Bisikkan Desa Tercinta

Oleh : Indah Permatasari

Suara bising itu pergi meninggalkan diri
Benar-benar tak terungkapkan rasa tak sabar melewatinya
Menelusuri jejak kaki di gundukan bukit
Tak terhapuskan dari memori ingatan

Gemericik air dan angin menemani sore ini
Begitu hangat dan terbuka menyambutnya
Elang mengepakkan sayap menyusuri lazuardi merah nan eksotis
Jika hati putih memang ini balasnya

Tak habis singgah hingga sampai tujuan
Sungguh rindu menyesakkan jiwa
Terlihat berbeda bebas mengeluarkan senyum
Cerah dan tak kelam lagi rautnya

Sedih hanya khayal yang terbang begitu saja
Bangga menyelimuti luka hati seakan setapak hampir tiba
Tak ada yang sama seperti dirinya
Luas dan terbentang memanggil diri hilang sekejap mata

Materi menghalangi entah kapan bisa sampai kesana
Singgah bersama kasih ibunda
Kampung halaman ibu tercinta
Nan rindu bisikkan cintanya

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*