KORUP

Puisi Oleh : Fiindah Mahfiroh Basudewi

Detak waktu tertempuh dalam derap langkah
Menggetarkan isak dan kepastian yang mencela
Ketika rumah tunggal tak lagi terjamah
Dan belaian sang pelahir bukan lagi jadi penimpal
Hidup di alam kebisingan dan perjuangan cahaya ilmu

Di balik gedung-gedung tinggi yang memenat
Di balik rumah mewah merayu penuh lambaian
Di balik teknologi ilmuwan yang mencipta hukum newton
Tersirat pikiran yang terpasupati jiwa korup
Sergap … Serbu … Lahap … Habiskan …
Lekas berderap, gapai, kiaskan dalam seribu impian

Ragu serasa terhampir
Ketika pers merayap dan subsidi bbm memekik
Belum lagi uang tunggal kuliah menghantui
Riuh tangis kini berdesir, mengimbang dalam kesendirian
Tak tahu akan beradu pada siapa
Penuh ikhlas dan gentar

Terabaikan kisah cita
Ada jiwa-jiwa penyemangat menghampiri
Oleh sang sahabat nan sebait kisah dosen dan pemuda
Hingga usaha kian tertuang, menua, dan tertegun
Usaha, usaha, usaha, terus terbesit

Jangan hakimi kami sebagai korup
Tengok usaha kami sebagai korup
Kami korup kelas intelegen
Yah kami korup …
Kisah Orang Rantauan dalam Usaha dan Pemimpi …

Loading...

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*