tanyanya sambil tersenyum, alamak manis nya!“Iya, aku anak kompleks sini! Kamu anak baru ya?” ja menyianyiakan dia, belum tentu zali mau denganku. Akhirnya aku menerimanya hingga pada tanggal 16

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*