RUMAH KECIL DI TENGAH SAWAH

Puisi Oleh: Tirta Hulu

Berawal ketika semua seolah membaik,
Dia adalah seorang yang bebas,
Hanya sebuah sifat pada kebanyakan orang.
dia adalah seorang yang mencoba menuntut banyak,
menjadi puas untuk titik terendah.
dia adalah seorang yang seenaknya,
hidup hanya di dunia, itu prinsipnya.

rumah itu cukup untuk sebuah cerita,
ingin mengawali atau mengakhiri,
rumah itu cukup untuk mereka,
menjadi setidaknya sama dengan mereka,

satu pukulan takkan cukup,
satu maaf takkan menghapuskan,
semua bekas kan menghilang,
namun yang hilang takkan pernah hilang,
yang telah di ucap takkan pernah kembali,
hanya rumah kecil di tengah sawah,
satu kenangan yang akan menjadi permainan kata.

Rumah itu cukup untuk sebuah cerita,
Kau ingin ini awal atau akhir,
Rumah itu cukup untuk mereka,
Sedikit perbedaan berbeda cerita

Malam gelap memanglah beribu,
Satu malam cukup untuk air mata yang mengering,
Angin pagi mungkin menusuk tulang,
Tapi takkan guna untuk hati yang berdetak terakhir,
Meski pagi kan ada yang indah,
Pagi itu matanya tetap tertutup.
Itulah akhir,
Itulah awal.

Rumah itu cukup untuk sebuah cerita,
Kau mengawali dan mengakhiri,
Rumah itu cukup untuk mereka,
Percuma, semua telah berakhir.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*