Binar Dibalik Awan Kelabu

Puisi Oleh: Adi Hasdian

Dia tak pernah gelak senyum
Bahkan, kala debu menyerang raga
Dia tak pernah jatuh semangat
Meski, panas langit membakar kepala
Dia tak henti berjerih
Walau, bunga angin menusuk kulit melemah
Matanya berbinar dibalik awan kelabu

                Dia tetap gagah, berdendang dengan senar berdawai dipetiknya
                Suaranya merdu mengalun syahdu, melipur penat penghias jalan
                Kehendaknya tak macam-macam, asal sedikit logam melepas lapar
                Matanya berbinar dibalik awan kelabu

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*