SISTEM MUSKULAR (OTOT) MANUSIA

Oleh dr. Harry Wahyudhy Utama

 sistem muskular manusia A. Fungsi Sistem Muskular

  1. Pergerakan. Otot menghasilkan gerakan pada tulang tempat otot tersebut melekat & bergerak dalam bagian-bagian organ internal tubuh.
  2. Penopang tubuh dan mempertahankan postur. Otot menopang rangka dan mempertahankan tubuh saat berdiri atau duduk terhadap gaya gravitasi.
  3. Produksi panas. Kontraksi otot secara metabolis menghasilkan panas u/ mempertahankan suhu normal tubuh.

B. Ciri-ciri Otot

  • Kontraktilitas. Serabut otot berkontraksi & menegang, yg dapat atau mungkin juga tidak melibatkan pemendekan otot.
  • Eksitabilitas. Merespon dengan kuat jika distimulasi o/ impuls saraf.
  • Ekstensibilitas. Kemampuan u/ meregang melebihi panjang otot saat relax.
  • Elastisitas. Kembali ke ukuran semula setelah berkontraksi atau meregang.

sistem otot pada manusiaC. Klasifikasi Jaringan Otot

  • Secara Struktural. Dasar : Ada tidaknya striasi silang (lurik)
  • Secara Fungsional. Dasar : Kendali konstruksinya  volunter (sadar) atau involunter (tidak sadar). Lokasi  Cth. Otot jantung (terdapat di jantung) dsb.

D. Jenis-jenis Otot

  • Otot Rangka
    Otot lurik, volunter, melekat pada rangka
    Serabut otot sangat panjang (s/d 30 cm), silindris,
    lebar antara 10 s/d 100 mikron
    Memiliki banyak inti
    Kontraksi cepat & kuat
  • Otot Polos
    Tidak lurik, involunter, ditemukan pada dinding organ berongga.
    Ex. Kandung kemih, uterus, dinding tuba.
    Berbentuk spindel dg nukleus sentral yg terelongasi
    Berukuran kecil, antara 20 mikron (melapisi pembuluh darah) s/d 0.5 mm (pd uterus org hamil)
    Kontraksi kuat & lamban
  • Otot Jantung
         lurik, involunter, hanya ditemukan pada jantung
        a.  Terelongasi & membentuk cabang dg satu nukleus sentral
        b.  Panjang berkisar antara 85 mikron s/d 100 mikron & diameter sekitar 15 mikron
        c.  Diskus terinterkalasi : sambungan kuat khusus pada sisi ujung yg bersentuhan dg sel-sel otot tetangga
        d.  Kontraksi kuat & berirama

E. Macam Gerak

  • GERAK SADAR.

  • GERAK OTOMATIS.
  • GERAK REFLEKS.
  • Gerak Sadar
    Memerlukan kerjasama dari otak.
    Jalannya rangsang:
    Reseptor →saraf sensorik →otak →saraf motorik → efektor
  • Gerak Otomatis
    Gerak yang sudah menjadi kebiasaan akhirnya tidak butuh dipikirkan lagi.
    Masih membutuhkan kerjasama dari otak. Misal : menulis, mengayuh sepeda.
  • Gerak Refleks
    Tidak membutuhkan kerjasama dari otak (tidak memerlukan kontrol otak).
    Lengkung refleks jarak terpendek untuk gerak refleks.
    Jalannya rangsang :
    Reseptor →saraf sensori →sel saraf asosiasi →saraf motorik → efektor.
    Gerak Refleks
    Refleks otak → saraf asosiasi ada di dalam otak → misal : mengedip.
  • Loading...

    Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.


    *