HERNANDO DE SOTO

250px-De_Soto_by_Telfer_&_Sartain Pada tahun 2000, terbit sebuah buku dengan judul The Mystery of Capital yang memberikan masukan sangat penting bagi disiplin ilmu ekonomi dan kegiatan ekonomi di negara-negara berkembang. Buku ini ditulis oleh Hernando de Soto, seorang pendiri dan pemimpin Institute of Liberty and Democracy (ILD), sebuah lembaga penelitan indenpenden yang berkedudukan di Peru. Majalah Economist menyatakan bahwa lembaga ini adalah pusat penelitian terpenting di dunia. Majalah TIME bahkan memilih Hernando sebagai seorang inovator terunggul dari Amerika Latin. Bukti menjelaskan dengan gamblang mengapa negara-negara berkembang tak pernah keluar dari berbagai masalah kemiskinan.

Apakah kemiskinan itu adalah ciri mutlak dari sebuah negara berkembang? Apakah negara seperti Indonesia yang memiliki begitu banyak sumber daya alam akan selalu menjadi negara miskin dan tidak akan pernah beranjak dari keadaan saat ini? Apakah yang menjadi masalah utama di balik kemelaratan yang begitu “mendarah daging” di negara-negara berkembang? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang dibahas negara-negara berkembang? Pertanyaan inilah yang dibahas dan dicarai jawabannya dalam buku ini. Sungguh sangat mencegangkan pendapat dari buku ini.

Ternyata, kekayaan yang dimiliki negara-negara berkembang itu banyak sekali. Sayangnya, tidak adanya sistem hukum dan pemerintahan yang bersih membuat kekayaan itu tidak terlacak dan tercatat ke dalam pemerintahan negara. Korupsi dan kolusi serta berbaga praktik penyelewangan hukum membuat banyaknya kekayaan yang dimiliki negara-negara menjadi tidak ada artinya, tanpa sistem hukum yang jelas maka negara-negara berkembang seperti Indonesia akan tetap tertinggal dari negara-negara maju yang kelebihannya justru terletak pada sistem hukum yang sudah mapan itu.

Dengan adanya sistem hukum yang jelas, maka segala macam hartA negara baik itu yang dimiliki oleh pemerintah atau swasta akan tercatat oleh pihak berwenang. Dengan demikian, pengelolaannya dapat dengan mudah dipantau dan didorong untuk terus bertumbuh dengan baik. Proses pencatatan dan pengelolaan ini tentu membutuhkan sumber daya manusia yang jujur dan bertanggung jawab. Sumber daya manusia ini terkumpul dalam sebuah lembaga hukum yang juga jujur dan dapat dipercaya. Hanya dengan syarat inilah inilaj ketertinggalan dari negara-negara maju itu akan dikejar. Satu ha yang pasti, pemberantasan korupsi adalah awal dari usaha ini.

Loading...

1 Comment

  1. Dok saya via mw tanya saya telat 2 bulan lebih,kemrn saya usg kty udah da kantong janinya tp g da janinnya,,mlah dokter yg ush blg pa jangan2 da kista ,,saya jadi tkut dok knp ya

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*