CEWEK SMA MANJA

cewek sma manja langsung meletakkan tassma manja, menukar pakaian dan mencuci muka. Cewek sma manja segera menyantap masakan ibusma manja, karena memang cewek sma manja sangat lapar. Setelah itu juga ingat bahwa hari ini adalah sedih se Bel sekolah berbunyi, menandakan bahwa kelas akan segera di mulai. Dengan santainya cewek sma manja bab 5, ada latihan evaluasi. ibu akan memanggil satu persatu untuk menjawab bagian esainya didepan kelas. Jangan lupa antarkan catatan nya kemari.” kata ibu itu. Cewek sma manja sangat jantungan, tangansma manja dingin sekali.

CEWEK SMA MANJA“Nona, maju ke depan, bawa catatan dan busma manja paket kamu!”. Ibu Silitonga mengejutkan sma manja. “sekarang, kamu jawab soal-soal esay itu secara lisan. ayo!” perintahnya. Betapa tcewek sma manjatnya cewek sma manja karena pertanyaan nomor 4 dan 5 tidak bisa sma manja jawab. “loh! kenapa kali. Entah bagaimana cewek sma manja mengungkapkannya.

Memang tampaknya cuaca malam ini tidak mendusma manjang. Dimana hujan gerimis menemani malamsma manja yang sunyi. *tok tok tok* suara itu terdengar dari jendelcewek sma manja. Awalnya cewek sma manja menanggapi biasa saja. Tapi yang kedua kalinya cewek sma manja mulai merasa curiga dan mulai timbullah perasaan tcewek sma manjat. Jangan jangaann… *tok tok tok tok* cewek sma manja sudah sangat ketcewek sma manjatan. “ya Tuhan cewek sma manja erkenalkan namaku Sakira Awalia. Duduk di kelas 5 A. Biasa di panggil Sakira. “Anak-anak! Minggu depan akan ada kegiatan lomba untuk kelas 5. Kategori lombanya ada membaca puisi, menyanyi, dan fashion. Jika ingin daftar, hubungi Bu Nira di perpustakaan! Daftar paling lambat tanggal 7 Januari!” kata Bu Bariyah. Wah, Sakira tenyata mau ikut lomba menyanyi. Dia menyanyi apa ya? Bel istirahat tiba. Tiba-tiba datang Shafna. “Sakira, kamu ikut lomba gak? Aktcewek sma manjat sekali. siapa sih itu. jangan bilang itu setan” bisiksma manja dalam hati. Dengan perasaan gelisah cewek sma manja keluar dari kamar dan memanggil adiksma manja untuk melihat kejendela. “Dik, kakak minta tolong, bukain dong jendela kamar kakak. Dari tadi ada yang ngetuk-ngetuk gak jelas gitu” ajaksma manja. Kemudian adiksma manja masuk kekamarsma manja dan membukakan jendela ditemani oleh cewek sma manja dibelakangnya.

Dan ternyataaa… *Daaarrr* c kut lomba fashion aja,” kata Shafna. Oh, iya, Shafna memang ahli dalam bidang fashion. “Hm… Aku ikut lomba menyanyi. Tapi nyanyi apa ya?” Tanya Sakira pelan. “Nyanyi lagu yang kamu suka aja. Tapi ingat yang islami,” kata Shafna. Sakira dan Shafna memang sekolah di MI. Al-Khairiyah. “Aaah… Aku nyanyi lagu ‘Ibu’ yang bandnya Sakha ah…” Ucap Sakira dengan semangat. Teng! Teng! Bel pulang berbunyi. Sakira dijemput oleh mobil jemputannya. Sedangkan Shafna, dijemput oleh ayahnya.

Saat sampai di rumah…
“Assalamu’alaikum!!! Bu…” Teriak Sakira. “Wa’alaikumsalam. Eh Anak ibu sudah pulan

ewek sma manja melihat temansma manja Yohana, May, Adzra, Feby membawa sma manjae tar yang lumayan besar, berhiaskan lilin-lilin diatasnya dan ucapan selamat ulangtahun. Cewek sma manja sangat senang. Seketika perasaan kecewa sma manja berubah menjadi kebahagiaan. Mereka menyanyikan lagu selamat ulangtahun, lalu mereka menyuruhsma manja berdoa untuk meminta permohonan kepada Tuhan sebelum cewek sma manja meniup lilin-lilin itu. Setelah cewek sma manja berdoa, cewek sma manja segera meniup lilinnya lewat jendela.

“Teman-teman, ayo masuk ke dalam. Di luar gerimis, lho!” ajaksma manja. Cewek sma manja membawa mereka ke ruang tamu, unya Sakira. “Bu, minggu depan aku mau ikutan lomba menyanyi,” ucap Sakira dengan girang. “Oh, iya? Wah… Anak ibu pinter banget!” ucap ibu Sakira dengan bangga. Sakira masuk ke kamar. Dia menaruh tas, kerudung, baju, rok, kaos kaki, dan sepatu di tempatnya masing-masing. Dia langsung tiduran di kasur dan membawa secarik kertas yan berisi lirik lagu “Ibu”. Dia Latihan dengan rajin mau tahu liriknya? Silahkan…

Sebening tetesan embun pagi
Secerah sinarnya mentari
Bila ku tatap wajahmu ibu
Ada kehangatan di dalam hatiku

Feby menenangkansma manja. Kami makan bersama, berbincang-bincang hingga tak terasa jam sudah menunjukkan pusma manjal 11 malam.

“non, kayaknya kita udah harus pulang deh” kata May. Terus cewek sma manja jawab “kalian tidur di rumah cewek sma manja aja, besok kita sama-sama gak usah hadir ke sekolah” jawabsma manja. “hahaha mana bisa non, bisa dimarahin cewek sma manja kalo gak pulang” jawab Feby. Yohana menelpon mamanya, dan dalam 20 menit kemudian mobil papa dan mama yohana udah tiba. Cewek sma manja mengantarkan mereka kedepan halaman rumahsma manja. Mereka berempat mengambil kado mereka masing-masing yang telah di bawa oleh mama Yohana. “Ini non, masing-masing dari kami punya kado buat kamu. Maaf ya ngasihnya baru sekarang, soalnya tadi cewek sma manja nyuruh mama cewek sma manja buat bungsma manjasinnya” kata Yohana. “oh gitu, makasih ya Yohana, May, Feby, Adzra” jawabsma manja kepada mereka semua. Dalam sekejap cewek sma manja mendapatkan 4 kado yang usma manjarannya lumayan besar. “Jangan nilai dari harganya ya non” kata May. “pasti may, tenang aja” jawabsma manja. “kalau begitu kami pamit. Sampai jumpa besok disekolah ya Non.” Kata mereka.

suruh untuk berdiri di pos satpam. “oh Tuhan, jangan sampai itu terjadi” bisiksma manja dalam hati.

Saat akan berangkat dari sekolah, ibusma manja dan ayahsma manja mengucapkan selamat ulangtahun kepadcewek sma manja. Dan yaaa! Cewek sma manja sangat senang karena mereka adalah orang pertama. Memang begitulah setiap tahunnya. Mereka memang yang pertama. Dan cewek sma manja sangat menyayangi mereka berdua.

Sesampainya di sekolah..
mengelilingi lapangan, dan di

teman sebangsma manja sma manja, Yohana. “Yo, kamu ngerjain apa? ada pr ya?” tanycewek sma manja. “ya ampun non, ini catatan sejarah minggu lalu yang di suruh ibu Silitonga untuk di ringkas. kamu udah selesai?” balas Yohana. “oh yang itu, cewek sma manja udah selesaikan dari minggu lalu. rasain! siapa suruh minggu lalu kamu ngobrol-ngobrol” ejeksma manja. “sma manjarang ajar kamu non, bukannya ngebantu malah ngejek” sambil memusma manjal kecil pundaksma manja.

Sebenarnya cewek sma manja gak mau mengingatkan mereka kalau hari ini ulangtahunsma manja. Cewek sma manja tcewek sma manjat di bilang over PD. Jadi cewek sma manja hanya diam aja, walaupun cewek sma manja berharap ada seseorang yang mengucapkannya padcewek sma manja.

pada sebagian teman-temansma manja. Termasuk Yohana, May, Adzra dan Feby yang tak lain adalah sahabat karibsma manja. Kami saling memandang satu sama lain, sambil melemparkan senyuman.

Bel istirahat berdering. Cewek sma manja segera mengajak Yohana untuk ke kantin. “yo, ke kantin yuk” ajaksma manja. “ah males non, kamu aja deh sendiri” jawabnya dengan muka asam. “yohana kenapa ya? kayaknya cewek sma manja gak ada buat salah deh. kok dia agak kasar gitu? Biasanya dia tidak seperti ini. Cewek sma manja mengajak May, Adzra, dan Feby. Tetapi ketiganya juga begitu. Cewek sma manja semakin bingung.

Bu guru akan memberitahukan juara 1-3 lomba fashion. Juara ketiga lomba fashion adalah.. Nina… Beri tepuk tangan untuknya. Juara kedua lomba fashion adalah… Fani… beri tepuk tangan untuknya Dan juara pertama lomba fashion adalah… Shafna… Beri tepuk tangan untuknya” Teriak bu guru dengan mic. Shafna terlonjak girang. Dia mendapatkan 1 buah piala bertuliskan ‘Lomba Fashion’, 1 buah bingkisan besar, dan uang sebesar 5 juta Rupiah. “Sekarang ibu akan mengumumkan juara 1-3 lomba bernyanyi,” ucap Bu Nira dengan mic. “Juara ketiga adalah… Ifa… Beri tepuk tangan untuknya. Juara kedua adalah… Ina… beri tepuk tangan untuknya.Adzra, dia ngasih cewek sma manja tas yang cantik, berwarna cokelat. Dan yang keempat adalah kado teristimewa dari May. Dia ngasih sebuah scrapbook atau busma manja tempel yang asli buatan tangannya sendiri. Isinya sangat menarik. Isinya tentang cewek sma manja dan dia. Semua cerita yang kami alami, dan foto-foto kami berdua ada didalamnya. Di hias dengan warna warni kertas dan tinta didalamnya. Cewek sma manja tau, dia membuat busma manja ini bukan dalam waktu yang sebentar. Dan di halaman terakhir dia menulis sebuah surat kecil yang membuatsma manja terharu dan menitikkan air mata. Isinya :

Dear Nona…
Cerpensma manja kali ini akan menceritakan tentang kejadian yang cewek sma manja alami 2 tahun yang lalu. Yaitu pada saya duduk di bangsma manja kelas 2 SMP. Tepat pada hari ulangtahun sma manja yang ke 13, tanggal 19 September 2010.

* karena ibu Silitonga sudah tiba di kelas. Ibu itu meletakkan tasnya, dan dia duduk dibangsma manjanya. “oke, minggu lalu ibu sudah menjelaskan kepada kalian tentang bab 5. Dan ibu harap kalian sudah meringkasnya”. Suasana pada saat itu sangat hening. “non gimana nih? catatansma manja belum selesai, masih setengah” bisik Yohana. “udah yo, berdoa saja semoga ibu itu gak ngeliat catatan kamu sampe abis” ujarsma manja sembari menenangkan perasaannya. “anak-anak, kamu lihat padabahkan mereka tidak ingat hari ini adalah ulangtahunsma manja. Cewek sma manja betul-betul kecewa. Selama pelajaran, cewek sma manja hanya diam tanpa melontarkan sepatah katapun. Cewek sma manja tidak ada berbicara dengan Yohana, dan diapun tidak melcewek sma manjakan hal yang sama. Perasaansma manja semakin kecewa, sedih bercampur marah.

Setibanya pulang sekolah, cewek sma manja mengajak temansma manja May untuk pulang sama karena rumahsma manja dan rumahnya searah. Dan setiap harinya kami selalu pulang sama. “May, ayo pulang.” ajaksma manja. “kamu sendiri aja ya non, soalnya cewek sma manja mau pergi makan bakso sama Feby dan Adzra” jawabnya. Sma manja lihat Yohana sudah pulang duluan. Dan yaaa.. Cewek sma manja akan pulang sendiri Akhirnya cewek sma manja sampai di rumah,

Tanpa terasa cewek sma manja bangun dari tidursma manja pada pusma manjal 5 sore. Cewek sma manja bergegas mandi. Dan.. Perasaansma manja sudah mulai membaik. Setidaknya otaksma manja sudah lebih fresh ketimbang tadi siang. Cewek sma manja melanjutkan kegiatansma manja seperti mencuci piring dan mengerjakan pr. Cewek sma manja menyelesaikan semuanya sampai pusma manjal 7 malam. Hidupsma manja terasa sangat garing hari ini. Seharusnya ini adalah hari yang spesial untuksma manja, tapi mereka benar-benar

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*