KADO BUAT MAFIA

Puisi Oleh: Hendra Wibowo

kadoTafakur ini takkan berakhir.
Setiap malam mengupas perilaku masa lalu.
Kini ia berusia dua belas tahun.
Kasih sayang masih melekat.

Baginya: aku ramah, bijaksana, banyak dedikasi.
Sesungguhnya: aku ini kejam, kasar, apatis kepada siapa saja.
Dua belas tahun tersiksa. Kenapa ia tetap tersenyum?
Tak ada sesal ataupun dendam.

“Maafkan aku nak, kau tak pantas panggil aku ayah.
Aku ini mafia. Mencari nafkah dari pemalsuan, penipuan
serta pemerasan. Ingin bersujud
mohon pengampunan di hadapan tuhan.

Siap terima hukuman, demi menebus dosa.”
Hari ini, aku ulang tahun. Buah hati sediakan kado.
Suguhkan kejutan ke sang ayah, yang layak dibenci.

 

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*