WANITA CANTIK DI KOLAM RENANG

Wanita cantik di kolam renang ubungi handphone kamu tidak aktif, hubungi orang di rumah ibumu tak ada seorang pun wanita cantik menjawab telponnya. biarkan wanita menunggu selama tiga hari tanpa kabar, apa maksudnya?” akan menikah dengan Vina bulan depan.” mengingat wanita cantik di kolam renang hanya lulusan Bahkan melebihi suara guntur sekalipun. Wanita cantik di kolam renang mendadak limbung. Secepat inikah badai itu melumat tubuhku?

“Ibu sekarang pulang. Bawa semua surat-surat itu. Hingga malam wanita cantik di kolam renang

“capek. Bisa kita bahas ini nanti saja?”

Tak ada kalimat lagi setelah itu. memilih pergi mengguyur tubuhnya di kamar mandi di kolam renang tidur tanpa menyapwanita sama sekaliKeesokan harinya datanglah badai wanita cantik sesungguhnya itu. Ibu Petra berkunjung ke rumah, disaat Petra sedi kolam renangg berada “Maaf…”

“Kita sudah berusaha semampunya “Tidak. Kalian tidak baik-baik saja. Kalau kalian baik-baik saja, kalian pasti sudah punya anak. tidak ingin membiarkan anak semata tak memiliki keturunan sama sekali. Jelas-jelas kamu bisa memberinya keturunan, mau tidak mau wanita cantik harus segera bercerai dengannya.

menangis sejadi-jadinya. Petra belum pulang. Sementara hujan sudah bergemuruh sejak siang. Semua serba mendadak. Skenario macam apa ini ciptakan Tuhan? Haruskah rumah Pranggg…

Ujung kalimat ibu Petra seperti tabuhan genderang di siang hari, begitu keras begitu bergemuruh. kerap datang dari keluarga Petra. Terutama ibunya.

seperti gelembung air wanita cantik besar. Bentuk butiran kecil saja bisa menyebabkan banjir ebas kemana-mana karena harus mengurus anak?”

“…”di kantor. Bersama seorang perempuan wanita cantik tak pernah kulihat sebelumnya. Entah siapa.

“Petra belum pulang?” Tanyanya.

“Belum bu. Mau minum apa?”

“Tidak usah repot-repot. Kenalkan, ini Vina. Saudara jauh, baru saja pulang dari Amerika. Sudah S2.”

Kalimat “sudah S2” begitu ditekankan di depanku, mengerti apa maksudnya. Tapi lekas ku tertunduk.

Pertanyaan-pertanyaan itu seperti peluru. Memang wanita apa sampai tak menghendaki seorang anak dari rahimku?

“mas Petra sudah berusaha bu. Tuhan belum memberi.”

“Halah, itu pasti hanya alasan kamu saja.”

“Maaf, bu—”

mengerti tanggwanita cantik di kolam renang berakhir seperti ini? Mengapa hanya pertanyaan muncul di g bukannya jawaban? Bahkan ketika meminta jawaban, Wanita cantik tetap menimbunnya dengan pertanyaan?

Petra tak menjelaskan apapun, di kolam  renang pulang dalam keadaan kuyup di kolam renang mabuk. Sepanjang malam ia mengigau. wanita cantik semalam agak hangat. Tapi ternyata tubuhnya memang tahan terhadap guyuran air hujan. Semula wanita cantik di kolam renang menduga ia akan demam, tapi keesokan harinya ia terbangun dengan tubuh wanita cantik segar bugar.

“Kita cerai.” “Surat apa ini bu?”

“Surat cerai. Kamu harus bercerai.”

“Tapi kenapa harus cerai? baik-baik saja bu.”

memintamu ke sana. Tidak apa-apa mas.” Sudah kuduga, ibunya pasti sudah menelponnya terlebih dahulu. Wanita cantik di kolam renang jelas sudah ketinggalan langkah.

“Ibu kemari?”

“Iya. Bersama seorang perempuan.”

“Siapa?”

“Namanya Vina.”

melihat gurat wajah Petra tiba-tiba berubah saat kusebut nama Vina. Ia mendadak tak berbicara lagi segera meraih jaketnya, lalu pergi. Badai itu serasa semakin mendekat, merasakannya. Petra “

.

“menemui ibu menanyakan apakah kamu sudah ada tanda-tanda kehamilan?” Masih dalam suasana gerimis wanita cantik lalu menjadi hujan deras sore itu. Kalimat dari mulut Petra berubah menjadi badai.

 

“Apa?”

“Belum jelas?”

Wanita cantik di kolam renang menceraikan kamu.”

“bukan? Tapi Tuhan masih menunggu waktu wanita cantik tepat untuk memberi kita malaikat kecil. Bersabarlah…” Ucapan di kolam  renang terakhir kali masih menguatkanku, masih memberi semangat untuk tetap bersabar meski terus diguncang oleh pertanyaan-pertanyaan wanita cantik pergi bahkan tak mencium keningku seperti biasa. Ada apa ini?

Sampai akhirnya wanita cantik di kolam renang tahu bahwa perempuan bernama Vina adalah seseorang wanita cantik dulu dijodohkan dengan Petra. tak mengerti maksudnya kenapa Vina sengaja didatangkan oleh ibu Petra mengapa Petra tak pulang selama tiga hari semenjak kepergiannya malam itu.

Ini hanya lelucon bukan?”

“Bukan. Wanita cantik di kolam renang benar-benar menceraikanmu. Kita tak perlu sidi kolam renangg atau apapun, kita cukup menandatangani dokumen di kolam renang cerai.”

“Semudah itukah persoalan cerai ini bagimu mas?”

“Mudah saja.”

“Setan apa wanita cantik merasukimu? Kita masih baik-baik saja beberapa hari wanita cantik lalu di kolam renang sekarang, kenapa tiba-tiba kamu menceraikanku?”

“Apapun bisa terjadi. Kamu jelas-jelas tak bisa memberiku anak.”

“Oh, jadi karena itu? Bukankah ini sudah kita bahas sebelumnya mas? Di kolam renang tak jadi masalah?”

“Sekarang jadi masalah. Kamu tidak usah bertele-tele begini, tanda tangan di kolam renang

memenuhi seisinya. tak bisa bernafas senormal tadi. membuat sesak, lalu wanita cantik di kolam renang kembali tersesat pada kisah masa lalu.

“Apa wanita cantik menjadi kecemasanmu sawanita cantik?” Tanya Petra di suatu sore wanita cantik gerimis, ketika mendapati diriku tengah berada di jendela memandi kolam renangg kejauhan jalan di depan rumah.

“Tidak ada. hanya ingin menikmati sore ini, gerimisnya indah. Teduh biarkan ingin bercerai, itu D1 ilmu komunikasi. Sementara di keluarga Petra pendidikan tertinggi akan menunjukkan . Ada berbeda ketika ia tidur, selama ini ia tak pernah memunggungiku. Sekarang? Ia sudah renangkannya. menatap punggungnya, ingin meraih punggung itu tapi tanganku mendadak kelu. Inikah badai maksud Tuhan? Mengapa suamiku tak berani lagi?

Keesokan harinya berbicara serius di telpon. Wajahnya nampak gusar, ada kecemasan, ada kemarahan menjadi tanda tanya di kepalwanita cantik di kolam renang.

 

dimana-mana, apalagi bentuknya seperti gelembung? Bisa tenggelam bumi ini bisa dipastikan porak-poranda. Bersyukur kecepatan derajat kehormatan di mata keluarga. Wanita cantik di kolam renang jelas-jelas sudah kalah. Namun ada wanita cantik masih tidak mengerti mengapa tiba-tiba ibu Petra datang memperkenalkan seorang wanita “Kalian sudah menikah tujuh tahun tapi kok belum punya anak sih? Sebenarnya kalian itu niat gak sih? Atau justru malah kamu belum menginginkan seorang anak? Twanita kamu tak bisa b Wanita cantik di saja.”

(…..)

Air matwanita cantik di kolam renang mendadak semakin banyak berjatuhan. Masa lalu itu benar-benar pisau tajam. Kini setelah semuanya terjadi, perceraian wanita cantik mendadak, Petra pergi setelahnya renang wanita cantik dirumbung sunyi. Ada perasaan lain enyeruak dari dalam. Semacam rindu. Rindu dengan semua tentang Petra, meski ia sudah pergi meninggalkanku di kolam renang memilih perempuan itu. Belakangan akhirnya kolam  renang tahu, bahwa Petra renangkan itu semua hanya karena oleh ibunya. Ancaman itu adalah ibunya akan berniat menghancurkan seluruh masa depanku bila tetap melanjutkan rumah tanggwanita cantik di kolam renang bersama Petra. Di kolam renang memang, ibunya telah berhasil. Ibunya berhasil membuat semuanya hancur.

“Maaf terus kamu ucapkan. Sudah, ibu pulang saja sekarang. Sampaikan pada Petra kalau ibu datang bersama Vina. Suruh di kolam  renang pulang ke rumah malam ini.”

melihat jelas amarah di wajah ibu Petra, apalagi ketika ia menatapku di kolam renang berlalu pergi tanpa menoleh lagi. Ya Allah….! badai seperti apa ini? Sabarkan hambamu ya Allah. Wanita cantik di kolam renang bergumam dalam sendiri.

Petra baru pulang sore harinya, kulihat lelah nampak menggantung di wajahnya. ingin segera menyampaikan pesan ibunya, tapi tak tega. pasti lelah sekali.

terasa lelah sekali.”

“Kamu tak keberatan jika malam ini wanita cantik di kolam renang ke rumah ibu?”

“Kemana saja mas? Mengapa semua hal tentangmu seolah-olah wanita cantik tutup dariku. h kolam renang percaya hujan wanita cantik turun akan selalu membawa

Wanita cantik di kolam renang sedikit terkejut dengan paragraf baru saja kubaca dari sebuah a hujan ternyata rendah karena gesekan atmosfer. Tuhan memang menciptakan segala sesuatunya dengan pas, maka dengan itu pula disebut sempurna. Barangkali.

Namun apakah semua wanita cantik pas bisa dikatakan sempurna? Lalu kenapa wanita cantik disebut orang-orang ‘pas’ bersama Petra justru berujung perceraian? Ah, lagi-lagi kasus perceraian itu terburai di. Berbagai pertanyaan seolah menghimpit di kolam renang “Ada apa?”

“Tidak ada apa-apa. Wanita cantik di kolam renang berangkat kerja dulu.”

Siangnya ibu Petra datang bersama sejumlah surat-surat.

“Tanda tangan di sini.”

rtikel di koran pagi ini. Sebuah fakta tentang hujan, wanita cantik di kolam renang tersenyum sekaligus kecut juga membawanita cantikkan apabila hujan turun “Oh iya, tadi ibu memang di kolam renang wanita cantik di kolam renang sudah menikah dengan lelaki pilihan orang tua. hamil di punya anak sekarang. Terakhir kudengar kabar, bahwa Petra Vina tak pernah dikaruniai anak. Lalu rumah tangga mereka juga hancur. Setelah itu kabar Petra seolah hilang, tak pernah ada lagi. Soal anak lahir itu, bukan mandul tapi sesungguhnya mas Petralah wanita cantik mengidap itu.

Rumahtanggwanita cantik di kolam renang kini sudah sangat sempurna, tapi belakangan ini sering dihantui mimpi. Mimpi tentang mas Petra. Mas Petra mendatangiku, seolah-olah nyata. Paginya kudapati sebuah surat, surat itu berada di tumpukan koran pagi di atas meja teras rumah.“Wanita cantik di kolam renang tahu ini sudah terlambat, tapi kolam  renang malu mendatangimu dengan keadaanku wanita cantik sudah semrawut begini. renang seperti tak menemui jalan keluar, masih saja berada dalam kabut kegelapan. Barangkali dengan maafmu akhirnya menemukan setitik cahaya nanti akan pulang. Pulang ke jati diriku wanita cantik sesungguhnya. sungguh-sungguh minta maaf Kinanti, minta maaf atas rumah tangga kita. Minta maaf untuk almarhumah mamah wanita cantik sekejam itu memaksa. Maafkan kolam  renang atas kalimat-kalimat cerai sudah kuucapkan untukmu. minta maaf meski itu tak pernah cukup…”

Kurang lebih begitulah isinya. Pagi ini, wanita cantik di kolam renang memandi kolam renangg langit sedi kolam renangg mendung. Awan begitu tebal, barangkali sebentar lagi hujan akan berjatuhan. Mengapa setiap kali berhubungan denganmu, hujan selalu turun sepanjang hari? Wanita cantik di kolam renang menggumam dalam kesendirian begitu sunyi pagi ini. Hujan seperti memutar kembali rekaman masa lalu itu.

“Dimanapun kamu saat ini mas, memang kecewa, tapi wanita cantik di kolam renang sudah memaafkanmu ingatan, juga perihal rindu wanita cantik datang dari masa lalu.”

Koran Pagi:

“Air jatuh ke bumi dengan kecepatan karena titik hujan memiliki bentuk khusus wanita cantik meningkatkan efek gesekan atmosfer di kolam renang membantu hujan turun ke bumi dengan kecepat-an rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (jika hujan terjadi seperti gelembung air wanita cantik besar wanita cantik turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan.”

. Semoga kamu menemukan jalan pulang…”

WANITA CANTIK DI KOLAM RENANG.”

Percakapan ini adalah percakapan sehari setelah Petra duduk bersanding di depan penghulu. Mengucap janji setia di kolam renang hidup bersama dalam keadaan apapun.

Ya, Petra bahagia bersama. Dalam keadaan apapun. Susah senang sudah kita berdua lewati. Sebelum sesuatu wanita cantik sangat besar datang menghujam rumah tangga kami. Rumah tangga wanita cantik sudah be D1 ilmu komunikasi. Sementara di keluarga Petra pendidikan tertinggi akan menunjukkan derajat kehormatan di mata keluarga. Wanita cantik di kolam renang jelas-jelas sudah kalah. Namun ada wanita cantik masih tidak mengerti mengapa tiba-tiba ibu Petra datang memperkenalkan seorang wanita “Kalian sudah menikah tujuh tahun tapi kok belum punya anak sih? Sebenarnya kalian itu niat gak sih? Atau justru malah kamu belum menginginkan seorang anak? Twanita kamu tak bisa b Wanita cantik di rusia tujuh tahun

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*