TANTE CANTIK CARI COWOK

tanete cantik cari cowokEnak aja panggil ‘Syah’! Namtante cantik cari cowok Tante Cantik bukan Syah tau!” Omel Tante Cantik pada Cari Cowok yang sebetulnya hanya bercanda. Cari Cowok cemberut mendengar omelan dari Tante Cantik dan pergi meninggalkannya begitu saja. Belum sempat ia pergi, Tante Cantik segera mencegah Cari Cowok.

“dengan tragis.

Cari Cowok tertegun mendengarnya. Apa maksudnya? Tapi Cari Cowok mencoba untuk berpikir positif dan menganggap omongan Tante Cantik hanya bercanda.

 

Cari Cowok, andaikan nanti tante cantik cari cowok mati kita bakalan tetap bersahabat kan? Kamu jangan lupa sama tante cantik cari cowok

 

 

“Chels, ada apa ini?” Tanya Cari Cowok pada Chelsea teman barunya. Chelsea menangis sesenggukkan.

Tante Cantik Cari Cowok, Tante Cantik… Kemarin saat pulang sekolah, Tante Cantik mengalami kecelakaan dan meninggal dunia”

 

Deg! Cari Cowok seperti tersambar petir di siang bolong mendengar ucapan Chelsea. Jantungnya serasa ditusuk-tusuk seribu jarum. Mengapa? Sahabat sekaligus cinta pertamanya , Cari Cowok buru-buru lari menuju sekolah, hari ini dia jalan kaki karena supir pribadinya sedang sakit. Dia tertegun ketika melihat hampir semua teman-temannya memasang wajah sedih, dan tak jarang juga yang menangis!

“BRUKK”

sinarnya dan sudah siap untuk menerangi sebagian dari belahan bumi ini. Sama seperti Cari Cowok yang sudah siap untuk memulai lembaran baru di SMA Harapan Bangsa. Ya, baru saja Cari Cowok pindah dari Manado ke Jakarta karena Ayahnya ditugaskan untuk bekerja di sana. Sebenarnya ia merasa keberatan harus meninggalkan kampung halamannya, tapi mau bagaimana lagi jika kenyataannya memang harus begitu.

“Semoga semua kan baik-baik saja” batin Cari Cowok yang kemudian melanjutkan acara melamunnya itu.

 

15 menit kemudian Cari Cowok telah sampai di gerbang sekolah barunya. Dia berjalan melewati lorong-lorong kelas, ternyata tak seburuk yang di pikirkannya, beberapa siswa tersenyum ramah kepadanya. Cari Cowok merasa lega.

 

Sesampainya di depan kelas, Cari Cowok masih tidak yakin itu kelasnya atau bukan, dia celingak celinguk dan…

 

TANTE CANTIK!!!” Beberapa anak perempuan berteriak histeris saat melihat Tante Cantik, dengan ramahnya Tante Cantik mengaggukkan kepala sambil tersenyum.

“Gila, kamu punya banyak fans ya di sekolah ini? Memang kamu artis atau penyanyi?” goda Cari Cowok pada Tante Cantik yang terlihat malu-malu itu.

“Ahhh… apaan sih kamu, tante cantik cari cowok sama kok seperti yang lain. Cuma Tante cantik cari cowok lebih ganteng” Jawab Tante Cantik narsis.

 

Suatu kebetulan, Cari Cowok duduk di sebuah bangku kosong tepat di sebelah Tante Cantik, karena, baru saja anak yang duduk bersama Tante Cantik sebelum Cari Cowok pindah sekolah. Semua teman-teman di kelas itu tak perlu repot-repot berkenalan dengan Cari Cowok, karena jauh-jauh hari sebelumnya guru-guru sudah memberitahukan bahwa akan ada seorang anak baru pindahan dari Manado.

 

Bel istirahat berbunyi, Cari Cowok ingin sekali ke perpustakaan tapi ia tak tau dimana tempatnya.

“Syah, perpustakaan tempatnya dimana ya?” Cari Cowok bertanya pada Tante Cantik yang sedang asyik ngumpul bareng teman-temannya.

“yang sangat ia sayangi pergi secepat itu? Ternyata, kemarin adalah hari pertama sekaligus yang terakhir Cari Cowok bertemu dengan Tante Cantik. Sungguh tak terbayang sebuah persahabatan singkat berakhir Malam itu, Cari Cowok kepikiran terus dengan Tante Cantik. Dia merasa gelisah. Apa yang terjadi pada sahabat barunya tersebut? Cari Cowok mencoba untuk menghubunginya tapi hasilnya nihil! Handphonenya tidak aktif, dengan terpaksadia harus sabar menunggu hari esok untuk mengetahui keadaan Tante Cantik sebenarnya. Cari Cowok menghempaskan tubuhnya di atas kasur nya. Dia berharap waktu berjalan lebih cepat!

 

“Hey mau kemana? Cuma bercanda kali, gitu aja ngambek! Ayo tante cantik cari cowok antar, perpus di lantai dua” ajak Tante Cantik sembari menarik Cari Cowok menuju lantai dua.

 

Sebuah ruangan yang bisa dibilang cukup besar, dengan rak-rak buku yang tertata rapi disana. Banyak juga yang mengunjung perpustakaan saat istirahat ini. Termasuk Cari Cowok dan Tante Cantik yang menghabiskan waktu istirahat untuk membaca buku di perpustakaan. Mereka bersahabat seperti sudah lama sekali. Tante Cantik memang anak yang supel dan mudah akrab dengan orang, karena itu juga dia terpilih sebagai ketua OSIS.

 

Cari Cowok mulai bosan dengan buku bacaanya dan mengajak Tante Cantik untuk pergi ke kantin saja. Tanpa basa-basi mereka langsung menuju ke kantin.

Cari Cowok membuka kaca jendela mobilnya dan melihat ke luar. Hhh, Jakarta macet, begitulah pikirnya. Dia membayangkan kira-kira apa yang akan terjadi di Sekolah barunya nanti.

Cari Cowok terjatuh, dan dia berusaha secepatnya bangkit sebelum menjadi bahan tertawa anak-anak di kelas itu. Saat akan berdiri, seorang laki-laki mengulurkan tangannya untuk membantu Cari Cowok berdiri.

“Maaf ya, tante cantik cari cowok tadi buru-buru dan gak lihat kamu” ucap cowok yang menabraknya tersebut seraya membantu Cari Cowok berdiri.

“Iya gak apa apa, makasih ya” Jawab Cari Cowok tersenyum ramah pada anak laki-laki tersebut. Sosok tinggi, putih, ganteng juga manis itu berada di hadapan Cari Cowok persis.

“Eh, kamu anak baru rupanya, kenalin tante cantik cari cowok Tante Cantik” ucap anak laki-laki tersebut yang ternyata bernama Tante Cantik.

“Iya namtante cantik cari cowok Cari CowokCari Cowok memperkenalkan dirinya pada Tante Cantik. Entah mengapa Cari Cowok merasa grogi saat didekat Tante Cantik. Mungkin inilah yang dinamakan cinta pada pandangan pertama.

Mentari mulai menampakkan Jam pelajaran telah usai, Tante Cantik mengantarkan Cari Cowok pulang karena memang jalannya searah dan sebagai langkah awal persahabatan mereka katanya. Selama di perjalanan, mereka bercanda hingga satu pernyataan aneh terlontar dari mulut Tante Cantik.

Keesokan harinya

 

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*