DETIK-DETIK UNAS

Puisi Oleh: Erviana

Segala rasa menjejali mulut hati
Tertegun tenggelam dalam air mata
Waktu kini telah benar-benar memenjarakan
Masa merajut ingatan dalam kenang
Indah bergelayut gelisah kian beradu
Seiring cemas mengantar raga
Untuk berjuang

Menyalakan api di runcingan sebatang kayu hitam
Menggores semangat dan peluh demi satu kata
Jiwa seakan melayang

Sadar langkah tak lagi bisa berjajar untuk sekedar bergandengan
Menepis kebersamaan menjunjung jujur
Membakar kertas emas yang terjilid dusta
Harga mati sekalipun merupakan jawaban
Memungut keberanian dari jiwa ksatria muda
Lamunan menggambar jejak haru masa depan
Menyapu pandangan dalam sudut-sudut mimpi

Dimana jalan terbaik adalah di tanganmu
Dimana tempat terbaik adalah sajadahmu
Maka percaya adalah kepasrahan yang berarti

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*