TEDUHKU DI JIWAMU JUA

Puisi Oleh: Indah Cahyani

Malam yang telah melempar jubah
Menerangi sekeping hidupku
Mengelabui separuh nafasku
Didalam rindu yang selalu bermuara

Terkenang masa indah
Merajut benang kasih berenda cinta
Yang mengempur angkuh tatapanmu
Romansa cintaku sirna bersamamu jua

Terbayang setangkai bunga cintamu
Yang kan kau beri untukku
Namun kau tinggalkan ku
Entah kemana…

Terberlalak hampa hidupku
Meratap rindu sukmaku
Kau semburkan luka kehilangan
Hingga ku tak dapat melayari lautan kalbu

Di kesuraman hatiku kini
Ku  menyelipkan mawar cinta
Tanda harapku padamu

Loading...

1 Comment

  1. Keselarasan unsur puisi:
    CITRAAN
    pada puisi ini lebih dominan menggunakan citraan perasaan >>> rasa rindu, kehilangan, rasa penuh harap, dan kehampaan
    ada beberapa yang menggunakan citraan gerakan >> melemparkan jubah,menyelipkan mawar cinta,menggempur angkuh

    MAJAS
    ada beberapa bagian puisi yang menggunakan majas personifikasi(malam melempar jubah,)

    RIMA
    pada bait pertama sangat bagus
    malam….
    menerangi…
    mengelabui…
    tiga baris tersebut sangat berirama

    PEMILIHAN KATA
    pemilihan katanya cukup menarik,

    KEJELASAN PUISI
    PENGEMBANGAN TEMA/KESESUAIAN ISI DENGAN JUDUL
    judulnya Teduhku di Jiwamu Jua.hmm…saya merasa ada kekurangsesuaian antara judul dan isinya. Isinya tentang kehilangan,kerinduan, .pembaca bisa merasakan betapa rindunya sang penulis terhadap seseorang yang dicintainya,,

    AMANAT
    amanat yang dapat diambil dari puisi ini mungkin,,
    hmm…puisi ini lebih ke pengungkapan perasaan penulisnya menurut saya, saya belum bisa mengetahui amanat dari puisi ini

    SIKAP PENULIS
    saya merasa ada kejujuran dalam diri penulis dalam menuliskan puisi ini, penulis juga menggunakan bahasa yang lemah lembut

    mungkin demikian uraian dari saya,mohon maaf bila ada salah kata,,, 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*