Surat Edaran IDI Tentang Sertifikasi dan Registrasi Dokter

Surat Edaran PB IDI Tentang Sertifikasi dan Registrasi Dokter

SURAT EDARAN PB IDI NO 3272/PB/1.3/09/2011

Bersama ini kami sampaikan bahwa Pengurus besar IDI telah membuat kebijakan terkait dengan sertifikasi dan registrasi bagi dokter umum yaitu :

  1. Seluruh Dokter lulusan sebelum tahun 2007 yang belum memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) memiliki kesempatan untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi sebagai syarat memperoleh STR dengan ketentuan Sebagai berikut :
    1. Bagi dokter yang pernah praktek atau masih berpraktek, maka untuk memperoleh sertifikat Kompetensi dan STR harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
      1. Melampirkan foto copy SIP lama
      2. Melakukan kegiatan P2KB dengan bukti resume P2KB yang di tandatangani oleh ketua IDI cabang atau ketua BP2KB cabang.
      3. Mendapatkan rekomendasi/pengantar dari ketua IDI cabang setempat.
      4. Foto copy Ijazah dan yang di legalisir Asli.
      5. Surat Lafaz Sumpah Dokter atau surat pernyataan telah melakukan Sumpah Kedokteran di atas kertas ber-materai.
      6. Formulir IA (terlampir)
      7. Surat Pernyataan Mematuhi Etika (terlampir)
      8. Surat Sehat dari dokter yang mempunyai SIP
      9. Pas Foto 4×6 sebanyak 6 lembar dan 2×3 sebanyak 2 lembar.
      10. Foto copy Kartu Anggota IDI (KTA IDI) yang masih berlaku
      11. Bukti pembayaran asli P2KB sebesar Rp. 200.000,- yang di transfer ke Rekening PB IDI BNI Cabang Menteng Nomor 0010729521
      12. Bukti pembayaran asli Registrasi (tidak boleh kolektif) sebesar Rp. 250.000,- yang di transfer ke Rekening Konsil Kedokteran Indonesia BNI Cabang Melawai Raya – Kebayoran Baru Nomor 93.20.5556.

      Bagi yang tidak pernah melakukan praktek kedokteran maka diwajibkan untuk mengikuti Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI).

  2. Apabila di temukan dokter umum / dokter layanan primer yang mendapatkan STR tanpa melalui kegiatan P2KB IDI  cabang, ketua IDI wajib mensyaratkan resume kegiatan P2KB dalam pengurusan rekomendasi ijin prakteknya dan melaporkannya ke PB IDI.

Dari evaluasi pengurusan resertifikasi dan registrasi, banyaknya kesalahan persyaratan resertifikasi / registrasi (bagi dokter yang mengurus STR ulang) yang dikirim oleh IDI cabang, bersama ini kami mengingatkan kembali persyaratan Resertifikasi dan Registrasi Ulang tersebut yaitu :

  1. Surat Pengantar dari IDI Cabang.
  2. Foto copy STR lama
  3. Resume perolehan SKP dari kegiatan P2KB yang di ikuti beberapa tahun terakhir dan di tanda tangani  oleh ketua IDI Cabang.
  4. Mengisi formulir Ic (terlampir)
  5. Surat Pernyataan Mematuhi Etika (terlampir)
  6. Surat sehat dari dokter yang mempunyai SIP & STR
  7. Pas Foto 4×6 sebanyak 6 lembar dan 2×3 sebanyak 2 lembar.
  8. Foto copy Kartu Anggota IDI (KTA IDI) yang masih berlaku
  9. Bukti pembayaran asli P2KB sebesar Rp. 200.000,- yang di transfer ke Rekening PB IDI BNI Cabang Menteng Nomor 0010729521
  10. Bukti pembayaran asli Registrasi (tidak boleh kolektif) sebesar Rp. 250.000,- yang di transfer ke Rekening Konsil Kedokteran Indonesia BNI Cabang Melawai Raya – Kebayoran Baru Nomor 93.20.5556. (tidak boleh kolektif)

Bagi dokter/dokter spesialis yang sudah mengurus proses resertifikasi dan registrasi, akan tetapi STR/SIP-nya sudah habis, maka yang bersangkutan tetap boleh melakukan pelayaan. IDI cabang segera mengeluarkan surat dalam proses resertifikasi dan registrasi tersebut serta melakukan pendekatan ke Dinas Kesehatan setempat untuk mengeluarkan perpanjangan SIP. Tidak lama lagi akan di terbitkan SKB/Permenkes yang berkaitan dengan hal tersebut. Untuk mencegah hal tersebut di atas, mohon di himbau kepada anggota agar mengajukan resertifikasi paling lambat 6 (enam) bulan sebelumnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan agar mendapat perhatian pengurus IDI Wilayah dan IDI Cabang se-Indonesia untuk selanjutnya dapat membantu anggotanya masing-masing.

Loading...

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*