Getir Bumi Meratap

Puisi Oleh: Rabia Edra Almira

getir bumi puisi edra almira Terasa pahitnya cekaman, yang telah melebur bersama lara,
tergurat sisi kecewa dalam rautmu yang tak lagi sempurna,
namun tetap menyimpan arti kekuatan untuk manusia,
karena dalam sebuah gelora kesabaranmu, kau terus menanti.

Mengharapkan insan melakukan secercah perubahan,
tapi mimpimu tetap terbungkus rapi,
terlalu sempurna dan indah untuk diwujudkan,
hingga kau tetap tertatih, terluka serta tersakiti.

Ingin rasanya mengaduh dalam rapuhmu,
sampai kesadaran insan berapi,
atau sampai pikiran mereka berlabuh,
bahwa sinar pertolongan itu terus kau nanti.

Depok, April 2011

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*