COPYWRITER MENINGGAL SETELAH 30 JAM BEKERJA

30 Jam bekerja akhirnya copywriter meninggal. “30 hours of working and still going strooong,” tulis Mita di akun jejaring sosial Twitter miliknya @mitdoq. Seperti yang baru-baru ini terjadi pada seorang copywriter di salah satu perusahaan iklan, Mita Diran. P

Perempuan yang terbilang muda itu meninggal dunia pada Minggu (15/12/2013) malam setelah bekerja tak kenal waktu. Menjelang kematiannya, diketahui Mita bekerja tiga hari tanpa tidur. Dikabarkan juga, selama lembur, Mita mengonsumsi minuman penambah energi yang berkafein tinggi. Minuman tersebut memang dapat memberikan stimulan bagi tubuh, tetapi sifatnya hanya sementara dan sebenarnya tidak menghilangkan lelah.

copywriter  meninggal setelah 30 jam bekerjaKasus meninggalnya copywriter muda, Mita Diran, diharapkan menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait. Perusahaan, pekerja, dan klien ke depannya diminta bersikap realistis. “Bukan cuma untuk perusahaan, tapi juga pribadi. Lebih perhatikan batas masing-masing,” kata Wakil Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) DKI Jakarta Ricky Pesik ketika dihubungi, Senin (16/12/2013) berpendapat, kasus Mita tidak bisa hanya diselesaikan perusahaan tempat Mita bekerja. Menurutnya, kasus itu juga menjadi peringatan bagi klien untuk memperlakukan perusahaan periklanan lebih manusiawi. Bagi perusahaan, kata dia, juga mesti lebih realistis memandang sumber daya manusia. Selama ini, kata dia, perusahaan terkadang menawarkan karyawan dari perusahaan lain dengan iming-iming gaji beberapa kali lipat. Namun, beban kerja bisa bertambah tiga sampai empat kali lipat.

Berita kematian Mita menyebar luas di media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Path, dan telah memicu berbagai reaksi dari kalangan pengguna media sosial itu. Kicauan-kicauan mereka bisa ditemui di bawah tagar #RIPMita. Sebagian besar di antaranya menyuarakan keprihatinan terkait kabar tersebut. Ibu dari Mita, Yani Syahrial, sempat menulis, “Hi everyone, since last night and until now my daughter who is a copywriter in Y&R in coma in RSPP. Chances not very good. She collapsed after continuous working overtime for 3 days last night. Working over the limit. I have not slept since then.” Tulisan dari sang ibu itu kemudian dibagikan oleh pengguna Path, Shalini, yang juga berpesan untuk menyadari batasan tubuh sendiri. “Don’t push yourself too hard,” tulisnya.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*