ANAK INDIGO




Indigo sebenarnya adalah sebutan untuk aura yang berwarna jingga, yaitu aura yang dipercaya mewakili manusia “masa depan”. Anak-anak yang terlahir dengan aura ini dipercaya memiliki kekuatan spiritual lebih dari rata-rata. Mereka memiliki kepekaan akan suatu masalah yang kerap terjadi di sekitar mereka dan biasanya masalah itu lebih erat hubungannya dengan aktivitas spiritual.
Istilah indigo pertama kali dikemukakan oleh Nancy Ann Torp, seorang konselor pada tahun 1970. Dia meneliti warna aura tiap anak dan menghubungkannya dengan aspek kepribadian yang dimilki anak tersebut. Dari hasil penelitiannya, Nancy menemukan bahwa anak-anak yang mempunyai warna aura nila menunjukkan kelebihan-kelebihan yang mengarah kepada indera keenam. Indigo adalah istilah yang diberikan kepada anak yang mampu menunjukkan perilaku lebih dewasa dibandingkan dengan usianya serta mempunyai kemampuan intuisi yang sangat tinggi.
Indigo bisa muncul sejak usia dini atau saat anak tersebut mulai berinteraksi dengan lingkungan sosial dan paham akan norma-norma sosial yang berlaku. Anak dengan aura indigo ini dapat dikatakan sebagai anak ‘istimewa’. Anggap saja itu adalah kelebihan yang dia miliki sehingga memerlukan perhatian lebih. Indigo bukanlah suatu penyakit, bahkan jika anda menanyakan tentang indigo, jangan heran jika dokter anda ikut geleng kepala.
Banyak anak-anak sekarang yang terkategorikan sebagai Anak Indigo, juga disebut “Children of the Sun” oleh para ahli dari Amerika. Atau disebut juga sebagai “Millennium Children”. Para ahli mengatakan lebih dari 90% (di lain buku menyebutkan lebih dari 80 %) dari anak-anak di bawah 12 tahun, dan beberapa mengatakan walau dalam persentase yang tidak besar terdapat Indigo dewasa. Anak-anak ini teridentifikasi melalui adanya karakteristik yang unik. Mereka cerdas dan kreatif, namun bersifat sulit diatur pada kekuasaan dan sistem secara umum. Mereka sering disalahdiagnosa sebagai ADD (Attention Deficit Disorder = atau Gangguan Kekurangan Perhatian) atau ADHD (Attention Deficit Hyperaktive Disorder = Gangguan Hiperaktif Kekurangan Perhatian) yang membutuhkan terapi untuk mengatasi sifatnya.
Banyak yang percaya bahwa anak indigo membawa kekuatan di dalam dirinya, misalnya bahwa mereka mampu “membaca” pikiran orang lain dengan tepat, mampu melihat aura tubuh, mampu memprediksi ke depan atau masa lalu. Malahan ada yang tubuhnya bisa “terisi” dengan jiwa-jiwa yang sudah “tua” dari masa lalu.
Wendy Chapman, dalam tulisan Rossini, menjelaskan bahwa anak indigo adalah anak-anak yang umumnya tidak mudah diatur oleh kekuasaan, tidak mudah berkompromi, emosional dan beberapa diantaranya memiliki tubuh rentan, sangat berbakat atau berkemampuan akademis baik, dan mempunyai kemampuan metafisis. Sering dianggap anak ADD, walaupun mudah bersikap empati dan iba terhadap orang lain, atau terlihat sangat dingin dan tak berperasaan, dan memiliki kebijakan melebihi usianya. Apakah hal-hal tersebut seperti anda sendiri atau anak anda?
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang bisa menunjukkan indikasi apakah anak anda termasuk kelompok anak indigo.

  1. Apakah anak anda sering bersikap seperti bangsawan ?
  2. Apakah anak anda memiliki perasaan pantas diterima di lingkungannya?
  3. Apakah anak anda mempunyai perasaan bahwa dirinya dapat dimengerti oleh semua orang ?
  4. Apakah anak anda sulit mengikuti disiplin atau perintah-perintah yang anda berikan ?
  5. Apakah anak anda tidak suka bersikap antri?
  6. Apakah anak anda tidak menyukai satu kegiatan yang berorientasi mekanikal atau ceremonial?
  7. Apakah anak anda sering menggunakan beberapa cara atau alternatif dalam menyelesaikan tugasnya di skolah?
  8. Apakah anak anda tiadk mudah untuk diajak kompromi atau diskusi?
  9. Apakah anak anda mudah merasa bosan dalammenyelesaikan tugas-tugas yang diberikan di rumah dan di sekolah?
  10. Apakah anak anda terlihat seperti anak-anak yang mempunyai gangguan dalam memfokuskan perhatiannya?
  11. Apakah anak anda terlihat seperti anak yang kreatif?
  12. Apakah anak anda sering menunjukkan kemampuan intuisi yang tajam?
  13. Apakah anak anda mempunyai sikap empati yang tinggi terhadap orang di sekitarnya?
  14. Apakah anak anda seringkali mempunyai pikiran yang abstrak yang seringkali membuat anda bingung untuk menjawabnya?
  15. Apakah anak anda cerdas?
  16. Apakah anak anda terlihat mempunyai bakat atau kelebihan yang jarang dimiliki oleh anak lain?
  17. Apakah anak anda sering berkhayal tentang sesuatu di luar pemikiran anak-anak pada umumnya?
  18. Apakah tatapan mata anak anda terlihat seperti memancarkan tatapan orang dewasa yang bijak?
  19. Apakah anak anda seringkali menunjukkan kecerdasan spiritual?
  20. Apakah anak anda sering menolak mengerjakan sesuatu yang
  1. seharusnya menjadi tugasnya?
  2. Apakah anak anda seringkali tdak mersespon atau tidak merasa takut dengan ancaman?

Jika dari semua pertanyaan yang diberikan anda mampu menjawab ‘ya’ sebanyak 10 jawaban, maka anak anda kemungkinan menunjukkan gejala anak indigo. Jika jawaban ‘ya’ lebih dari jumlah 15, maka anak anda dipastikan masuk dalam kelompok anak indigo.
CARA MENDIDIK ANAK INDIGO
Menurut psikiater Tubagus Erwin Kusuma. Anak-anak indigo sering memperlihatkan sifat orang dewasa, sangat cerdas, dan memiliki indera keenam yang sangat tajam. Anak indigo pada umumnya tidak menginginkan diperlakukan sebagai anak-anak. Tidak jarang mereka sering memberi nasehat pada orangtua masing-masing. “Kalau bisa, konsultasi untuk menghadapi anak-anak indigo,” Tubagus menambahkan orangtua sering menganggap fenomena indigo sebagai kelainan jiwa. Akibatnya penanganannya seringkali salah, yang akan berdampak pada penderitaan sang anak. Tugas orangtua untuk membimbing anak-anak itu agar penalaran dan spiritualnya seimbang.
Wendy Chapman, memberikan 10 tips untuk mendidik anak-anak indigo, sebagai berikut:
1. Perlakukan mereka dengan penuh penghargaan. Jika anda tidak menunjukkan penghargaan kepada mereka, mereka juga akan demikian, walaupun anda mempunyai otoritas atau kekuasaan.
2. Dengarkan pendapat mereka. Mereka perlu tahu bahwa anda peduli dan mengenali sistem nilai mereka.
3. Kembangkan kemampuan mereka. Beri mereka pilihan, seperti misalnya tipe produk yang akan dipelajari, apa perintah untuk pekerjaan yang harus dilakukan, pilihan antara dua kegiatan. Memiliki suara yang didengar membuat rasa yang berbeda atas penghargaan diri, biasanya akan mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam pilihan yang sudah mereka buat dan konsekuensinya akan memperbaiki sikap mereka terhadap anda dan terhadap pendidikan.
4. Bangunlah sikap koperatif dan hindari memberi perintah. Anak indigo tidak akan peduli terhadap hal-hal yang dimaksudkan untuk mengontrol mereka. Merka akan peduli terhadap perlakuan yang bersifat adil dan baik.
5. Bantu mereka melakukan hal yang berbeda. Jika mereka frustasi, misalnya pekerjaan sekolah, sehingga mereka merasa sendiri di dunia, bantulah mendorong mereka untuk berbuat sesuatu yang positif untuk merubahnya. Seperti menulis surat, karya tulis, puisi, membuat poster, T shirt, mengorganisasi kelompok diskusi.
6. Bantu mereka membangun bakat dan kemampuannya. Dorong mereka untuk kreatif dan berani mengekspresikan kepribadian merka yang unik.
7. Bersikap toleran terhadap emosinya yang ekstrim. Bantu mereka membuat keseimbangan menggunakan aromaterapi, ijinkan mereka minum air putih di kelas, bersikap tenang, atau latihan visualisasi.
8. Dorong mereka untuk menjadi sumber kedamaian bagi orang lain. Indigo dilahirkan untuk menjadi sumber kedamaian. Dorong mereka untuk melatihnya. Hal ini akan membangun komunikasi dan welas asih. Jadilah pembimbingnya dalam hal ini.
9. Jelaskan MENGAPA untuk semua hal. Mengapa ada aturan, mengapa mereka perlu untuk mengerjakan pekerjaan rumah/sekolah. Mengapa dunia seperti ini? Jika anda tidak mempunyai jawabannya, pahami rasa frustasi mereka dan tunjukkan sikap empati.
10. Kurangi obat-obatan untuk ADD. Indigo bukan ADD, tapi indigo secara alamiah memberikan perhatian pada sesuatu secara selektif. Jika mereka dapat fokus pada sesuatu yang mereka pilih untuk jangka waktu yang lama,kemungkinan anak ini indigo, bukan ADD. Walaupun nampaknya ada masalah pada perhatian, carilah alternatif terapi, bukan dengan Ritalin, jangan menekan kreatifitas alamiah dan kepemimpinan indigo, tetapi bantulah untuk mengorganisir.

Loading...

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*