Semoga Saja

Puisi Oleh : Tieka Prastika

tieka rasa Jauh sudah waktu mengatur langkahnya satu..dua..,, lantas pergi
menembus ribuan hari yang dibasuh rintik juga hangatnya mentari,
dan di lengan remajamu sering rasa khawatirku sembunyi
di hari-hari dewasamu aku menggelar sukacita berasas cinta.
Ada kalanya bumi butuh jeda untuk mengerti kita,
pelangi tak kuasa berwarna di kelopak mata melebihi rona bahagia kita
gemintang lupa berkelip kala petang pulang terburu-buru dibalik gema tawa kita,
barangkali semesta kita memang berputar tak tentu arah; berbeda
tiada gravitasi untuk tetap menjadi normal disana.

Terkadang tak perlu bicara untuk saling mengetahui rasa
kamu adalah yang paling mampu aku baca dan dengar tanpa serta merta kata.
Kini sejati mungkin belum pada masanya
Tuhan menyebutnya; masih jauh, nona 🙂
namun percaya berujar; di suatu lembaran takdir masa depan, akan ada banyak ayat yang merayakannya
“k i t a”,
semoga saja. 🙂

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*