KRISTAL MIMPI

Puisi Oleh: Milatus Sa’diyyah

puisi kristal mimpi Bukan saatnya melekat liar tanpa malu
Bukan bergelayut menjadi beban pundak bumi
Namun, bergegas dengan menatap dalam ilmu
Hanya demi kebaikan cita
Menjejali setiap detik dengan nafas-nafas perjuangan
Tak berharap dia kan besar tanpa terjangan goncangan

Melejitkan daya yang ada sederhana
Tak hanya sebatas kicauan teori
Akan tetapi, analogi dari rumus topografi mimpi
Bentuk transformasi pengakuan, telah bergerek untuk dunia

Nan tampak wajah lelah yang tertutup butiran-butiran kristal semangat
Tanpa tidur, bukti kantung mata menghitam adanya
Abaikan kesenangan diri
Mengais mozaik cita yang tercecer diantara duri

Layaknya pengabdi yang bersimpuh
Sosoknya, meletupkan kista ketidakberdayaan
Tuk jadi sebuah ledakan
Memancar sebagai suspensi buncahan daya guna

Kekalutan teratasi dengan rembesan segarnya karya
Menjalar dalam media melingkar berotasi
Mengguncang bumi dengan liukan cita
Alirkan harum minyak astiri dengan sengatan mimpi-mimpi
Menyulap dunia dengan tangan kuasanya
Mengoyak dunia dengan tajam kekuatan fikirnya
Karena dunia, menanti usapan lembut dari sang pembaharu dunia

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*