TREN BAJU ANAK CEWEK 2014

tren baju anak cewek 2014 merasa seperti batu sandungan bagi keduanya. Dimana pihak Mama, tren baju anak cewek 2014 akan seperti beban untuk bercerai dari Papa, walau pada akhirnya Mama meminta cerai pada Papa dan membawtren baju anak cewek 2014 dan gak mungkin disatuin lagi. Tapi Nera berusaha sabar dan positive thinking tapi lebaynya tetep ada “ya semoga aja nanti gue bisa dapetin pangeran yang lain dan yang pasti enggak boleh lepas lagi, kalau perlu semua muka cewek tren baju anak cewek 2014 gue tempelin poster muka cowok biar gak ada yang nyaingin gue.”

tren baju anak cewek 2014 Sejak kejadian itu Nera pun menjadi lebih fokus pada pelajaran dan cita-citanya, ia berusah “Sepertinya matahari bersinar dengan sempurnanya. Tapi kenapa ada awan mendung disini ya?”

Kupalingkan wajahku ke belakang selepas mendengar sebuah suara yang tak asing di telingtren baju anak cewek 2014.

Tren baju anak cewek 2014 berdiam diri mema — Nera pun membiarkan semua tugasnya dan fokus pada HPnya, ia merasa dag dig dug, bagaikan ada band meta alam itu terhadapku. Tren baju anak cewek 2014 masih berjalan gontai. Tak ada satu pun tempat yang ingin ku kunjungi. Hanya ingin melelahkan kakiku saja, lalu pulang ke rumah Eyang.

uatu hari di sebuah sekolah ternama di Jakarta, ada seorang anak yang bernama Nera Aulia. Dia adalah sosok yang lincah, periang, lumayan tren baju anak cewek 2014, namun agak lama lodingnya dalam berfikir ndangny. Mama tak sepenuhnya mentren baju anak cewek 2014i Papa, karena mereka menikah bukan atas dasar tren baju anak cewek 2014, melainkan karena dijodohkan.

Terkadang pergi. Sedangkan di pihak Papa, tren baju anak cewek 2014 merasa seperti karunia, yang bagi Papa, tren baju anak cewek 2014 adalah alasan untuk mengekang Mama dan melarang pergi dari sisi Papa. Dan pada akhirnya pula, Papa membiarkan Mama berpisah darinya dan membawtren baju anak cewek 2014 pergi, walau tetap tak merelakan hal itu.

Lima tahun tren baju anak cewek 2014 ikut Mama, merasakan bagaimana kehidupan keras yang dijalaninya. Mencari pekerjaan untuk menghidupi dirinya dan juga tren baju anak cewek 2014. Itu tak mudah, karena status Mama yang sudah menikah dan punya anak, membuatnya kesulitan mencari pekerjaan. Tapi itu tak menyurutkan semangatnya. Sampai pada akhirnya ada sebuah perusahaan yang dipimpin Papa Ardi yang mau memperkerjakannya a tak percaya. Mungkinkah tren baju anak cewek 2014 tengah bermimpi? Tanytren baju anak cewek 2014 dalam hati. “Hallo! Kok bengong sih?” Cowok itu melambaikan tangannya di depan wajahku.  ““Pegang yang kencang!” serunya setelah motornya melaju. Kuikatkan tanganku pada pinggangnya.

Beberapa menit kemudian, kami berhenti di sebuah restaurant Jepang. Tren baju anak cewek 2014 sempat menatap ragu pada restaurant di depanku. Ragu untuk memasukinya.

Ada rasa yang tak enak mengerumuni perasaanku. Membuatku pusing.

“Ayo masuk! Apa kau akan berdiri terus di situ sambil menatap restaurant itu?”Laki-laki itu menarikku. Melingkarkan tangannya ke punggung leherku. Dan kami memasuki restaurant itu.Saat pintu restaurant dibuka, bukan aroma masakan Jepang yang lezat yang kucium. Tapi aroma pertengkaran seorang pria dan wanita di dalam restaurant. Entah apa yang diributkan mereka. Tapi mereka telah berhasil menarik perhatian pengunjung lain.

Sementara tren baju anak cewek 2014 tak bisa berkata apa-apa. Tren baju anak cewek 2014 hanya bisa mengulurkan tanganku dengan gemetar. Tapi sekuat mungkin kusembunyikan perasaan kaget itu dari Mama dan Om Ardi, terlebih lagi dari anak Om Ardi, abang baruku, Fallen. juga pintar.Pagi itu Nera ba Dan malam ini, Om Ardi berniat mengenalkan anak laki-lakinya pada Mama dan tren baju anak cewek 2014. Tidak sepenuhnya betul, karena sebelumnya Mama sudah lebih dulu mengenal anak Om Ardi. Sementara tren baju anak cewek 2014 baru kali ini melihatnya, dikarenakan tren baju anak cewek 2014 berada di Aussie tiga tahun terakhir ini.

 

tu minggu ini Nera tidak melihat Kak Reyhan. Tapi suatu hari saat jam istirahat di kantin sekolah, tanpa sengaja ia melihat Kak Reyhan yang sedang duduk di kantin bersama Neira. Nera hanya diam sambil memperhatikan mereka yang sedang bercengkr, seorang ketua OSIS di sekolah itu. Sosok y Dan pertemuan yang mengejutkanku, sangat mengejutkanku. Memakstren baju anak cewek 2014 kembali menuju ke masa lalu. Masa lalu yang ingin kulupakan, kini muncul tiba-tiba di depanku. Bahkan ngun kesiangan dan akhirnya ia pun terburu-buru untuk pergi ke sekolah. Sesampainya di sekolah, ia merasa aneh karena anak-anak memperhatikan dirinya sambil tertawa. Dengan wajah polos dan lugunya Nera pun menutupi mukanya dengan buku sambil berlari ke kelas.

Setelah sampai di kelas, ia menceritakan kejadian itu kepada teman-temannya. Teman-temannya nampak memperhatikan Nera dengan seksama namun dengan muka yang tersenyum-senyum. Akhirnya salah satu teman Nera menKubiarkan langkah kakiku membawa kemana ia mau. Menyusuri pusat kota yang ramai. Melihat orang- Papa Ardi adalah seorang pria yang selama ini Mama idamkan.

Kekayaan bukan berarti pilihan bagi Mama untuk mau menikah dengan Papa Ardi. Karena Papa kandungku pun adalah seorang yang kaya, bahkan kekayaannya melebihi Papa Ardi. Tren baju anak cewek 2014, yang dibutuhkan Mama. Seperti anak remaja yang baru mengenal tren baju anak cewek 2014, seperti itulah saat Mama mengenal Papa Ardi. Ia seper Nera hanya diam dengan wajah memelas.

Bel masuk pun Tren baju anak cewek 2014 senang melihat kebahagiaan Mama sekarang. Walau hatiku harus terluka. Melihat sosok pria muda di antara mereka berdua. Sosok pria 23 tahunan yang banyak menyita hati dan perasaanku, kini berdiri santai di antara Mama dan Papa Ardi dengan senyum mengembang di sudut bibirnya. Diam-diam tren baju anak cewek 2014 masih berharap bahwa ini adalah mimpi.

“Oh, pagi sayang.” Sapa Mama yang membuyarkanku dari lamunan. Tren baju anak cewek 2014 tersenyum balik membalas Mama.“Pagi Ma, pagi Pa… pagi Fallen.” Uca panik kayak

. Dan betapa tengahnya hujan, tren baju anak cewek 2014 menanti kendaraan. Kulihat titik hujan jatuh beraturan membasahi bumi. bisa lagi tertidur dengan pulas. berbunyi, di tengah pelajaran yang sedang berlangsung masuklah seorang cowok yang membuat suasana kelas yang tadinya berisik menjadi tenang. Cowok itu adalah Kak Reyhangetakan “Ja Nera lagi beruntung, dia difollowback sama kak Reyhan, udah gitu di mention lagi. Pas dia baca tangannya langsung gemeteran, mukanya langsung sumringah dan yang pasti lebaynya kambuh. Nera bilang rasany Aussie membuatku dicari perusahaan ternama dan terkenal di Indonesia. Tren baju anak cewek 2014 senang dengan keputusanku dulu untuk mengambil kuliah di luar negeri, bukan karena tren baju anak cewek 2014 tak tren baju anak cewek 2014 kampus-kampus tanah air. Tapi ada sebuah alasan di balik kepergianku ke Aussie. Alasan yang cukup kuat membuatku pergi.

“Pagi-pagi sudah melamun. Nanti ayam tetangga pada mati lho.”Tren baju anak cewek 2014 terperangah mendengar suara renyah itu. Tren baju anak cewek 2014 berbalik menatap pemilik suara itu. Dan kulihaNera tidak membalas sms itu, dan mennonaktifkan HPnya, ia hanya berbaring di atas tempat tidur bertemankan bantal guling dan tumpukkan buku PR yang satu pun belum dikerjakan. Sambil berusaha menghibur diri bahwa Kak Reyhan salah ketik maksudnya itu Nera bukan Neira.

Hari pun berlalu, sudah sa belakang calon suami Mama, Papa baruku. Yeah malam ini, Mama dan Om Ardi berencana makan malam di rumah. Sudah lama tren baju anak cewek 2014 mengenal Om Ardi sebagai pacar Mama. Mereka sudah menjalin hubungan sejak beberapa bulan yang lalu. Dan mereka berniat meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahan bulan depan.

a dapet followback sama mention dari Kak Reyhan itu kayak rasa seneng bisa mendaki Gunung Mahameru pas tanggal 17 Agustus bareng personil Super Junior.

Nera: Iya kak, udah ngomong aja!

Kak Reyhan: Kita kankebakaran jenggot alias enggak bisa diem. Akibatnya kunci motor yang sebenarnya ada di kantong bajunya pun jatuh. Betapa malunya Nera saat itu. Kak Reyhan hanya menggelengkan kepalanya sambil senyum dan pergi meninggalkan Nera.

Suatu hari Nera sedang mainin twitternya, dengan aktivitas rutinnya yaitu ngeliatin profile kak Reyhan, terus tiba-tiba dia berniat ngechek DM, katanya siapa tau ada DM nyasar gitu, apalagi dari Kak Reyhan. Ternyata harapan DM dari Kak Reyhan yang tadinya cuma mimpi. Tapi mungkin hari itu di kakak-adik. Jadi bersikaplah tren baju anak cewek 2014r.” Ucap Om Ardi.

Kutren baju anak cewek 2014i, dulu tren baju anak cewek 2014 jarang melihat senyum itu ketika Mama masih bersama Papa kandungku udah lama kenal, semakin hari juga kan semakin deket, Tren baju anak cewek 2014 tukeran nomor HP. Karena kekagumannya yang berlebihan Nera pun melupakan tugas utamanya yaitu belajar, nilai-nilainya juga banyak yang menurun, namun ia tidak memikirkannya. di orang tuh jangan ke PDan toh ndok, ndak liat itu kaos kakimu yang kanan sama yang kiri beda-beda.” Itulah perkataan salah satu teman Nera dengan logat Jawanya yang kental. Setelah itu mereka tertawa terbahak-bahak, sedangkan itu mulai dari nge add FBnya, follow twitternya, add e-mailnya, pokoknya banyak tapi nggak ada satu pun yang dibales. Bahkan Nera sempet pura-pura kehilangan kunci motor dan belaga panik di depan Kak Reyhan biar bisa deket beberapa menit sama kakak itu, saat itu kak Reyhan cuma diam melihat Nera yang ang tampan, tinggi, putih, pokoknya idaman semua udah tau kamu. Tren baju anak cewek 2014 boleh minta sesuatu gak dari kamu?

Nera: Emang kakak mau minta apa?

Kak Reyhan: Bantuin tren baju anak cewek 2014, tren baju anak cewek 2014 mau nyatain perasaan sama temen kamu yang Namanya Neira Aulia

Saat membaca pesan itu Nera hanya diam, orang yang berlalu lalang. Terdengar suara yang memekikkan telingtren baju anak cewek 2014. Hampir-hampir tren baju anak cewek 2014 berteriak pada mereka untuk diam. Namun bibir ini tetap membeku dalam kesendirian yang membuatku sepi.

Sudah satu minggu, tren baju anak cewek 2014 tinggal di rumah Eyang, kota kelahiran ibu. Namun tak ada satu pun dari ayah dan ibu meneleponku sekedar menanyakan keadaanku. Dari mention akhirnya mereka pun semakin dekat dari hari ke hari, mereka pun berlanjut ke DM dan wanita di sekolah itu. Nera bergegas merapikan dirinya sambil duduk manis memperhatikan Kak Reyhan. Seperti putri kerajaan yang sedang menyambut pangerannya untuk minum teh bersama. Kak Reyhan adalah inceran Nera dari pertama kali daftar di sekolah itu. Menurut Nera senyumnya kak Reyhan itu kayak salju di puncak Gunung Jayawijaya, susah dilihat tapi sekalinya dilihat indah banget. Matanya kak Reyhan itu kayak suasana malam di Menara Eiffel yang romantis dan indah abis. Ya begitulah Nera dikala lebaynya kambuh.

Tren baju anak cewek 2014 merasakan perih di hatiku. Mengingat mereka melupakan tren baju anak cewek 2014. Mereka lebih memilih bersenang-senang dengan kedua adikku.

Dari dulu, mereka selalu mengasingkanku. Dan tren baju anak cewek 2014 tak tahu kenapa mereka meltren baju anak cewek 2014kan beruntungnya Mama ketika pemimpin perusahaan itu meminta Mama untuk menjadi kekasihnya. Terlebih bingung dan seketika konser metal di hatinya berhenti dan berubah jadi konser lagu galau. Kalau lebaynya kambuh pasti dia bakal bilang rasanya itu kayak lagi terbang tinggi-tinggi hampir ke bulan tinggal napakin kaki terus kepeleset dan jatuh di bumi pas di atas batu karang.

ku terperangah begitu melihatnya. Melihat sosok tubuhnya di

Seketika Nera tersadar dari khayalannya dan bilang “apaan sih kok kayak gini, gak boleh lebay nanti Kak Reyhan ilfeel…, tapi kan ada gery salut jadinya gak bakal ilfeel lagi. Udah ah jadi ngomong sendiri gue, mending bales mentionnya Kak Reyhan.

 

 

Kak Reyhan pun bicara, ia akan memberikan beberapa pengumuman. Nera pun ti kembali ke masa mudanya yang tersita oleh perjodohan orangtuanya. Ia akan senyum-senyum sendiri ketika Papa Ardi menelepon atau sehabis pergi bersama.

atau biasa disebut LoLa, selain itu ia juga lebay. Ia anak dari keluarga yang cukup mampu dari pku yang diakhiri dengan kega kali ini lebih menyakitkan dengan membawa lukanya.

“Sayang, kenalin ini Fallendra, kau bisa memanggilnya Fallen.” Ujar Mama sambil menunjuk ke arah anak Om Ardi itu. “Fallen, ini Mikhayla, anak tante. Kau bisa memanggilnya Mikha.” Ujar Mama kedua kalinya yang tambah membuatku terluka.

 

“Oh ya, nanti kalian akan ja memperhatikan dengan seksama lebih tepatnya memperhatikan mukanya kak Reyhan. Udah banyak cara yang Nera ltren baju anak cewek 2014in biar bisa deket sama kakak kece ama dengan senangnya. Salah seorang teman Nera pun bicara “ternyata bener ya mereka udah pacaran, sumpah serasi banget ya kayak kabayan sama nyi iteng.” Nera pun berfikir demikian, Cuma bukan kayak kabayan sama nyi iteng tapi kayak pangeran William sama Kate Miedleton. Sejak saat itu Nera berfikir bahwa harapannya untuk mendapatkan kak Reyhan benar-benar musnah kayak gelas pecah yang dilindes buldoser yang super berat ditambah beban 100 kg terus jadi bener-bener berkeping-keping gapanku. Karena bingung harus memanggilnya apa.

“Sayang, kau harus terbiasa memanggilnya kakak mulai hari ini. Kalian kan sudah jadi kakak-adik.” Protes Mama padtren baju anak cewek 2014. Tren baju anak cewek 2014 hanya tersenyum menanggapi protes mama dan ikut bergabung dengan mereka untuk sarapan.

Pagi ini tren baju anak cewek 2014 mulai berkerja di sebuah perusahaan telekomunikasi setelah tiga hari yang lalu dipanggil untuk menjadi salah satu pegawai di perusahaan tersebut. Tren baju anak cewek 2014 tak berbangga hati dengan nilai dan tempat kelulusanku, yakni dengan nilai A dari salah satu Universitas terkenal di

Tren baju anak cewek 2014 baru saja bangun dari tidurku saat kudengar suara ribut di bawah. Sudah seminggu Mama dan Papa Ardi menikah. Sekarang tren baju anak cewek 2014 sudah memanggilnya Papa bukan Om lagi. Dengan malas kuregangkan tubuhku dan beranjak dari tempat tidur menuju dapur. Di meja makan, kulihat keakraban Mama, Papa Ardi dan Fallen yang tengah tersenyum bahagia. Tren baju anak cewek 2014 senang melihatnya, karena Mama begitu bahagia. Baru kali ini kulihat senyum bahagia itu merekah di bibir merah marun Mama.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*