NASIB AGYA AYLA TERGANTUNG PEMERINTAH

Agya Ayla. Nasib tak jelas bagi mereka yang telah memesan Toyota Agya maupun Daihatsu Ayla. Betapa tidak, mobil ini menjadi tren di Indonesia karena biaya produksinya yang murah dan hemat. Saat ini sejumlah pabrikan otomotif berlomba-lomba melahirkan mobil-mobil dengan konsep Low Cost and Green Car (LCGC). Mengapa para pabrikan fokus ke LCGC? Hal itu dikarenakan pemerintar akan memberikan keringanan pajak pada mobil-mobil tersebut.mobil ayla
Sayangnya aturan itu masih mengambang, belum jelas. Pemerintah hanya mengatakan aturan ini akan segera memberikan penjelasan mengenai hal ini beberapa bulan kedepan. “Ibarat orang hamil, bayi ini pasti lahir. Tak mungkin gagal,” kata Menteri Perindustrian MS Hidayat saat perkenalan mobil LCGC Astra beberapa waktu lalu. Pemerintah, dalam aturan LCGC yang sudah digodok dua tahun,  menjanjikan insentif bebas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Namun jangan salah, pemerintah pasti akan memfokuskan pada program tertentu; tercatat selain program Low Cost Green Car, ada program lain yang akan menjadi unggulan pemerintah nantinya, yaitu:

1. Mobil Listrik.

Mobil Listrik adalah mobil yang diusung oleh menteri BUMN sebagai jawaban kenaikan harga minyak dunia. Mobil listrik memang adalah jawaban nyata dari mobil LCGC dan untuk itu, Dahlan Iskan telah all out memperjuangkan lahirnya mobil ini, diikuti dengan adanya pameran mobil listrik di Bandung, 30 Agustus 2012 lalu.

2. Mobil Nasional.

Mobil nasional mulai menjadi trend topik ketika Jokowi memakai mobil EsEmKa sebagai kendaraan pilihannya. Dukungan yang diberikan oleh Jokowi ini akhirnya menggelitik pemerintah untuk segera mengeluarkan mobil yang bersertifikat nasional. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang menyiapkan platform untuk konsep mobil nasional (mobnas). Salah satunya harus berplatform dengan kapasitas mesin di bawah 1000 cc.
“Kementerian Perindustrian yang jadi sutradaranya, pertengahan tahun depan platform keluar sedangkan akhir tahun depan prototipe nya keluar,” ungkap Deputi Kepala BPPT bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa Erzi Agson Gani di Kementerian Perindustrian Jakarta, Selasa (25/9/2012). Melihat kedua alasan tersebut, ada kemungkinan jika Agya Ayla akan menghadapi tantangan berat dari kedua jenis mobil tersebut. Alternatif terburuk adalah Agya Ayla akan dijual tanpa insentif.

Baca Juga:

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*