BPJS VS OBAMA CARE

bpjsLiputan6.com, Jakarta : Program pemerintah terbaru berupa JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang berlaku 1 Januari dianggap sebagai sebuah kemajuan bagi bangsa Indonesia. Bagaimana tidak, BPJS yang merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dianggap akan melakukan proyek besar yang dapat menjamin kesehatan 250 juta masyarakat Indonesia. Bahkan melebihi kapasitas program Obamacare yang hanya menanggung kesehatan 30 juta warga Amerika.

“Program ini lebih besar dari Obamacare, SBYcare menanggung 250 juta orang. Tentunya program ini dilakukan secara bertahap, tidak bisa sekaligus. Karena jumlah peserta JKN terus bertambah setiap harinya dan akan sampai hingga 250 juta hingga 2019. Tapi kalau ternyata program ini baik, bisa rampung dalam 3 tahun,” kata Menteri Koordinator kesejahteraan rakyat saat penyerahan kartu BPJS kesehatan kepada PKL (Pedagan kaki Lima) di pasar Johar Baru, Jakarta, Kamis (2/1/2014).

Seperti diketahui, JKN merupakan program pelayanan kesehatan terbaru yang merupakan kepanjangan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang menggunakan sistem asuransi. Artinya, seluruh warga Indonesia nanti wajib menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk jaminan kesehatan di masa depan.

Bagaimana dengan rakyat miskin? Tidak perlu khawatir, semua rakyat miskin atau PBI (Penerima Bantuan Iuran) ditanggung kesehatannya oleh pemerintah. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi rakyat miskin untuk memeriksakan penyakitnya ke fasilitas kesehatan.

BPJS merupakan kependekan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Ini adalah perusahaan asuransi yang kita kenal sebelumnya sebagai PT Askes. Begitu juga BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).

(Fit/Abd)

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*