Bangun dari Terpuruk

Puisi Oleh: Budi Agus Priyono

 
terpuruk dan berdoaKuterima aku tak kuasa dan aq mengerti…
Di hari-hari yang tak menentu..
Gejolak di dalam yg membasmi rasa…
Semua rindu dalam rasa telah musnah..
Saat kau berkata benci..
Saat kau berkata dendam dan saat kau tuliskan kata itu dalam hatiku..
Takkan kulupa slamanya..
Dengan teganya kau memberiku salam dan mengucapnya…..
bukan salam ketenangan namun ucapan kecut yg mencuat dlm bibir manismu…
Dan kau berteriak pendam saja hati sialanmu..
Buang saja semua bualanmu…

Kau tak berguna demikian juga bangkaimu..
Terjawab dengan pelan dan sayu olehku, jangan……
Ku mencerit kecil dan terucap, beginikah akhirnya.,,,, hampir tak terdengar bahkan olehku..
Sayangnya tak berguna, cinta yg ucapnya hanya setya, namun bergejolak menjadi hina..
Hina yang menghancurkan..
Hancur hingga tak tersisa..
Sisa hanya nama..
Nama yg tak terkenang, teringat,apalagi tercatat….
Bualanmu saja…….
Bisamu saja , cerutu dalam hati..
Mengelak akan hinaan yg datang dan menghantam………..
Hantaman yg merobohkan teguhnya diri…
Dan kini perlahan bangkit dan berkata,,,,,,, ini duniaku, bodoh…
Ini hidupku, inilah garisku di tanah…

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*