PENGARUH BEBERAPA OBAT, ZAT DAN NARKOTIKA TERHADAP SISTEM SARAF

Seperti kita ketahui pengobatan adalah salah satu upaya untuk penyembuhan atau mengembalikan kondisi tubuh ke keadaan semula (sehat) jasmani dan rohani. Bila seseorang sakit, maka ini merupakan salah satu contoh adanya respon terhadap penyebab tertentu (rangsangan), baik yang berasal dari luar maupun yang berasal dari dalam tubuh. Rangsang dari luar tubuh antara lain dapat berupa mikroba yang bersifat patogen atau organisme lainnya, sedangkan rangsang dari dalam tubuh antara lain dipat berupa kelainan keadaan fisioiogik.

Dalam pengobatan secara medik, digunakan zat-zat kimia yang mampu menghilangkan atau mengurangi rasa sakit Penggunaan obat ini banyak yang disalah gunakan sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap tubuh.

Berbagai cara dalam memasukkan obat ke dalam tubuh sangat menentukan jenis pengaruh obat tersebut. Misalnya, risiko ketagihan atau terganggunya kesehatan, beberapa jenis yang zat umum disalah gunakan antara lain adalah :

1. Zat Opioid (Opiat)

Zat optik atau opiat diantaranya adalah narkotik. Kelompok narkotik meliputi :

a. Opium; merupakan obat alami yaiig berupa getah menyerupai damar, dihasilkan dari kapsul popi putih.

b. Morfin dan kodei umumnya digunakan untuk mengurangi rasa nyeri dan batuk.

c. Heroin;berasal dari morfin yang diubah melalui proses kimia yang sederhana. Heroin merupakan obat sintetik, efeknya sama seperti morfin.

Semua zat opiat mempunyai daya untuk menghilangkan rasa nyeri, menimbulkan rasa nyaman dan menyebabkan ketagihan atau adiksi yang disebut adiksi fisiologik.

2. zat Depresan

Termasuk dalam zat depresan antara lain adalah:

a. Alkohol; antara lain merupakan obat luar yang berfungsi sebagai desinfektan (mampu membunuh mikroba). Minuman yang beralkohol banyak dikonsumsi pelh masyarakat tanpa memperhitungkan dampak alkohol tersebut. Padahal alkohol adalah obat yang penggunaannya harus berhati-hati dan tidak sembarangan. Tetapi banyak orang menggunakan alkohol sebagai minuman yang dapat menghilangkan perasaan yang tidak menyenangkan, misalnya takut, ragu-ragu, gelisah, dsb. Dengan minum alkohol semua rasa tersebut akan hilang karena alkohol dapat menimbulkan rasa kantuk dan tenang atau rasa santai yang menyenangkan. Bagi orang yang suka minum minuman beralkohol dapat mengalami kecanduan atau adiksi yang disebut adiksi fisiologis. Bila seseorang kecanduan alkohol, maka ia akan merasa ingin minum kembali dan jumlahnya semakin meningkat sehingga dapat menghilangkan kesadarannya (mabuk), pandangan mata menjadi kabur ucapan tidak terkendali, serta denyut jantung dan pernafasan menjadi lambat.

b. Barbiturat; obat ini banyak digunakan sebagai obat penenang dan apabila digunakan dapat menimbulkan adiksi fisiologik

c. Obat tidur; salah satu contohnya adalah valium yang dapat menekan rasa cemas dan menimbulkan rasa mengantuk dan tenang serta rasa santai yang menyenangkan. Obat ini menimbulkan efek adiksi fisiologik.

3. Stimulan

Termasuk dalam kelompok stimulan antara lain adalah :

a. Kokain; terdapat dalam daun koka. Obat ini menimbulkan rasa riang dan mengurangi rasa penat dan lapar. Kokain dapat menekan rasa sakit sehingga digunakan untuk anestesi lokal (bius).

b. Amfetamin; dapat menimbulkan kegembiraan yang meluapluap dan obat ini termasuk obat perangsang sehingga banyak digunakan oleh pelajar atau mahasiswa agar dapat tetap terjaga (tidak tidur) sehingga dapat belajar terus tanpa tidur sedikitpun. Tentunya hal ini akan merusak kesehatan tubuh. Penggunaan kokain dan amfetamin secara sembarangan dapat menimbulkan kondisi ketagihan. Meskipun penggunaannya dihentikan, pengaruh yang tampak antara lain adalah rasa lelah sementara, merasa kecewa, dan merasa tertekan.

4. Bahan Penikmat

Bahan penikmat banyak terdapat dalam kegiatan sehari-hari yang banyak dikonsumsi oleh orang banyak. Misalnya tembakau, teh, kopi, dan cokelat yang Semuanya mengandung zat-zat yang dapat menimbulkan adiksi fisiologik. tembakau, teh, kopi, dan cokelat berturut-turut mengandung nikotin, tein, kafein, dan teobrornin.

Selain zat-zat tersebut di atas rnasih terdapat zat-zat lainnya. Agar lebih jelas, lihat tabel jenis zat yang banyak disalahgunakan berikut ini!

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*