Apakah TBC bisa di sembuhkan?

tuberkulosisSaya suspect penderita TBC, dari hasil Rontgen menunjukan adanya bagian dari paru-paru saya yang tertutupi bagian putih. Pertanyaan saya, apakah TBC mungkin disembukan, model perawatan apa yang harus saya jalani untuk kedepannya. Saya mantan perokok, untuk informasi. Terima kasih.

Tuberkulosis Paru(TBC Paru) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.Gejala Penyakit TBC
Penderita yang terserang basil tersebut biasanya akan mengalami demam tapi tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Gejala lain, penurunan nafsu makan dan berat badan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), perasaan tidak enak (malaise), dan lemah.

Gejala tambahan yang sering dijumpai

  1.     Dahak bercampur darah/batuk darah
  2.     Sesak nafas dan rasa nyeri pada dada
  3.     Demam/meriang lebih dari sebulan
  4.     Berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas
  5.     Badan lemah dan lesu
  6.     Nafsu makan menurun dan terjadi penurunan berat badan

Untuk memastikan seseorang terkena TB atau tidak, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung (BTA) dan gambaran radio logis (foto rontgen).

Pengobatan Penyakit TBC
Pengobatan TBC adalah pengobatan jangka panjang, biasanya selama 6-9 bulan dengan paling sedikit 3 macam obat. Kondisi ini diperlukan ketekunan dan kedisiplinan dari pasien untuk meminum obat dan kontrol ke dokter agar dapat sembuh total. Apalagi biasanya setelah 2-3 pekan meminum obat, gejala-gejala TBC akan hilang sehingga pasien menjadi malas meminum obat dan kontrol ke dokter.
Jika pengobatan TBC tidak tuntas, maka ini dapat menjadi berbahaya karena sering kali obat-obatan yang biasa digunakan untuk TBC tidak mempan pada kuman TBC (resisten). Akibatnya, harus diobati dengan obat-obat lain yang lebih mahal dan “keras”. Hal ini harus dihindari dengan pengobatan TBC sampai tuntas.

Penyakit TBC dapat dicegah dengan cara:

  1. Mengurangi kontak dengan penderita penyakit TBC aktif.
  2. Menjaga standar hidup yang baik, dengan makanan bergizi, lingkungan yang sehat, dan berolahraga.
  3. Pemberian vaksin BCG (untuk mencegah kasus TBC yang lebih berat). Vaksin ini secara rutin diberikan pada semua balita.
  4. Perlu diingat bahwa mereka yang sudah pernah terkena TBC dan diobati, dapat kembali terkena penyakit yang sama jika tidak mencegahnya dan menjaga kesehatan tubuhnya.

 

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*