KOLESTEROL BAIK DAN KOLESTEROL BURUK

Bagaimana kolesterol baik menjadi buruk?

Tim peneliti DOE (Department of Energy) Lawrence Berkeley National Laboratory, Amerika Serikat berhasilkolesterol baik menemukan bukti untuk menjelaskan bagaimana CETP (cholestery ester transfer protein) memerantarai transfer darri kolesterol HDL yang baik menjadi kolesterol –LDL yang buruk. Penemuan ini menunjukkan perlunya merancang obat penghambat CETP generasi baru yang lebih aman dan efektif, yang dapat mencegah berkembangnya penyakit jantung.

Geng Ren yang merupakan seorang ahli fisika dan ahli mikroskopi elektron dari Berkeley Lab’s Molecular Foundry memimpin studi di mana gambaran struktural interaksi CETP dengan kolerterol HDL dan kolesterol-LDL dicatat. Analisis gambaran atau struktur mendukung hipotesis bahwa kolesterol mengalami perubahan dari kolesterol HDL menjadi kolesterol –LDL melalui suatu saluran yang terbentang di pusat molekul CETP.

Gambaran yang ditemukan menunjukan bahwa CETP merupakan suatu molekul asimetrik kecil berbentuk buah pisang (53 kilodalton) dengan suatu domain terminal-N dan domain terminal-C globular Yang meruncing. Para peneliti menemukan bahwa terminal-N CETP berpenestrasi ke dalam kolesterol HDl dan terminal-C-nya berinteraksi dengan kolesterol-LDL membentuk suatu kompleks tripel. Analisis struktur membawa para peneliti membuat hipotesis bahwa berinteraksi dapat menghasilkan kekuatan molekul yang memutar terminal, menciptakan lubang pada kedua ujung CETP. Kedua lubang tersebut berhubungan dengan lubang di tengah CETP untuk membentuk suatu saluran yang bertindak sebagai kanal untuk pengerak kolesterol dari kolesterol-HDL.

Penyakit kardiovaskuler atau jantung terutama aterosklerosis, tetap merupakan penyebab kematian tertinggi di Amerika Serikat dan seluruh dunia. Peningkatan kadar kolesterol-LDL dan/atau penurunan kadar kolesterol-HDL dalam plasma menusia merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Karena aktivitas CETP dapat menurunkan karena kadar kolesterol-HDL dan defisiensi CETP dihubungkan dengan meningkatnya kadar kolesterol-HDL, maka obat penghambatan CETP merupakan target yang paling dicari dalam pengobatan penyakit jantung. Meskipun perhatian yang ditujukan terhadap masalah ini sangat tinggi, tetapi hanya sedikit yang diketahui mengenai mekanisme molekuler transfer kolesterol di antara lipoprotein yang diperantarai oleh CETP, atau bahkan tidak bagaimana CETP berinteraksi dengan dan terikat pada lipoprptein.

Dikatakan bahwa penelitian mengenai mekanisme CETP dengan mengunakan pemindaian struktur secara kovensional sangat sulit dilakukan, karena interaksi dengan CETP dapat mengubah ukuran, bentuk, dan komposis lipoprotein, terutama kolesterol-HDL. Tim penelitian ini berhasil karena menggunakan protokol elektron secara optimized negative-staining, yang memungkinkan untuk dilakukan pembilasan struktur dan secara efisien melakukan skrining pada lebih dari 300 sampel yang disiapkan dalam keadaan berbeda-beda.

Para peneliti menggunakan protokol mikroskopi elektron secara optimized negative- staining, untuk mengambarkan CETP saat berinteraksi dengan partikel kolesterol-HDL dan LDL yang berbentuk sferik. Teknik pemrosesan gambar menghasilkan rekonstruksi tiga dimensi CETP dan kolesterol-HDL yang terikat CETP. Simulasi dinamik molekuler digunakan untuk menentukan mobilitas molukuler CETP dan memprediksi perubahan yang berhubungan dengan transfer kolesterol. Antibodi CETP digunakan untuk mengindentifikasi tempat interaksi CETP dan memvalidasi model transfer kolesterol dengan menghambat CETP. Model ini menbuka peluang anda target-target baru untuk pengembangan obat penghambat CETP di masa datang

Model tersebut mengidenfikasi penghubung baru CETP yang berinteraksi dengan kolesterol-HDL dan kolesterol-LDL, serta menggambarkan mekanisme di mana transfer kolesterol terjadi. Para peneliti menyatakan bahwa hal ini merupakan langkah ke depan yang penting ke arah rancangan pengembangan obat penghambat CETP generasi baru yang rasional untuk mengobati penyakit kardiovaskuler.

*Diambil dari majalah medical-update

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*