Hanya Cinta yang bisa

Cerpen Oleh Syarifah Nur Aisyah

   cell phone ringing Hape ku berdering lagi dari nomor yang tidak aku kenal begitu di angkat si penelepon hanya diam, kejadian itu terjadi berulang kali, hingga akhirnya aku pun kesal, "Kalo ga minat ngomong ga usah nelpon yah, pelit amat sih punya suara,.." ,sepertinya ia terkejut lalu telpon terputus,, tak lama kemudian muncul sms yg berisi " Maaf sudah ganggu kamu, boleh kenalan ga?namaku Ryan,, ". dan sudah kuduga ini pasti kerjaan orang iseng, huuu,,, bete,,, "boleh.Anneke." jawabku singkat, "makasih cantik :), boleh kita ketemu?? " balasnya lagi, hmmm, sepertinya bener-bener mau ngerjain nih orang, semakin malas saja aku membalasnya.

 

      Keesokan harinya pun kembali si cowok yang mengaku bernama Ryan itu menelpon ku, tetapi kali ini ia berani bersuara, "Hallo, pa kabar Anne? " sapanya duluan,, hmm, rasanya suara ini tidak asing di telingaku, sepertinya aku mengenal suara ini, cuma yang ini sedikit agak berat, tapi mirip sekali. "baik, " jawab ku singkat, lalu dengan lincahnya ia bicara ngalor-ngidul, kesana-kemari, sepertinya ia sangat mengenalku, terbukti dari ia tau dimana aku pernah sekolah, kuliah, hingga aku pernah jatuh dari motor pun ia tau, aneh sih tapi aku malas memikirkannya, masih banyak hal lain yang mesti aku pikirkan termasuk nasibku..

        Seminggu sudah berlalu tak terasa aku menjadi semakin akrab dengan si misterius Ryan itu, bagaimana tidak seperti minum obat Ryan 3 kali sehari meneleponku, dan hari ini adalah hari liburku bekerja, tak ku sia-siakan hari ini untuk aku bermalas-malasan di rumah, sorenya pun aku jalan ke taman kota hanya untuk sekedar olahraga kecil dan juga cuci mata,, heee.. mumpung liburr, lalu tak lama kemudian terdengar hape ku berdering dan ku lihat ada nama Ryan di layarnya,’ huu,, pa ga bosan-bosan ia meneleponku’ ucapku di dalam hati,, "hallo, anneke sekarang kamu lagi ada di taman ya??" tanya si Ryan, aneh lagi-lagi ia tau kegiatan ku hari ini,, "iya bener, kok kamu tau?? "

"Ya taulah orang kamu buat status di pesbuk kan?"

"eh, iya aku lupa,"

"aku juga tau loh kalo kamu pake baju hitam n sepatu kets abu-abu,, " tambahnya lagi, aneh mencurigakan sekali darimana ia tau smua itu, "kok kamu tau??" tanyaku lagi,

"iya aku tau, karena aku ada di belakangmu" jawabnya ringan, tanpa berfikir lagi aku pun langsung membalik badan, ‘hahh,, Robert pattinson’ aktor tampan idolaku ada di hadapan ku sekarang, tapi sayang bkn yang aslinya,  ‘ini pasti Ryan, tp kenapa ia memakai topeng Robert pattinson??’bertanya-tanya ku dalam hati, "Hai Anne, "sapa Ryan duluan, aku hanya bisa mengangguk saja masih penasaran siapa sebenarnya laki-laki ini, lama ku terdiam memandangi laki-laki berperawakan tinggi, kulit sawo matang ini.

"Sungguh aku mencintaimu biarpun orang tak ada yang percaya, ku akan membuktikan dengan hati dan tubuhku,, " .tiba-tiba ia memecah keheningan ini dengan menyayikan ‘lagu cinta’ yang di populerkan oleh Rama band, hmm,, itu kan lagu favoritku, lagu yang menurutku bukan hanya sekedar indah tetapi juga menyimpan berjuta kenangan bersama orang yang sangat berarti di hidupku, dan tanpa di sadari aku pun menitikkan airmata,..

"Sungguh aku menginginkanmu jadi malaikat yang menuntunku, membawa ku ke dalam dunia yang penuh cinta, aku mencintaimu seperti bintang yang mencintai malam,,,,"

Seakan tak mempedulikanku ia tetap melantunkan lirik demi lirik lagu itu, lalu tak lama kemudian ia mengeluarkan saputangan merah dari dalam kantong jaketnya dan dengan lembut ia mengusap airmataku, tapi,,, saputangan itu,,,aku mengenalnya,,, ya memang benar saputangan itu aku sendiri yang membuatnya, mengapa bisa ada di tangan di tangannya???

"Aku masih sayang kamu,…!" ucapnya seraya membuka topeng yang menutupi wajahnya sedari tadi, "Hendra,,!!! " ucapku kaget,

"Iya ini aku ann, maafkan aku selama ini sudah menghilang dari kehidupanmu, aku ingin kita mengakhiri kesalahpahaman yang tumbuh diantara kita.." ucap hendra tertunduk. Mendengar perkataannya itu entah apa yang aku rasakan saat ini, smua bercampur jadi satu. Hatiku sudah kepalang sakit, aku harus menanggung kesalahan yang sama sekali tidak pernah ku perbuat, hingga akhirnya aku membiarkan hendra meninggalkanku walaupun sebenarnya seujung jari pun aku tak rela putus dengannya.

"Ann,, aku mau melanjutkan kisah kita yg pernah tertunda, aku mau kita balikan lagi…" ucapnya lirih seraya menggenggam erat tanganku. Dan tak ku pungkiri aku memang sangat mencintainya, sejak ia putuskan cintaku 4 tahun yang lalu tak ada satu orang pun yang mampu mengisi ruang kosong di hatiku, aku hanya mengizinkan ia yang memasukinya.

"tapi aku tak mau kecewa untuk yang ke dua kalinya, dulu engkau pergi di saat aku benar-benar mencintaimu, hendra…" dan kembali airmataku menetes.

"Maafkan aku sayang, aku tak menyangka klo bakal se sakit ini, sekarang izinkan aku untuk memperbaiki semuanya,,," ucapnya terhenti.

lalu ia memperlihatkan sebuah kotak kecil berwarna pink kepadaku, disitu terdapat cincin berbentuk hati dan tanpa ragu ia memakaikannya di jari manis ku.

"Kamu yang terakhir dihatiku sayang, jika tak ada halangan Insya Allah bulan depan aku kan melamar mu"

Dan seketika hatiku luluh di hadapanya, tak bisa kulukiskan betapa indahnya hari ini, orang yang selama ini ku harapkan kini datang secara tiba-tiba setelah menghilang sekian lamanya.

"Iya kamu juga yang terakhir di hatiku sayang,… " ucapku tersipu.

"Jangan lagi kau pergi dari hidupku takkan mudah untukku bila sendiri, biar kita miliki rasa bahagia ingin selalu bersama didalam ruang dan waktu. Hanya cinta yang bisaaa…"

Dan tanpa sadar aku bernyanyi, hehe,, yah,, kayaknya lagu ini memang pas untuk menggambarkan suasana hatiku saat ini, terimakasih tuhan, ternyata penantianku selama ini berbuahkan kebahagiaan.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*